Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja

Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja
Bab 52


__ADS_3

Plak....


Tamparan si ibu itu mendarat sempurna, namun bukan di wajah kenzo akan tetapi di tangan Lucas, dengan sigap Lucas calon melindungi anaknya itu, dan menangkap tangan Ibu itu.


"Jangan coba coba anda melakukan kekerasan kepada anak saya nyonya!" bentak Lucas dan menatap nyalang si Ibu, membuat Si Ibu gemetar melihat wajah garang Lucas itu.


Si Ibu dengan cepat menguasai dirinya, agar tidak terlihat takut.


"Anak anda, jangan bohong anda, jelas jelas anak tidak sopan itu, anak perempuan rendahan itu!" tunjuk si Ibu ke arah Zahra.


"Siapa yang anda bilang tidak sopan, anak ini? bukannya anda yang tidak sopan mendatangi meja kami dan menghina Zahra, dan saya rasa wajar anak saya memperlakukan anda tidak sopan, karena anda sendiri yang tidak bisa bersikap sopan, jadi jangan pernah menyuruh orang untuk bersikap sopan kepada anda, apa yang di lakukan oleh anak saya itu sudah benar, dan satu lagi, wanita yang anda bilang perempuan rendahan itu adalah calon istri saya, awas...!! sekali lagi anda menghina dan mencari gara gara dengan calon istri saya, lihat saja nanti apa yang saya lakukan kepada anda!" ancam Lucas dengan wajah yang terlihat garang.


Glek....


Walaupun sedikit takut, namun si Ibu masih berpura pura santai.


"Anda yakin akan menikahi wanita itu...! apa anda tidak takut klau mereka akan memoroti harta anda, lebih baik anda berfikir ulang mau sama dia" sinis si Ibu menatap Zahra.

__ADS_1


"Tentu saja saya yakin memperistri zahra, apa yang kurang dari dia, bertanggung jawab, baik, pintar, pekerja keras, bisa menyekolahkan adik adiknya dan keponakan nya seorang diri, tanpa bantuan orang lain, salahnya dimana?" tanya Lucas.


"Harta anda akan habis di poroti oleh dia, anda pasti akan menyesal nantinya" ucap Si Ibu, mencoba mempengaruhi Lucas.


"Harta saya habis oleh istri saya wajar, karena saya cari uang memang untuk anak istri saya, bukan buat istri orang, salahnya dimana?, terkecuali orang pelit, perhitungan uang untuk anak istri makanya merasa rugi!" Skakmat Lucas.


"Sekarang anda pergi dari sini, sebalum jus ini saya siramkan ke wajah anda nyonya, oh... satu lagi, mulai sekarang jangan pernah anda mencari masalah sama calon menantu saya, klau sampai anda mencari masalah sama calon menantu saya, anda akan berhadapan dengan saya, saya akan cari anda sampai dapat!" ancam Mommy Lusi.


Ibu itu hanya menatap kesal bercampur malu, karena orang orang berbisik bisik melihat ke arahnya dan hasutannya pun tidak berjalan sesuai keinginan dia. Ibu itu pergi dengan menahan kesal keluar dari restoran itu.


Zahra terharu dengan ucapan Mommy Lucas itu, biasanya orang tua yang sudah berkenalan dengan Zahra apa lagi tau tanggungan Zahra sangat banyak, akan mundur teratur, namun tidak dengan keluarga bosnya itu, malah semakin menyayangi dia bahkan ke dua adik dan keponakan nya di perhatikan oleh keluarga Lucas itu.


"Terimakasih Ayah... sudah melindungi kami, dari dulu banyak yang mendekati Bunda, namun tidak seorang pun di antara meraka mau membela bunda saat bunda di labrak ibu ibu, malah dengan tega meninggalkan bunda seorang diri" ucap Kenzo sendu.


Lucas lansung memeluk Kenzo dan membawa anak itu kepangkuannya.


"Ayah akan selalu melindungi bunda, Kenzo Om dan Aunty kamu sayang, ayah ngak akan membiarkan seorang pun menyentuh kalian" ucap Lucas bersungguh sungguh.

__ADS_1


"Terimakasih... hiks... hiks..." Kenzo memeluk leher Lucas dengan erat dan menangis tergugu di leher Lucas, membuat basah baju Lucas, namun Lucas hanya membiarkan itu semua, dia menunggu Kenzo tenang dan mengusap usap punggung anak laki laki itu dengan sayang.


Zahra dan ke dua adik kembarnya, ikutan meneteskan air mata melihat Kenzo dan Lucas, tidak hanya mereka bertiga, orang tua Lucas dan Emely pun ikut tergugu.


"Sudah ayo... kita makan dulu nanti makanannya dingin, jadi ngak enak lagi untuk di makan" tutur Mommy Lusi.


Kenzo lansung beranjak dari pangkuan Lucas, dan duduk di bangkunya lagi, dengan mata yang sembab.


Lucas dengan telaten membantu Kenzo mengelap wajah Kenzo dengan tisu basa yang di berikan Emaly.


Setelah itu mereka makan dengan hikmat, sesekali Lucas memotong daging di piring Kenzo, itu semua tidak luput dari pandangan Zahra.


Bersambung...


Maaf ya... tadi saya salah masuk lapak 🙏🙏🙏


Jangan lupa like komen dan vote...😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2