
Wajah Fatim sudah manyun, ia sangat stress karena harus menulis surat cinta karena seumur hidupnya Fatim nggak pernah yang namanya nulis surat apa lagi surat cinta.
Pada kegiatan kali ini semua peserta MOS dibebaskan untuk memilih tempat menulis yang mereka sukai untuk mencari inspirasi.
Begitu juga dengan Fatim dan Yati, keduanya mengedarkan pandangan untuk mencari PW yaitu posisi wuenak untuk mereka menulis.
"Yati kita enaknya menulis dimana ya".
"Kantin yuk "Ajak Yati.
"Kantin???! "
"Loe mau makan apa mau nulis hah".
"He.. he.. sekalian napa, kan laper juga nanti kalau menulis yang harus menguras pikiran ".
"Nggak mau gue yang ada nanti loe makan doang nggak nulis".
"Tahu aja loe Bajuri".
"Whattt loe manggil gue apa barusan".
"BA JU RI ".
"Kok Bajuri sih, kan gue permpuan Onenggg".
"Ya udah kalau nggak mau dipanggil Bajuri loe gue panggil Mak, gimana".
"Busyettt dah, lebih nggak mau gue"Jawab Fatim manyun.
"Ya udah prennn gue yang cantik jangan marah entar cepet tua baru loe tahu rasa".
Akhirnya Fatim kembali tersenyum.
"Nah gitu kan cantikkkk".
"Jadi kita mau dimana nih".
"Taman belakang yuk, biar nggak ada yang ngegangguin".
"Ya udah deh yuk "Jawab Yati.
Kedua gadis itu berlalu sambil bergandengan tangan menuju taman belakang sekolah yang memang sepi.
*****
Taman Belakan Sekolah....
Yati duduk dibawah pohon beringin yang rindang dan ia mulai senyam senyum sendiri sambil membayangkan wajah Ketosnya yang ganteng. Dan mulai menulis.
*Dear my Prince....
Saat pertama melihatmu
entah mengapa hatiku seperti kesetrum
namun bukan sakit tapi terasa jep nyarrr
Saat bertemu dihari kedua kakak semakin tampan saja, aku rasanya mau pingsan tapi sayang kalau aku pingsan nggak bisa lihat wajah kakak yang tamvannnn pake banget.
Kak Rangga I Love youuuu
Do you love me kakaakkkkk
😍😍😍😍
Peluk cium dariku yang cantik
Maryati 😍*.
"Yeeeeee... suratku selesai Fatimmm".
Fatim yang sedari tadi cuma memegang pulpen dan kertas sampai kaget Karena Teriakan Yati.
"Apaan sih loe Oneng buat orang kaget aja".
"Fatimm aku bahagia bangetttt, Tuhan seakan tahu kalau gue beneran sukaaa sama kak Rangga".
__ADS_1
"Beneran surat loe udah beres? ".
"Ya benerlah masak boongan sih, nih baca"Sambil memberikan kertas suratnya pada Fatim.
Dengan perlahan Fatim membaca surat Yati dan ia sudah senyam senyum sendiri.
"Napa loe senyam senyum, pasti surat gue terlalu indah ya"Ucap Yati percaya diri.
"Indah dari hongkong, coba loe baca ulang, surat loe itu terlalu norak tahu nggak".Sambil. tertawa.
Bibir Yati sudah maju lima senti, karena kesal dengan ledekan Fatim.
"Biarin gue nggak akan merubahnya lagi karena itu memang dari hati gue..wheeek"Sambil menjulurkan lidahnya.
Fatim hanya geleng - geleng kepala melihat tingkah lucu Yati.
"Punya loe mana".
"Nggak ada, gue nggak bisa".
"Ternyata ada juga ya kelemahan loe, kirain loe itu sempurna segalanya"Ledek Yati.
"Seneng loe liat sahabatnya susah".
"He... he.. nggak kok, mau gue bantuin nulis nggak, maksudnya gue konsepin buat loe".
"Nggak biarin aja nggak usah nulis".
"Fatim gue nggak mau loe dihukum".
"Please ya gue bantuin buat konsepnya".
"Ya udah deh coba lue konsepin, tapi kalau norak kayak punya loe, gue nggak mau".
"Tenang aja, sana loe duduk manis aja dibangku taman itu, nggak nyampe lima menit pasti dah beres".
Dengan percaya diri Yati mulai menulis atas nama Fatim sahabatnya.
*Dear kak Rangga...
Aku bukan perangkai kata. Yang bisa membuat kata yang indah.
Aku bukanlah pelukis yang bisa melukiskan perasaan hatinya.
Aku juga bukan dokter. Yang bisa menyembuhkan sakit karena cinta.
Aku juga bukan dukun.
Yang bisa membuat pelet cinta.
Tapi aku hanyalah wanita biasa yang mencintaimu tanpa bisa menyapa.
Love you kak
😍
Fatim*.
"Nih lihat dan baca dulu Fatim, suka nggak loe"Sambil menyodorkan kertas kopelannya.
Fatim segera mengambil konsep yang dibuat Yati hanya dengan waktu yang beberapa menit saja, kemudian mulai membacanya.
"Gimana, sukak nggak".
"Loe hebat Yati bisa membuat konsep itu dalam hitungan menit, tapi maaf gue nggak suka, kesannya gue lebayyy".
"Truss loe mau nulis yang bagaimana, waktunya tinggal sepuluh menit lagi loe".
Fatim sangat frustasi dengan tugas kali ini, dan bagi Fatim lebih baik sisuruh mengerjakan seratus soal Matematika dati pada menulis surat cinta.
"Tetttttt.... "Bel tanda istirahat selesai dan semua siswa MOS harus berkumpul dilapangan Basket.
"Jadi gimana mau nggak Fatim".
"Nggak mau gue".
"Tapi nanti loe. dihukum loe".
__ADS_1
"Biarin paling juga nyuci WC".
"Fatimmm please tulislah walaupun cuma satu atau dua kata".
"Ya udah deh aku tulis".
Akhirnya Fatim menulis juga dikertasnya, dan segera dimasukkan kedalam amplop tak lupa memberikan judul surat dengan nama Rangga.
"Apa yang loe tulis Fatim".
"Kepo banget sih".
"Maaf gue sewotkan karena gue nggak mau loe dihukum "Yati tertinduk sedih.
"Maaf gue nggak maksud buat loe sedih, makasih ya dah perhatian ke gue".Sambil merangkul Yafi sahabatnya.
Keduanya langsung baikan dan menuju lapangan basket untuk mengumpulkan surat mereka.
" Prietttttt" Suara peluit yang ditiup oleh Gladis.
"Perhatian semuanya waktu kalian sudah habis dan silahkan kumpulkan surat kalian ke masing - masing kotak yang udak dikasih namanya masing - masing".
"Nanti selanjutnya kita akan pilih siapa diantara semua pengurus yang mendapat surat terbanyak akan nendapatkan hadiah".
"Selain pengurus osis nanti juga akan dipilih surat cinta terbaik, surat cinta teralay, dan surat cinta teraneh, semua akan dikasih hadiannnya nanyi".
Hebat si nenek sihir, bahasanya luar biasa bagus, coba tiap hari cantik begitu aman dunia persilatan. Batin Fatim.
Semua anak sudah mengumpulkan suratnya dan mulai lah panitia memeilih surat yang terbaik, terunik, dan teraneh
Setelah menunggu hampir setengah jam barulah semua panitia berkumpul kembali barsama anak - anak MOS.
"Baiklah kali ini kita akan mengumumkan penerima surat Cinta terbanyak adalah Rangga".
Semua anak sudah riuh bertepuk tangan.
"Berikutnya penulis surat cinta terbaik adalah Dita"
Tepuk tangan kembali riuh.
"Penulis surat cinta terunik alias alay adalah Maryati".
"Wihhh Fatim nama gue tu yang disebut, makkkk anakmu hebat makkkk"Ucap Yati senang.
Semua riuh dan bertepuk tangan.
"Selanjutnya penulis surat cinta teraneh jatuh pada Fatimah Ananbra"
"Semua silahkan ke depan untuk menerima hadiah".
"Dan sebagai kegiatan penutup pada hari ini kita dengarkan pembacaan surat cinta teralai dan teraneh saja ya".Ucap Gladis dengan tersenyum sinis sengaja ingin mempermalukan Yati dan Fatim.
Dan mungkin Gladis lupa kalau keduanya punya rasa percaya diri yang sangat besar.
Yati maju kedepan dan mulai membaca suratnya.
"Kak Rangga I Love youuuu".
"Do you love me kakaakkkkk".
😍😍😍😍
"Peluk cium dariku yang cantik".
"Maryati 😍.".
Semua peserta MOS tertawa dengan lepas seolah rasa lelah mereka seharian terbang begitu saja melihat kekonyolan Yati.
"Dan sekarang giliran Fatim dengan surat cinta Anehnya".Ucap Gladis.
Fatim sudah berdiri didepan, perlahan ia membuka amplop suratnya yang berwarna biru.
"Hi Kak"Ucap Fatim.
Dan semua orang bersorak hebohhh tak terkecuali Gladis CS yang kesenangan seolah mengejek Fatim.
Namun Fatim seolah tak perduli dan kembali ketempatnya.
__ADS_1
Sedangkan Rangga wajahnya memerah kesal apa yang membuat Fatim begitu Membencinya.
Fatim gue semakin penasaran, kenapa loe menolak Pesona gue.