Cafe And Restoran

Cafe And Restoran
Chapter 36: Kejadian yang Menimpa Andi 2


__ADS_3

Michael dan anak buahnya membawa Andi ke suatu gudang yang tidak terpakai lagi. Pertama mereka mengikat kedua tangan di punggungnya dan kaki Andi kemudian menggantungnya pada sebuah tiang gudang tersebut. Michael tersenyum melihat adik Karina tersebut yang terikat dan tergantung juga hal itu membuatnya terangsang.


Perlahan - lahan Andi membuka matanya setelah dari pingsannya. Andi melihat sekelilingnya yang dimana dia tidak tahu dimana itu. Michael muncul dari luar gudang kemudian dia mendekati Andi.


"Wah... Wah... Lihat siapa si manis ini? Astaga! Dia ternyata adik dari teman masa kecilku" ucap Michael yang menyentuh pipi kanan Andi yang mulus.


"Apa maumu? Kenapa kau repot - repot menculikku?" tanya Andi yang memalingkan wajahnya.


"Aku hanya menginginkan informasi yang kau dapatkan kemarin, dimana kau meletakkan berkas - berkas informasimu?" jawab Michael yang mengcengkram dagu Andi.


Michael menatap tajam Andi yang tidak menjawab pertanyaannya sama sekali. Kemudian satu tamparan mendarat di pipi kanan Andi yang dilakukan oleh Michael. Andi merasa tidak gentar sekali dia masih tidak ingin menjawab pertanyaan Michael.


"Kau sepertinya tidak ada takutnya sama sekali denganku... Aku tanya sekali lagi , dimana kau menyimpa berkas - berkas informasiku?! Jawab Andi!" ucap Michael yang semakin kuat mencengkaram dagu Andi.


"Aku tidak akan memberitahumu sama sekali walaupun kau menyiksaku!" jawab Andi yang tetap tidak memberikan jawaban yang diinginkan oleh Michael.


"Walaupun disiksa? Baiklah! Aku akan kabulkan keinginanmu sekarang juga!" bentak Michael yang merobek habis pakaian yang menempel di tubuh Andi.


Karena tangan dan kaki yang diikat Andi hanya bisa pasrah saja menerima siksaan tersebut. Sekarang tubuh Andi sudah tidak ditutupi apapun dan semua orang yang disana melihat tubuh indah dan cantik Andi. Michael yang masih normal saja tiba - tiba saja menginginkan rasa dari tubuh adik Karina tersebut.

__ADS_1


"Hahahaha... Lihatlah semuanya! Hari ini aku akan menyetubuhimu lalu aku akan memberikan sisanya kepada anak buahku! Hahahaha..." ucap Michael disertai tawa jahatnya.


"Kenapa kau terobsesi sekali dengan informasi yang aku dapatkan?! Apa kau takut kalau kak Karina akan mengetahuinya?! Seberapa lama kau menyiksaku atau seberapa kasar aku tetap tidak akan memberitahumu! Kau paham?!" jawab Andi yang juga mempertanyakan tujuan Michael menculiknya.


"Iya! Aku takut Karina mengetahui rasaku! Jika dia mengetahuinya maka semua usahaku selama ini akan sia - sia saja! Aku ini masih mengincar kakakmu! Segala cara aku akan lakukan demi dia!" Selesai Michael berbicara dia langsung menyambar bibir ranum Andi.


Andi sangat terkejut dengan tindakan Michael tersebut sampai dia menggerakkan tubuhnya agar bisa menghentikkan tindakan Michael. Namun, usaha Andi sia - sia saja. Dia tidak bisa mengalahkan kekuatan Michael yang lebih besar dari pada dia. Michael mengambil bisa senjata tajam yang ada di saku celananya lalu dia memotong tali yang menggantung tubuh Andi. Tubuh Andi terjatuh di tanah yang kasar kemudian Michael menginjak tubuh Andi.


"Kau mengatakan tadi kau tidak akan mengatakan dimana lokasi berkas tersebut walaupun kau disiksa, benar tidak?" tanya Michael yang mengingatkan Andi mengenai ucapan dia tadi.


"Itu benar! Kenapa memangnya?! Aku tidak pernah takut padamu!" jawab Andi dengan nada bicara tegas.


Permainan Michael berlangsung sangat intens yang membuat si Andi keenakan. Banyak tembakan di dalam sudah dilakukan oleh Michael yang juga Andi banyak mengeluarkan cairannya. Permainan tersebut berlangsung selama empat jam non stop.


Setelah empat jam Michael meninggalkan Andi begitu saja yang habis dia pakai. Penampilan Andi sangat berantakan dari rambut bahkan bagian tubuhnya baik di atas maupun bawah. Andi terkapar pingsan akibat permainan dari Michael.


"Lemah sekali kau Andi! Baru empat jam saja kau sudah K.O, bagaimana kau ini? Hadehhh..." ucap Michael yang merapikan penampilannya lalu pergi meninggalkan Andi sendirian di gudang tersebut.


"Dasar kurang ajar kau Michael! Lihat saja nanti! Kalau kak Karina mengetahui sifat aslimu yang ini dia tidak akan mengampunimu! Lihat saja!" batin Andi yang kesadarannya masih sedikit yang pada akhirnya dia pingsan.

__ADS_1


Andi seperti mayat yang ditinggalkan begitu saja setelah dibunuh. Di luar gudang ada banyak penjaga yang mengawasi sekitar gudang. Salah penjaga menyapan Michael yang baru selesai bermain.


"Lapor tuan Michael! Keadaan disini aman dan tidak ada tanda apapun!" penjaga tersebut memberikan hormat kepada Michael dan melaporkan situasi sekitarnya.


"Bagus! Tetap awasi lingkungan sekitar sini! Jangan biarkan siapapun masuk tanpa izin dariku!" Michael memberikan perintah kepada para penjaganya untuk tetap mengawasi lokasi sekitar gudang.


Michael berjalan meninggalkan gudang tersebut. Dia merasa menang setelah mendapatkan Andi karena baginya Andi adalah seorang informan yang sangat handal dan terpacaya untuk mencari informasi seseorang. Bahkan ada kasus dimana Andi bisa mencari informasi tentang seorang mafia yang sangat ditakuti kemudian setelah Andi mendapatkan informasinya dia langsung menjual informasi tersebut ke para pebisnis dan mafia yang lain. Di sisi lain Andi pernah bekerja sama dengan pihak agen mata - mata untuk mencari informasi seorang pembunuh bayaran dan kurang dari satu hari Andi sudah mendapatkan informasi pembunuh tersebut. Sebab itulah Michael menculik Andi agar si tukang cari informasi ini tidak menyebarkan informasi tentang dirinya.


Di dalam gudang, Andi masih terkapar lemas dan dia bermimpi tentang dirinya dan Hans. Di dalam mimpir tersebut Hans akan menyelamatkan dia tapi bukan sekarang melainkan setelah semua kejahatan Michael terungkap di hadapan Karina. Saat itu dia dalam kondisi lemah dan berada di rumah sakit Cemara. Andi berharap mimpi tersebut menjadi kenyataan.


CERITA TENTANG KEJADIAN ANDI TELAH SELESAI TERIMA KASIH :) AYO KITA LANJUTKAN CERITA KEMARIN.


Karina yang berada di ruangannya masih penasaran siapa yang melukai adik bungsunya. Menurut dia, Andi tidak memiliki masalah dengan siapa pun karena dia hanya bekerja sebagai bos klub malam saja. Karina sebenarnya belum mengetahui pekerjaan Andi sebenarnya. Dua adik Karina tersebut sengaja merahasiakan penyelidikan Michael dari kakaknya karena jika Karina mengetahui penyelidikannya pasti Karina akan lebih membela Michael dari pada dua adiknya sebab Michael adalah teman masa kecilnya.


"Siapa yang menyelakai Andi? Apakah Andi memiliki masalah dengan orang lain? Tapi aku masih terbayang - bayang dengan ucapan Dhika dan Ryan yang mereka bilang kalau Michael adalah pelakunya. Aku baru mengetahui kalau Michael ternyata adalah pecandu obat. Tetapi... Aku masih meragukan tentang ucapan Dhika dan Ryan" batin Karina yang masih dilema tentang dua fakta yang dia hadapkan sekarang.


Karina adalah tipe orang yang tidak akan percaya pada ucapan orang kecuali dengan bukti nyata baik itu saksi atau barang bukti.


MAKASI YANG SUDAH MAMPIR DAN SAYA MINTA MAAF TIDAK UPDATE KEMARIN.

__ADS_1


To be continued\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>>>>


__ADS_2