Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja

Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja
Bab 83


__ADS_3

"Gimana bulan madu kalian?, lancar ngak, Lucas garang ngak, apa loyo, apa perlu mommy kasih jamu dia, biar tahan lama?" tanya mommy Lusi tanpa sensor tentu saja membuat wajah lansung merah padam mendengar ucapan mommy Lusi, apa katanya mau di kasih jamu, bisa patah benaran pinggang Zahra dan ngak bisa berdiri untuk beberapa hari ulah sang suami, tanpa di kasih jamu pun Lucas sudah seperti kuda tidak ada capeknya, apa lagi di kasih jamu, bisa bisa sebulan ngak keluar keluar kamar mereka.


"Mommy apaan sih... tanpa di kasih jamu saja aku bisa tahan sampai subuh loh mi, apa mommy mau mantu ke sayangan mommy ngak bisa jalan, gara gara aku garap dua puluh empat jam" jawab Lucas seenak jidat, dia kesal karena mommy nya itu, masak dia di bilang loyo, sembarangan aja, ini saja klau ngak ingat sang istri kelelahan, dan belum bertemu dengan anak mereka, sudah pasti lansung di ajak ke kamar oleh Lucas.


"Astaga kamu ini.... mommy cuma tanya kok, mommy kwatir aja sama mantu mommy klau dia ngak puas sama servis kamu, kamu kan sudah tua, takutnya gampang loyo" ucap Mommy Lusi seenak jidat.


"Aku belum tua ya mi... aku masih muda, baru juga umurku 29 th" kesal Lucas dengan mommy nya itu, semakin menjadi aja mengatai dirinya, hilang sudah wibawa dia di depan sang istri, di buat oleh mommy nya itu.


Zahra yang tadinya malu, kini malah terkekeh mendengar suaminya di katai oleh mommy mertuanya itu.


"Jangan tertawa sayang kamu mau mas hukum" ancam Lucas, karena dia masih sebel sama mommy nya, jadi lah istrinya yang di ancam agar tak ikut ikutan dengan sang mommy.


Zahra lansung diam, tak mau buka suara lagi, dia takut dengan ancaman sang suami, yang suka keterlaluan klau menghukum, hukuman *** *** maksudnya, namun kan juga tetap capek kalau di ajak begituan terus.


"Pukkkk.... jangan ngancam ngancam mantu mommy sembarangan ya kamu, kamu pikir mommy ngak tau ancaman kamu itu, kamu mau cari enak sendiri, ngak merhatiin klau istri kamu itu ke lelahan, lihat lah kantung matanya sudah menghitam gitu, dasar suami ngak peka" sewot sang mommy.

__ADS_1


Glek....


Lucas mebelan ludah nya kasar, bagaimana dia bisa melupakan itu, membuat istrinya kurang istirahat dan menjadi sedikit tirus ulah nya sendiri, ada sedikit penyesalan di hati Lucas, namun bagaimana mau di kata lagi, namanya juga pengantin baru pasti ngak ada puas puasnya.


"Tenang sayang, besok kita seharian pergi ke salon, kita perawatan yang harga termahal sekalian, kita porotin uang suami mu, itu gunanya dia harus kerj siang malam agar bisa memanjakan kita ke salon dan shoping" ucap mommy Lusi seenak jidat.


"Enak aja, mommy pakai uang Daddy lah, uang Daddy kan banyak, ngapain pakai uang aku" cetus Lucas tak terima, mommy nya itu emang suka sekali menghabiskan uangnya tanpa batas, padahal sendirinya sudah di kasih jatah oleh sang Daddy.


"Kamu jangan pelit pelit sama mommy, mommy kutuk kamu semakin banyak uang batu tau rasa" oceh sang mommy.


Zahra terkekeh mendengar kutukan mertuanya itu, biasanya orang ngatuk anak jadi batu, jadi orang miskin, ini mommy nya malah ngutuk anak makin kaya" mau heran tapi inilah mertua Zahra itu.


"Bunda......." teriak Kenzo yang baru datang dari taman belakang, melihat sang bunda yang berjalan dengan omanya, membuat Kenzo ke girangan, orang yang dia rindu kan sudah pulang, beberapa hari tidak bertatap muka dan tidak ada obrolan lewat telpon membuat anak itu sangat merindukan bundanya.


"Happ... kenapa lari lari, klau jatuh gimana hmmm...?" ucap Lucas lembut namun tegas, menanggakap anak itu dan membawanya ke dalam pelukannya.

__ADS_1


"Hehehe... maaf Yah... habis Ken kan sudah sangat rindu sama Bunda, lagian di tlp ngak aktif mulu, Ayah ajak Bunda kemana sih, masa ngak ada sinyal nya, besok besok ngak usah ajak Bunda ken, klau ngak bisa di hubungi" emel anak itu, membuat Lucas lansung kicep mendengar ancaman dari Kenzo.


"Bener itu Ken, besok besok jangan izinin Ayah kamu ngak Bunda pergi, klau ngak bisa di tlp" kompor Daddy Bagas ke Kenzo, dia juga kesal sama anak nya itu, membawa Zahra tapi hpnya ngak di aktifin, dia kasihan melihat cucu tampannya itu suka murung di kamar dan memandangin foto Zahra dan sesekali beralih melihat hp namun bundanya tak kunjung menghubunginya, walau di depan orang banyak Kenzo bersikap baik baik saja, namun di saat sendiri dia sangat merindukan sosok bundanya itu.


"Daddy apaan sih, kok ngajarin Ken gitu sih" kesal Lucas tak terima.


"Nanti bicara sama Daddy" ucap Daddy Bagas pelan namun tegas.


Lucas hanya pasrah, dia tau ini sangat penting klau sudah Daddynya berkata seperti itu.


"Ayo makan siang dulu sayang, kalian pasti belum makan, Ken juga belum makan, dari tadi di suruh makan ngak mau, katanya mau makan bareng bunda" tutur sang mommy.


"Benar nak, maafin bunda yang datang telat ya, tadi macet banget" sesal Zahra telah membuat anaknya kelaparan menunggunya.


"Ngak pa apa bunda, Ken kuat kok, tapi sekarang cacing di perut Ken sudah demo bunda, minta jatah preman katanya, klau ngak di kasih mau dobrak lambung ken" ujar Kenzo.

__ADS_1


Membuat yang ada di sana terbahak mendengar penjelasan Kenzo tersebut, perut dia yang sudah lapar, malah menyalahkan cacing.


"Ya sudah ayo kita makan" ajak Lucas yang masih menggendong anak itu.


__ADS_2