
Orang yang menghadiri rapat tersebut adalah Dhika,Bimo,Hans,Ryan,dan Kaila sebagai asisten. Mereka mulai mengutarakan mengenai fakta - fakta yang mereka ketahui tentang Michael. Ryan bahkan mengungkap kebenaran tentang ayah kandung Bimo. Semua yang hadir disana tidak percaya dengan ucapan Ryan begitu juga Bimo. Tapi Ryan berusaha menenangkan Bimo dan harus menerimanya.
"Bagaimana ini paman Ryan?" tanya Bimo yang menangis tersedu - sedu.
"Kau harus menerimanya Bimo... Aku tahu ini sulit tapi kau tidak bisa membenci paman Michael" jawab Ryan sambil mengusap punggung Bimo.
"Aku kira ayahku yang meninggal selama ini adalah ayah kandung tapi nyatanya orang yang mengganggu ibuku selama ini adalah ayah kandungku" Bimo masih belum bisa menerima keberadaan Michael.
"Apa kau mempunyai informasi lain?" tanya Hans kepada Ryan.
"Dia pecandu obat,penjual obat ilegal,dan peracik obat ilegal. Bukan hanya itu dia juga pernah melakukan beberapa kejahatan tetapi belum jelas kejahatan apa lagi yang dilakukan oleh Michael selain melecehkan Andi kemarin" jawab Ryan yang kembali menyebut fakta tentang sepupunya sendiri.
Hans bisa mencari informasi tentang kejahatan tersebut secara diam - diam juga dia memiliki beberapa bukti tentang pelecehan Andi kemarin. Mereka kembali melakukan rapat tersebut dan membahas rencana untuk menjatuhkan Michael.
Melakukan penyelidikan selama dua bulan dan itu dilakukan secara diam - diam. Mulai dari pencarian bukti,saksi,dan tempat kejadian terjadi. Bahkan Hans meminta bantuan kakek Dito dalam penyelidikan ini.
...****************...
Dua bulan kemudian Andi masih belum sadarkan diri dan Karina masih setia menjaga sang adik. Karina sama sekali tidak melepaskan pandangannya kepada adiknya bahkan dia menambah para pengawal di depan ruangannya.
__ADS_1
Di suatu rumah besar milik Hans yang saat ini dia sedang bersama kakek Dito. Kakek Dito awalnya sedikit menolak untuk datang ke rumah Hans tapi setelah Hans mengatakan kondisi cucunya yang mengenaskan. Hans mengatakan kalau dia ingin mengatakan hari ini dia ingin membesuk Andi dan dia ingin mengajak kakek Dito. Dengan bersedia kakek Dito ikut bersama Hans.
Mereka pun telah sampai di rumah sakit Cemara. Kakek Dito berjalan dengan santainya bersama Hans. Kedatangan dua orang tersebut tanpa sepengatahuan Karina juga Hans meminta para pengawal yang menjaga di depan ruang rawat memintanya untuk tidak memberitahu Karina tentang kedatangan mereka.
Kakek Dito masuk dan terkejut melihat kondisi cucunya dan ini adalah kedua kalinya Hans membesuk sang sugar baby. Hans mengusap pipi halus Andi. Kakek Dito kemudian meremas tangan kiri Andi. Seketika Andi bisa mendapat sedikit pergerakan.
"Kakek lihat!" seru Hans yang terkejut melihat pergerakan Andi.
"Aku tahu! Aku akan melakukannya sekali lagi" jawab kakek Dito yang kembali meremas tangan kiri Andi dengan lebih kuat.
Perlahan - lahan Andi mulai bergerak kembali dan membuka matanya. Mata sedikit demi sedikit terbuka dengan jelas. Andi akhirnya sadar dari komanya yang selama dua bulan. Hans sangat senang bisa melihat Andi bisa sadar kembali.
Hans yang hendak menjawab pertanyaan tiba - tiba saja dipotong oleh kakek Dito.
"Kamu tidurnya terlalu lama makanya badanmu sakit semua! Bego!".
Andi langsung mengerutkan alisnya mendengar jawaban sang kakek. Hans sedikit tertegun denga perkataan kakek Dito.
"Untuk apa kau datang kemari, kakek menyebalkan?!".
__ADS_1
"Ingin melihat cucuku masih hidup atau tidak".
"Kalau cucumu tidak hidup lagi bagaimana? Apa kau bahagia?".
"Kalau kau mati aku akan menyewa dj terkenal untuk pesta setelah pemakamanmu".
"Kakek tidak berperasaan!".
"Tentu saja aku akan menangis! Kau sudah tahu jawabannya kau masih saja bertanya hal yang sudah kau ketahui!".
"Ya maaf... Aku baru sadar makanya omonganku agak ngelantur".
Kakek Dito geleng - geleng kepala melihat kebodohan sang cucu yang tidak tertolong. Andi berusaha melepaskan alat bantu nafas tapi dibantu Hans juga Hans membantu Andi duduk.
"Cih! Manja sekali baru ketemu sugar daddynya!" ucap kakek Dito dengan ketusnya.
MAAF GUYS SELAMA INI BELUM UPDATE KARENA AUTHOR BELUM DAPAT INSPIRASI. SEKALI LAGI AUTHOR MINTA MAAF DAN MAKASI BANYAK YANG SETIA PADA NOVEL INI.
To be continued\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>>>>
__ADS_1