Cafe And Restoran

Cafe And Restoran
Chpater 93: Andi mau lurus?


__ADS_3

HALO READERS TERCINTA AUTHOR❤


AUTHOR INGIN MENYAMPAIKAN KALAU CHAPTER NOVEL CAFE AND RESTORAN DAN BUNGA LILY MILIK TUAN EDWARD TIDAK AKAN SEBANYAK KEMARIN KARENA AUTHOR MEMILIKI TUGAS LAIN YANG HARUS DIKERJAKAN DAN INI SANGAT - SANGAT PENTING BNGT.


BESOK SUDAH SEPERTI BIASANYA MAKASI BANYAK LOVE YOU GUYSSSS.


Keesokan harinya Ryan sudah berada di rumah Karina,kenapa demikian? Yap benar sekali jawaban kalian. Jawabannya adalah Ryan terlalu candu sama Karina. Ryan mengatakan kalau dia ingin selalu di dekat Karina apapun keadaannya. Karina awalnya menolak ajakan Ryan untuk mengantarnya ke rumah sakit. Sebab hari ini Karina bukan pergi ke rumah sakit melainkan dia ingin pergi ke kafenya untuk mengecek keadaan disana. Tapi Ryan tetap mau mengantar Karina dengan alasan "satu jalur". Tidak ada pilihan lain Karina pun menerima ajakan tersebut. Spesial hari ini Bimo dititipkan di rumah kakek Dito.


Selama perjalanan Ryan menceritakan kejadian kemarin yang dimana dia bertemu Andi. Karina sedikit khawatir dengan kondisi adik bungsunya karena akhir - akhir ini jarang kelihatan dan tidak pernah mengabari kedua kakaknya. Ryan berusaha menenangkan Karina dan mengatakan,


"Mungkin saja Andi punya urusan penting sebab itulah dia jarang mengabarimu".


"Meskipun begitu Honey! Aku tetap khawatir! Apa aku harus tanya?" jawab Karina yang meremat tasnya.


"Sebaiknya jangan dulu! Karena kemarin saja aku ingin menanyakan kondisinya dia langsung kabur" Ryan memutar setirnya sehingga mobilnya berbelok.


"Aku takut saja Honey! Bagaimana pun dia adalah adikku!".


"Iya sweetie! Iya sweetie cup! Sekarang kita tenang dulu setelah kita bertemu Andi baru kita tanyakan,oke?".

__ADS_1


"Baiklah honey!".


Ryan menghentikan mobilnya di parkiran kafenya Karina lalu menci um bibir manis Karina. Ciu man itu hanya berlangsung sebentar saja karena Karina langsung mendorong tubuh Ryan.


"Honey! Dilihatin sama orang yang lewat! Kamu ini!" Karina menutup bibirnya menggunakan punggung telapak tangannya.


"Hehehe... Maafkan aku sweetie" Ryan hanya terkekeh pelan dan mematikan mobilnya.


Karina langsung keluar dari mobil Ryan dan segera masuk ke kafenya. Ryan yang menutup pintu mobilnya lalu tersenyum manis melihat pacarnya yang tersipu. Dia berjalan masuk ke restorannya.


Baru saja masuk ke restorannya senyumannya langsung hilang. Mengapa begitu? Karena ada Andi sedang sarapan disana. Ryan segera menghampiri tempat makan Andi.


"Tepat sekali dugaanmu itu! Tapi sebelum itu aku mau minta pendapatmu" jawab Andi yang mengambil minumannya.


"Pendapat bagaimana? Ehm! Asin!" Ryan memakan sesuap pasta yang dimakan Andi.


"Iya aku sengaja melakukannya karena lagi pengen. Jadi begini ceritanya Ryan, kemarin aku bertemu seorang wanita yang aku tidak sengaja tabrak terus wanita ini seorang les bi. Terus si wanita itu baru saja diputusin oleh pacarnya saat bersamaku. Wanita itu menangis keras dan aku memutuskan membawanya ke suatu taman. Tapi saat aku berada di dekatnya aku merasakan sensasi yang berbeda".


"Sensasi bagaimana?".

__ADS_1


"Entahlah.... Saat aku berada di dekatnya aku ingin terus melihat senyumnya yang indah itu yang selalu menyejukkan hatiku".


"Hmmm... Aku tahu masalahmu itu".


"Apa masalahnya?".


"Kau itu sedang ja - tu - h cin - ta".


"Hah? Tapi aku seorang pecinta se sama jenis begitu pun dengan dia,bagaimana kau bisa menyimpulkan hal seperti itu?".


"Sederhana saja Andi.... Aku pernah merasakan hal yang kau rasakan itu saat berada di dekat Karina. Tapi saat kau sudah bersama dia pasti kau menginginkan hal lebih dari sebuah senyuman yang terukir di wajahnya".


"Hal apa memangnya kau inginkan saat kau di dekat kakakku?".


"Aku ingin hidup bahagia bersama Karina dan Bimo".


SEGINI DULU GUYSSS SAATNYA NULIS NOVEL SATUAN


MAKASI YANG SUDAH MAMPIR DAN BACA

__ADS_1


To be continued\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>>>


__ADS_2