
Beberapa hari kemudian Ryan melakukan kegiatannya seperti biasa tapi dengan ekspresi wajah yang berbeda. Bimo sering main ke restoran Ryan walaupun sang ibu melarangnya. Jujur saja Bimo masih kasihan dengan Ryan yang telah ditolak ibunya setelah semua bantuan yang dia berikan. Tapi meskipun begitu Bimo akan berusaha membantu Ryan mendapatkan ibunya apapun caranya.
Hari ini Bimo kembali bermain di restoran Happines Food's. Bimo menyapa beberapa pelanggan yang jadi langganan dari restoran tersebut. Kemudian beralih ke dapur untuk bertemu dengan Tio.
"Halo paman Tio!" sapa Bimo dengan melambaikan tangannya.
"Hm? Hai Bimo! Wah... Akhir - akhir ini kau sering main kesini,ada apa memangnya? Kangen sama Ryan ya" jawab Tio yang juga sedikit menggoda Bimo.
"Hehehe... Iya paman! Hmmm... Paman Ryannya ada?" tanya Bimo dengan sedikit malu - malu.
"Ada di ruangannya dan aku minta tolong Bimo untuk menghibur Ryan sedikit akhir - akhir ini dia sering cemberut entah apa yang terjadi padanya" jawab Tio sambil menyiapkan makanan yang dipesan oleh pelanggan.
"Mungkin paman Ryan sembelit? Hihi... Aku pergi dulu paman!" Bimo langsung berlari menuju ruangan Ryan.
"Tok... Tok... Tok... Permisi" Bimo mengetuk pintu ruangan Ryan kemudian masuk ke ruang tersebut.
Dapat terlihat jelas kalau Ryan terlihat berbeda dari pada sebelumnya. Wajahnya tidak seceria dan bersinar dulu. Sekarang dia tampak dingin dan ketus. Bimo perlahan - lahan mendekati Ryan lalu mengajaknya bicara.
"Paman Ryan! Paman sedang apa?".
"Aku sibuk mengerjakan proyek menu baru".
__ADS_1
"Bimo boleh bantu?".
"Apa kau punya ide untuk menu baru di restoran ini?".
"Yang aku punya hanya tentang kebahagiaan saja,apa itu cukup?".
"Apa kau ingin aku membuat makanan dengan tema happy?".
"Iya itu maksudku! Menu makanan harus sesuai dengan tema restorannya tapi jika paman ingin mengikuti trend paman bisa membuat makanan yang sesuai dengan trend terkenal sekarang dan harus memiliki ciri khas rasa".
"Ide tidak buruk juga... Apa kau mempunyai ide lain?".
"Tunggu sebentar! Aku lagi berpikir".
"Oh iya! Bagaimana kalau kita buat menu makanan special new jeans?".
"Hm? Bukannya itu agak aneh masalahnya adalah masa iya tema makanannya celana jeans".
"Aduh paman Ryan ini! Bukan seperti itu! Tema new jeans yang trend sekarang! New jeans adalah girl group asal negara K. Mereka memiliki lagu - lagu populer seperti hype boy,omg,ditto dan lain - lain".
"Jadi kita harus membuat makanan dengan tema mereka begitu?".
__ADS_1
"Bukan tema keseluruhannya maksudku adalah kita harus membuat makanan baru dengan rasa yang khas dan mampu membuat orang kecanduan seperti new jeans. Lagu mereka itu berbeda dari musisi lainnya maka dari itu kita harus membuat makanan dengan khas kita sendiri".
"Ternyata kau bisa secerdas ini Bimo,darimana kau mendapatkan kecerdasaan ini?".
"Uri eomma ga eomma ga eomma ga eomma ga" Bimo langsung melakukan dance new jeans tapi dengan versi meme changbin skz.
Ryan tertawa melihat Bimo melakukan dance tersebut. Bimo berhasil membuat Ryan tersenyum kembali dan tujuan selanjutnya adalah membuat Ryan yakin kalau dirinya bisa mendapatkan ibu Karina.
"Aku tidak menyangka selain pintar membuat inovasi baru ternyata Bimo kecil bisa dance" puji Ryan yang tersenyum melihat wajah ceria Bimo.
Si bocah kecil hanya tersenyum saja. Lalu dua orang tersebut kembali membahas menu baru restoran. Bimo adalah tipe anak yang kecerdasaannya transparan. Semuanya pasti penasaran kenapa Bimo tidak menggunakan kecerdasannya di cafe ibunya?.
Jadi sebenarnya Bimo pernah ingin menyampaikan idenya tapi tidak pernah mendapat kesempatan. Tapi sekali mendapat kesempatan ide Bimo langsung ditolak oleh sang ibu karena menganggap terlalu kekanak - kanakan. Sebab itu Bimo lebih baik menyimpan idenya dalam - dalam saat membahas proyek dengan sang ibu.
Tidak dengan dua pamannya. Dhika dan Andi selalu membiarkan Bimo mengungkapkan ide di dalam pikirannya. Karena menurut mereka semakin kuat imajinasi anak maka semakin cerdas sang anak tersebut. Jika Dhika tidak memiliki ide maka jalur terakhirnya adalah keponakannya sendiri. Begitu juga dengan Andi walaupun bisnis Andi terbilang tidak cocok untuk umuran Bimo tapi dia yakin kalau Bimo memiliki ide yang bagus untuk ba rnya.
AUTHOR INGIN MENYAPAIKAN.PERMINTAAN MAAF ATAS JARANG UPDATE,ALUR CERITA YANG TIDAK JELAS DAN TIME SKIP SECARA TIBA - TIBA KEMARIN.
SEKALI LAGI AUTHOR MINTA MAAF DAN AUTHOR MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH DENGAN PARA READERS YANG TETAP SETIA PADA NOVEL INI.
UNTUK KEDEPANNYA AUTHOR AKAN BERUSAHA LEBIH KERAS LAGI DAN MEMBUAT ALUR CERITA SEMAKIN MENARIK.
__ADS_1
To be continued\=\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>>>>>>