Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja

Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja
Bab 82


__ADS_3

"Mas kita kemana, ini bukan ke ruko juga bukan ke rumah Mommy, mas ngak salah alamatkan?" Tanya Zahra yang baru pulang dari bulan madu mereka, Zahra memang belum tau klau mereka akan tinggal di rumah baru yang di sediakan Lucas, yang dia pikir bakal tinggal bersama mertuanya.


"Kerumah baru kita sayang, rumah yang sudah mas siapkan untuk mu, ke dua adik mu dan anak kita Kenzo, nanti juga dengan anak kandung kita sendiri" ujar Lucas yang masih fokus menyetir mobil.


Zahra sampai terharu dengan ucapan sang suami, dia fikir suaminya hanya akan perduli dengan dirinya sendiri, namun pikirannya salah, suaminya juga memikirkan adik adik dan keponakannya juga.


"Makasih mas..." ucap tulus Zahra dengan mata yang berkaca kaca.


"Ngak usah berterimakasih sayang, sudah kewajiban mas melakukannya, kan mas sudah bilang, klau kamu menikah dengan mas, otomatis kalian adalah tanggungan mas" tutur Lucas lembut dan memngelus kepala Zahra.


Di tempat lain, Kenzo sudah seperti cacing kepanasan menunggu bundanya yang sudah beberapa hari tidak bisa dia hubungi, karena telepon Zahra dan Lucas sengaja di matiin oleh Lucas, agar tidak ada yang mengganggu acara bulan madu mereka.


"Bunda jadi pulang ngak sih... oma, kok belum sampai juga, Ken sudah rindu tau" cemberut anak itu sambil menghempaskan kakinya.


"Sabar sayang, paling sebentar lagi, mungkin mereka terkena macet" tutur Mommy Lusi menenangkan Kenzo, ada rasa kesal jugaommy Lusi sama anaknya, si Lucas itu, teganya mematikan hp mereka, apa dia tidak sadar klau Zahra mempunyai anak, malah dia acuhkan, beruntungnya Kenzo bukan anak yang rewel masih bisa di bujuk.


"Ayo kita lihat aquarium yuk... tadi pagi opa masukin ikan baru di sana" ajak Daddy Bagas menenangkan Kenzo

__ADS_1


"Ayoo.. Opa, Ken mau lihat!" semangat Anak itu ke girangan, dan membawa Kenzo ke taman belakang.


Mommy Lusi bisa bernafas lega, karena kenzo tidak rewel lagi, karena Filio dan Filona juga tidak di rumah, mereka juga pergi ke kampus.


Dari luar terdengar suara mesin mobil berhenti di depan pintu rumah, mommy Lusi lansung gegas berjalan ke depan, dia yakin itu anaknya yang sudah di tunggu tunggu dari tadi.


"Waahh.... rumah nya besar sekali mas, apa kami pantas tinggal di sini?" ujar Zahra yang tiba tiba menjadi minder.


"Haiii... ngomong apa sih sayang, jelas lah kamu pantas tinggal di sini, kamu itu istri seorang Lucas bukan orang lain, jangan merasa rendah diri gitu, mas ngak suka" tegas Lucas.


"Kalian kenapa baru nyampe, ngak tau apa tuh.... anak kalian sudah rewel dari tadi, kamu juga Lucas tega teganya matiin hp istri mu. kamu ngak sadar apa! klau kalian ini sudah punya anak, seenaknya saja main matiin hp" kesal Mommy Lusi, mengomeli anaknya.


"Aduuuhhh.... mommy anak baru datang sudah di omelin, katanya pengen cucu baru yang imut, biar rumah tambah rame, tapi baru matiin hp aja sudah marah marah kaya gini, klau aku nyalain hpnya pasti mommy kerjaannya nelfon mulu, jadi acara bikin babynya kan tertunda" elak Lucas.


Puk....


Zahra lansung memukul bahu suaminya yang kelewat comel itu, bisa bisanya ngomong kaya gitu ke orangnya, tanpa di saring sedikit pun, membuat dia jadi malu.

__ADS_1


"Aduhhhh.... sayang, kenapa di pukul sih, kan sakit" lebay Lucas merengek manja kepada sang istri, membuat mommy Lusi melongo tak percaya melihat tingkah anaknya yang kaku bak kanebo kering itu jadi berubah manja sama istrinya.


"Astaga... ini beneran kamu Luc, apa ngak ke tukar atau ke surupan jin villa kan?" tanya mommy Lusi memegang dahi Lucas.


"Mommy apa apaan sih, iya ini aku lah, masa orang lain, jelas jelas mukanya muka aku, mommy ngadi ngadi deh" dengus sebal Lucas


"Hehehe... maaf lagi mommy kaget aja lihat tingkah alay kamu itu, yang biasanya muka kaku bak kanebo kering, kok tiba tiba jadi manja gitu, kan mommy berasa aneh" ujat mommy Lusi cuek menghampiri sang menantu.


"Apa kabar cantik, selamat datang di rumah baru kalian, klau ada yang ngak sesuai kamu boleh komplain kok" ujar Mommy Lusi sambil memeluk menantunya itu.


"Baik mommy, ngak kok mom, ini udah bagus kok" ucap Zahra dengan suara lembut nya.


"Ayo masuk sayang, Ken udah nunggu dari tadi, sampai anak itu rewel" tutur mommy Lusi.


"Maaf ya mom, jadi ngerepotin mommy" tutur Zahra tak enak hati.


"Haiii... ngak usah minta maaf sayang, mommy malah suka ngurus Kenzo, jadi waktu mommy banyak diam di rumah dari pada keluyuran" sahut mommy Lusi sambil menggandeng tangan menantu kesayanganya, masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


__ADS_2