Cafe And Restoran

Cafe And Restoran
Chapter 94: Rencana baru Andi dan Ryan semakin bucin


__ADS_3

Andi terdiam mendengar ucapan Ryan dan berusaha menyerap maksudnya. Ryan mengambil meminum minuman Andi. Beberapa saat kemudian pintu restoran Ryan berbunyi yang menandakan ada orang masuk. Orang tersebut adalah Ryaiden yang ditangannya dia membawa koper hitam. Ryaiden menghampiri dua kakaknya tersebut.


"Ryan! Andi!" panggil Ryaiden yang berjalan mendekat.


"Oh Ryaiden! Apa isi koper itu?" tanya Ryan yang memperhatikan koper hitam yang dibawa oleh adiknya.


"Ini berisi tentang beberapa laporan,data,dan riwayat tentang keuangan perusahaan Hiro" jawab Ryaiden yang duduk di sebelah Ryan dan meletakkan kopernya di atas meja.


"Perusahaan Hiro? Jadi kamu tetap mencari informasi itu?" kini Ryan beralih bertanya ke Andi.


"Jadi! Aku akan melakukan apapun demi mendapatkan informasi itu dan lagi satu surat ceraiku sudah disetujui oleh pihak pengadilan kemungkinan besar sidang pertama akan berlangsung sekitar dua minggu" Andi kembali menyedot minumannya.


Ketiga orang itu mulai membuka koper tersebut dan memeriksa setiap lembar kertas itu. Andi terkejut dengan informasi yang didapatkan Ryaiden. Sebab Ryaiden sudah berusaha mendapatkan informasi tersebut demi informasi tersebut dia rela menjadi ob.


Biar authot menceritakan sedikit tentang bagaimana usah Ryaiden mendapatkan semua data tersebut. Semuanya berawal dari perusahaan Hiro yang membutuhkan seorang ob karena ob yang lama harus pensiun. Melihat kesempatan tersebut Ryaiden langsung memasukkan cvnya di perusahaan tersebut yang sebenarnya itu adalah vc palsu. Hanya dalam waktu tiga hari, Ryaiden mendapat panggilan dari perusahaan Hiro kalau dirinya diterima jadi ob dan bisa mulai kerja besok pagi. Satu hari sebelum dirinya bekerja Ryaiden menyiapkan segala keperluan untuk mendapatkan data - data tersebut tidak lupa juga dia menyiapkan perlengkapan untuk menyamarnya.


Besoknya itu Ryaiden dengan penampilan ala pegawai ob biasa dan langsung mendapatkan tugas pertamanya untuk membersihkan ruangan Hiro. Di ruangan tersebut tidak ada pemiliknya disebabkan Hiro sedang pergi rapat ke perusahaan mitranya dan baru kembali setelah dua jam. Ryaiden langsung mencuri data - data yang ada di dalam laptop atau pun di komputer. Di luar dugaannya ternyata di dalam laptopnya banyak sekali data - data penting. Ryaiden segera mencuri data tersebut. Sambil menunggu data - data tersebut tersalin penuh Ryaiden menyempatkan diri untuk membersihkan ruangan tersebut agar dirinya tidak diragukan. Untuk kamera cctvnya bawahan Ryaiden sudah mengurusnya dengan cara menyadapnya.


Namun rencananya itu tidak berjalan dengan mulus sebab ada seorang wanita yang masuk secara tiba - tiba. Ryaiden langsung mengambil barang - barangnya yang masih menyangkut di laptop Hiro. Wanita tersebut ternyata adalah ibunya Hiro. Ryaiden menundukkan kepalanya sedikit sebagai salamnya. Mata ibunya Hiro melihat sekeliling ruangan tersebut kemudian beralih ke Ryaiden yang memegang sapu.


"Dimana putra saya? Kenapa kamu disini? Apa kamu orang baru?" tanya ibunya Hiro dengan tatapan tajam.


"Tuan Hiro masih pergi rapat ke kantor mitranya nyonya. Saya orang baru disini,ini merupakan hari pertama saya bekerja dan alasan saya disini adalah saya diperintahkan ruangan ini oleh tuan Hiro sendiri" jawab Ryaiden dengan sopan.


Ibunya Hiro hanya mengangguk paham lalu pergi dari ruangan tersebut. Ryaiden mengelus dadanya pelan dan kembali melanjutkan kegiatan mencuri datanya. Kegiatan itu berlangsung selama seminggu tanpa diketahui oleh direktur Hiro.


Oke guys mari kembali ke cerita. Andi membaca secara teliti setiap data - data tersebut. Ryan sedikit bingung kenapa Andi sangat menginginkan semua data ini? Apakah dia masih ingin mendapatkan data yang dia incar beberapa hari yang lalu? Untuk menghilangkan rasa penasarannya Ryan memutuskan bertanya langsung kepada yang bersangkutan.


"Andi! Kenapa kau memerlukan semua data ini? Apa ini sangat penting untukmu?".


"Yap! Sangat penting sekali!" jawab Andi yang masih fokus ke semua data tersebut.


"Tapi untuk apa?".


"Aku ingin merebut perusahaan Hiro".


Ryan dan Ryaiden terkejut mendengar ucapan Andi. Mereka berdua tahu kalau Andi itu sangat kaya sekali tapi untuk apa dia merebut perusahaan Hiro? Apakah dia kekurangan uang atau ada hal lain?.


"Untuk apa kau merebut perusahaan Hiro? Kau itu sudah kaya bro!" tanya Ryaiden yang masih terheran - heran.


"Aku ingin saja, aku sudah bosan dengan usaha ba rku sebab itu aku mau merebut perusahaan Hiro. Kebetulan juga perusahaan Hiro menjalani usaha properti" jawab Andi yang mengumpulkan kembali semua kertas - kertas tersebut sesuai urutannya lalu dimasukkan ke amplop.


"Tapi bagaimana caranya kau merebutnya" kini Ryan yang bertanya.


"Aku akan meyakinkan pemegang saham kecil untuk memberikan bagiannya kepadaku".


"Kau kan tidak punya bagian saham di perusahaan Hiro" tanya Ryaiden.


"Aku punya! Sebesar dua puluh persen itu pun merupakan hadiah dari ibunya Hiro".

__ADS_1


"Apa sekarang kau sudah meyakinkan para pemegang saham kecil?" tanya Ryan.


"Sudah! Lumayan lah mendapatkan tiga puluh dua persen" Andi tersenyum miring membayangkan adegan selanjutnya dari usahanya tersebut.


Setelah membaca semua data - data tersebut Andi dan Ryaiden memutuskan untuk pergi ke apartement Andi untuk.membahas rencana selanjutnya. Sekarang mari kita melihat kebucinan pak Ryan dan bu Karina yang dimana pak Ryan sudah teramat rindu dengan bu Karina padahal baru kemarin ketemu. Mari kita masuk ke room chat Ryan dan Karina. Author ingatkan untuk para readers baca pelan - pelan saja supaya meresapi sehingga kalian bisa sampai guling - guling bacanya. Yang kiri Ryan dan kanan Karina.


"Sweetie❤....".


^^^"Kenapa honey?".^^^


"Aku kangen....".


"Kapan kamu selesai kerja? Nanti aku jemput".


^^^"Hari ini aku harus lembur karena banyak sekali dan untuk kerjaan besok bisa berkurang".^^^


"Hummm...".


"Tapi aku kangen sekali".


^^^"Aku kirim foto saja,ya?".^^^


"Oke kalau begitu".


^^^"Honey juga harus ngirim foto!.".^^^


"Iya sweetie".



(Author sengaja tutup wajahnya pakai stiker takutnya author kena pelanggaran atau hal - hal yang lain tapi kalian bisa bayangkan kan bagaimana visualisasi wajah Karina? Bagus! Sumber dari pin).


"😍😍😍 cantik sekali".


"Menurutku kamu melebihi definisi cantik sweetie".


^^^"Ada - ada saja kamu ini".^^^


^^^"Sekarang giliranmu".^^^


"Okey".



(Author minta maaf karena tidak menemukan foto cowok di restoran indoor,maaf ya. Sumber pin).


^^^"😶😶😶".^^^


"Kok diam? Kenapa?".

__ADS_1


^^^"Kok ganteng?".^^^


"Baru tahu pacarmu ini ganteng sweetie?".


^^^"Tidak".^^^


^^^"Najis!".^^^


"Walaupun aku najis tapi kamu suka bukan?".


^^^"Iya sih".^^^


"Hahahaha....".


"Kamu juga cantik sweetie❤".


^^^"Iyain aja dah".^^^


"Sweetie sudah makan?".


^^^"Sudah honey".^^^


^^^"Kalau honey?".^^^


"Sudah".


^^^"Honey masih di restoran?".^^^


"Iya masih,kenapa?".


^^^"Bisa anterin makanan cemilan tidak? Aku lagi pengen cemilan gara - gara otak ini tidak bekerja".^^^


"Apa saja?".


^^^"Apa saja yang penting manis".^^^


"Oke siap".


"On the way".


^^^"Love you honey❣❣❣".^^^


"Love you too sweetie❣❣❣".


Ryan langsung menyiapkan cemilan manis untuk sang kekasih. Dan untuk para readers harus menunggu besok untuk mengetahui kelanjutannya.


OKE GUYS SEGINI DULU BESOK LANJUT LAGI. JANGAN LUPA MAKAN, JANGAN LUPA MINUM, JANGAN LUPA NAFA, DAN JANGAN LUPA MELAKUKAN KEGIATAN YANG PARA READERS INGIN LAKUKAN🥰


AUTHOR SAYANG KALIAN

__ADS_1


MAKASI YANG SUDAH MAMPIR DAN BACA


To be continued\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>>


__ADS_2