
Hai semuanya! Bagi kalian yang membaca chapter kemarin diharapkan untuk membaca ulang dikarenakan authot kemarin ada menambahkan beberapa kalimat dan paragraf
Sekian terima kasih.
Hubungan Bimo dan Ryan semakin baik seiring waktu terus berjalan. Bimo bahkan semakin nyaman di sisi Ryan begitu juga sebaliknya Ryan semakin nyaman di saat dia berada di sisi Bimo. Hubungan mereka bagaikan ayah dan anak saja tapi sebenarnya mereka hanya teman biasa saja.
Di saat Ryan semakin nyaman dia lupa dengan tujuan dia yaitu mendekati Bimo hanya untuk Karina saja tapi semua itu telah sirna. Ryan berharap hubungan dia dengan Bimo semakin membaik dan damai.
Hari ini Bimo sedang menonton televisi di restoran Ryan karena di cafe tidak ada televisi makanya dia main ke Ryan. Saat Bimo sedang asyik menonton kartun tiba - tiba saja acaranya diganti dengan acara berita.
"Berita terkini! Pengusaha tambang terkenal yaitu Tuan Denny melakukan pelecehan seksual terhadap dua karyawan wanitanya. Menurut pihak kepolisian sang wanita dilecehkan sampai hamil tapi yang melapor hanya satu karyawan wanita saja sedangkan karyawan lainnya tidak berani melapor karena takut".
"Pihak keluarga korban melaporkan kasus ini kemarin siang. Pihak keluarga bahkan tidak segan - segan menyebarkan video atau foto aksi pelecehan tersebut. Sang korban sengaja memvideokan aksi atasannya tersebut agar mendapatkan bukti untuk melapor" ucap respoter tersebut yang menjelaskan berita hari ini.
Bimo tampak kesal acara kartunnya harus dihentikan sementara untuk acara berita. Ryan dan Tio sangat terkejut mendengar berita tersebut. Mereka tidak menyangka kalau berita ini akan menyebar secepat ini.
"Apakah paman menolak memberikan tanah tersebut kepada Dhika? " tanya Tio kepada Ryan yang sedikit khawatir dengan kondisi ayahnya Ryan.
"Aku juga tidak tahu tapi Dhika sudah memberitahu kita mau ayah memberikan atau tidak kejadian ini akan tetap dilaporkan" jawab Ryan yang mengingat perkataan Dhika.
Tio terdiam mendengar jawaban Dhika. Mereka sama sekali tidak bisa membantu ayahnya Ryan karena berita tersebut sudah menyebar dan sudah sangat jelas akan sangat sulit untuk menyingkirkan berita ini.
Ryan mengambil handphonenya kemudian menghubungi Dhika. Dia harus menanyakan beberapa hal kepada direktur media tersebut.
"Halo?" Dhika menjawab panggilan telepon Ryan.
"Kenapa beritanya secepat ini? Aku kira akan seminggu lagi diberitakan dan apa ayah menolak memberikan tanahnya kepadamu?" Ryan langsung berbicara inti permasalahan.
"Ayahmu menolak memberikan tanahnya kepadaku dan juga pihak keluarga korban sudah merencanakan hal ini sebelumnya jadi, percuma saja membantu ayahmu karena kau juga akan ikut terseret" jawab Dhika yang menjelaskan bagaimana berita tersebut bisa menyebar sangat cepat.
__ADS_1
"Sekarang tidak ada cara lain membantunya? Paling tidak ada hal lain yang bisa mengubah arus berita".
"Tidak ada cara apapun untuk mengubah arus berita. Biar aku beritahu yang menyebarkan berita ini adalah perusahaan mediaku jadi sangat sulit untuk kau mengubah arus berita".
"Ayolah Dhika! Berikan aku akan cara! Aku ingin menyelamatkan ayahku!".
"Sudah aku katakan Ryan! Percuma kau membantu pria kurang ajar itu! Dan usahamu akan sia - sia sebab pihak korban merupakan keluarga Dorothy jadi akan mustahil!".
"Kenapa memangnya kalau korban dari keluarga terkenal dan kuat?! Lagipula mereka hanya manusia! Sama seperti kita!".
"Ryan kenapa kau keras kepala sekali?! Kalau kau melawan mereka silakan saja! Gunakan caramu sendiri! Yang jelas aku tidak akan membantumu dalam masalah ini!".
"Kenapa kamu seperti ini, Dhika?! Ya sudah kalau begitu aku akan menggunakan caraku sendiri membantu ayahku!" Ryan mematikan panggilan tersebut dan menaruh handphonenya dengan cara kasar.
Berita itu masih menjelaskan tentang bagaimana peristiwa tersebut bisa terjadi. Awal peristiwa terjadi karena ayahnya Ryan tertarik kepada karyawan wanita yang dia lecehkan( dari keluarga Dorothy). Pria tua itu menjadikan wanita tersebut sebagai asisten sementaranya. Sang wanita sangat senang mendapatkan kenaikan pangkat tersebut. Hari pertama wanita tersebut jadi asisten dirinya harus dilecehkan di kantor, wanita tersebut tidak menyangka kalau atasannya sendiri akan melakukan pelecehan terhadap dirinya.
Wanita tersebut sangat dendam kepada atasannya. Dia pun merancang rencana untuk merekam aksi bejat atasannya dan melaporkannya ke pihak kepolisian.
Sampai hari ini tiba wanita tersebut berhasil melaporkan aksi bejat atasannya. Yang paling untungnya juga dia terlahir dari keluarga Dorothy sehingga sangat mudah menghancurkan atasannya itu.
Ryan meminta salah satu temannya untuk mencari informasi mengenai wanita yang bekerja di perusahaan ayahnya tersebut. Dia akan bersumpah menyelamatkan ayahnya walaupun ayahnya melakukan sebuah kejahatan.
Acara berita selesai dan kembali dilanjutkan acara kartun. Bimo sangat senang acara kartunnya kembali dimulai. Si bocah manis tersebut tertawa dan menyanyi mengikuti kartun yang ada di televisi.
Ryan merekam keimutan Bimo kemudian mengirimkannya ke Karina. Dia bisa melihat pancaran kebahagiaan dari Bimo bak bagaikan matahari yang menyinari dunia.
...****************...
Di perusahaan media milik Dhika, sang direktur sedang bersama sedang kekasihnya yaitu Kaila. Dhika sedang menceritakan tentang wanita yang bernama Emma yang juga merupakan mantan kekasihnya saat Kaila tidak diizinkan keluar rumah. Dhika mengakui kalau dirinya sudah berselingkuh tapi Kaila juga melakukan hal yang sama seperti Dhika. Kaila mengatakan dirinya juga memiliki hubungan dengan pria lain tapi sekarang hubungan itu telah berakhir.
__ADS_1
"Maaf ya aku sudah menyelingkuhimu" ucap Dhika yang meminta maaf kepada Kaila.
"Aku juga minta maaf karena sudah menyelingkuhimu juga, maaf ya..." Kaila juga meminta maaf kepada Dhika atas perbuatannya.
"Baiklah! Kita buat perjanjian untuk tidak berbuat kecurangan seperti di masa lalu lagi,bagaimana?" Dhika memutuskan untuk membuat perjanjian dengan Kaila.
"Aku berjanji tidak akan melakukannya lagi" Kaila menerima perjanjian tersebut dan langsung memeluk Dhika.
Kaila digendong oleh Dhika bagaikan koala. Dhika mencium hidung kekasihnya kemudian beralih ke pipi kanan dan kiri. Dhika sangat bahagia bisa bertemu kembali dengan Kaila dan juga Kaila diizinkan untuk keluar rumah lagi.
Saat sedang me - time dengan Kaila tiba - tiba saja handphone Dhika berdering. Dhika mengambil mengambil handphone yang ada di saku celananya.
"Halo?" Dhika menjawab panggilan telepon tersebut.
"Halo kak!" yang menelpon adalah Andi.
"Ada apa kau menghubungiku? Saat ini aku sedang me - time dengan Kaila" tanya Dhika yang marah kepada Andi yang mengganggu waktunya bersama Kaila.
"Kakak pikir aku juga tidak sedang me - time dengan Hans?! Aku juga sedang menghabiskan waktu dengan dia!" jawab Andi yang sedikit kasar.
"Terserah! Apa tujuanmu menghubungiku?".
"Ada orang yang ingin mencari informasi tentang sepupu Kaila, apakah aku harus menyembunyikan informasi ini?".
Makasi yang sudah mampir :)
jangan lupa untuk membaca novel saya yang lain berjudul bunga Lily milik tuan Edward dan vino and william
To be continued\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>>>>>
__ADS_1