Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja

Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja
Bab 101


__ADS_3

Lucas masuk ke dalam kamar hanya bisa geleng geleng kepala melihat sang istri sudah tidur pulas masih lengkap dengan pakaian pengantin, satu pun belum ada yang terlepas dari tubuh sang istri, termasuk sapatu yang dia pakai.


Cup....


"Capek banget ya sayang" ujar Lucas mencium pipi sang istri.


Tidak ingin melihat istrinya tidur tidak nyaman, Lucas dengan suka rela mengganti pakaian istrinya, dan melap tubuh sang istri dengan telaten, sudah di bolak balik oleh suaminya itu, Zahra tidak sedikit pun terganggu, mungkin karena saking ke capeannya.


"Nah... Begini kan enak" ujar Lucas menyelimuti sang istri.


Setelah membersihkan tubuh istrinya, Lucas sendiri juga buru buru membersihkan tubuhnya, sebelum menyusul istrinya ke alam mimpi.


Pagi menjelang seluruh anggota keluarga Lucas sudah berada di restoran hotel tersebut, untuk sarapan bersama, karena ada di antara mereka yang lansung pulang ke negara tempat mereka tinggal, sebelum itu mereka sarapan terlebih dahulu.


"Ra... Nanti bulan madu di sini selesai lansung ke korea ya" ujar Aunty Rebeca.


"In Syaa Allah kapan kapan ya aunty, kami di sini juga ngak lama aunty, soalnya kerjaan masih numpuk apa lagi di penghujung tahun ini lebih sibuk aunty" ujar Zahra tidak enak hati, yang memang mereka tidak bisa berlama lama untuk melakukan bulan madu, semalam asisren Lucas sudah menelpon ada rapat penting yang harus Lucas hadiri, tidak bisa di wakilkan.


"Yaa... sayang sekali ya, padahal aunty berharap kalian main ke korea, tapi ngak pa apa lain kalian saat liburan main lah ke tempat kami, jangan lupa ajak si ganteng ini" ujar aunty Rebeca, mengelus sayang kepala Kenzo.


"Baik Aunty" ujar Zahra sopan.


"Sayang... kamu di sini ya, aku dari kemaren mau nemuin kamu susah banget sih sayang, padahal aku sangat merindukan kamu?!" tiba tiba Jessy sudah memeluk Lucas dari belakang, dengan tidak tau malunya.

__ADS_1


"Astaga... Wanita ini!! geram Lucas karena kesal.


Brukkk.....


Dengan kesalnya Lucas lansung mendorong Jessy sampai tersungkur.


"Sayang... Kamu kok tega banget sih dorong aku, sakit tau" ujar Jessy berkaca kaca.


Lucas hanya melengos sebel dengan wanita itu, membuat harinya buruk saja.


"Bantuin dong sayang?!" rengek manja Jessy, dulu klau Jessy sudah merengek seperti ini Lucas pasti akan lansung luluh, namun sekarang bukannya luluh Lucas malah jijik mendengar rengekan Jessy itu.


"Berdiri dong tante, ngapain anteng duduk di sana, apa tante ngak malu, oh... tentu saja tidak, hanya sekedar duduk di lantai mana mungkin tante malu ya, secara memakai baju keponakan tante saja, tante ngak malu" ujar Kenzo dengan tenangnya, sambil memakan sarapannya.


"Diam kamu bocah sialan! ngak usah ikut campur kamu!!" Kesal Jessy.


"Auu... Mana kecoa mana mana..!" pekik Jessy lansung berdiri dengan gagahnya.


Hahaha....


Kenzo tertawa terpingkal pingkal melihat Jessy yang ketakutan, yang lain hanya mengulum senyum mereka, tanpa ada yang bicara, mereka ingin tau bagaimana cara Kenzo mengatasi wanita licik itu.


"Ya.... Bocah ingusan kamu mengerjai saya ya, awas kamu!!" tunjuk Jessy dengan mata menyorot penuh amarah kepada Kenzo.

__ADS_1


"Dih... Mana ada aku ngerjain tante, tantenya aja sendiri yang ketakutan, emang dari nanya aku ngerjain tante?" tanya Kenzo sok polos.


"Tadi kamu bilang ada kecoa, padahal ngak ada" kesal Jessy.


"Aku bilang klau ada tante bukan ada, tapi kalau, tantenya aja yang salah pengertian" ujar Kenzo yang memang apa adanya.


"Dasar anak kecil ngeselin!" kesal Jessy beralih menatap Lucas yang menyuapi Zahra dengan penuh kasih sayang, membuat hatinya semakin kesal, Lucas sama sekali tidak perduli dengan nya.


Kenzo yang tau dengan pandangan mata Jessy itu langsung buru buru mengusik jessy.


"Tante ganti baju gih, kok pakai baju keponakan tante sih, kan itu sempit" ujar Kenzo dengan polosnya.


"Heee.... Bocah, saya bukan minjam baju keponakan saya, ini baju saya, ini namanya fashion, tau ngak kamu" kesal Jessy.


"Fashion apaa.... nungging dikit kelihat pantat, nunduk kelihatan dada, baju kekecilan di katain fahsion, ncek... ncek.... ncek!" decak Kenzo.


Jessy di buat meradang oleh ucapan Kenzo itu, ingin membalas malah di usir oleh Oma.


"Pergi kamu dari sini Jessy, kamu itu merusak sarapan kami saja!" ketus.


"Oma..." ujar Jessy.


"Pergi...! jangan pernah dagang lagi!" bentak oma.

__ADS_1


Jessi lansung pergi dengan perasaan kelas.


"Awas saja, saya tidak akan tinggal diam" rutuk Jessy menghentakan kaki dengan kasar ke lantai.


__ADS_2