Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja

Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja
Bab 80


__ADS_3

"Opa Oma... apa kalian ngak salah ajak kami ke sini?" tanya Kenzo saat mereka turun dari mobil.


Kenzo begitu terpukau dengan pandangan indah di depan matanya, bagaimana tidak, rumah besar yang berdiri kokoh dengan halaman luas di penuhi dengan taman bunga yang indah, ada air mancur dan kolam ikan koi yang menambah ke indahan taman tersebut.


"Emang kenapa sayang?" tanya Mommy Lusi penuh kasih membelai kepala Kenzo.


"Katanya Oma mau ajak kami kerumah baru kami, tapi kenapa kalian ajak kami ke istana ini, apa kita akan piknik?" tanya polos Kenzo.


"Ini rumah rumah baru kalian nak, kita bukan piknik, klau kamu mau piknik nanti kita atur jadwal ya, jangan sekarang" ucap Mommy Lusi.


Membuat Kenzo, Filio dan Filona terjengkit kaget, mereka tidak menyangka akan tinggal di rumah mewah seperti itu, bermimpi pun tidak.


"Ma-maksud mommy kami akan tinggal di sini, apa ini ngak berlebihan ya?" tanya Filona gagap.


"Iya sayang, emang kenapa kalian ngak suka, apa kurang bagus?" tanya Mommy Lusi.


"T-tidak Mommy, ini sangat bagus, kami suka, tapi ini ngak berlebihan ya?" ucap Filona merasa tidak enak hati, di terima dengan baik oleh keluarga Lucas itu, buat mereka sudah sesuatu, apa lagi di beri tempat tinggal mewah seperti ini, tentu mereka sangat canggung.


"Ngak ada yang berlebihan, kalian pantas kok mendapatkan semua ini, kalian akan tinggal di sini bersama kakak kalian dan Lucas pastinya, mulai lah hidup baru, lupakan segala ke sedihan kalian, jangan pendam apa pun, ceritakan kepada mommy dan daddy jangan takut ok, kalian sekarang juga anak anak dan cucu mommy dan daddy mengerti!" ucap Mommy Lusi dengan suara lembut namun tegas.


"Terima kasih mommy hiks...." Filona lansung berhambur memeluk mommy Lusi, dia tidak menyangka akan bertemu orang baik, yang menjadi mertua sang kakak yang juga menganggap mereka keluarga, rasa takut mereka perlahan lahan mulai hilang, karena mommy Lusi dan keluarganya selalu baik kepada mereka.

__ADS_1


"Sudah sayang jangan sedih, mulai sekarang kalian ngak boleh sedih sedih lagi ok?" ucap Mommy Lusi membalas pelukan Filona dan mengkusuk punggung Lona dengan lembut.


"Sudah yuk... kita lihat lihat ke dalam, daddy sudah capek berdiri nih" keluh Bagas.


"Oalah... kasian sekali opa, memang klau sudah tua itu harus banyak istirhat, ayo opa Ken papah" kelakar Kenzo.


"Haiii cucu tengil, opa belum tuanya, hanya sedikit matang aja, opa masih kuat ya, ngak selemah itu yang harus di papah seperti orang jompo" kesal Daddy bagas.


"Mana ada orang kuat malah mengeluh capek, trus katanya ngak tua, tapi kok udah banyak uban" cibir Kenzo.


"Kamu ini... kenapa suka sekali bikin opa malu, sini kamu... opa pengen hukum kamu" ujar Daddy Bagas sambil mengangkat tangannya seperti hendak menerkam Kenzo dan wajah di buat garang.


"Ken ngak takut opa..." pekik Kenzo sambil menjauh dari Daddy Bagas itu.


Kenzo hanya mengangkat bahu acuh, sambil berjalan mengikuti mommy Lusi yang sudah lebih dulu menggalkan mereka yang sedang berdebat itu.


"Wuaaahhhh.... rumahnya luas bange!!! Ken bisa main bola di sini" seru Kenzo menatap takjub dalam rumah itu.


Filio dan Filona juga terkagum kagum melihat


isi rumah barunya itu, rumah itu sudah lengkap dengan segala funiturenya.

__ADS_1


"Apa kalian suka...?" tanya Mommy Lusi.


"Sangat sangat suka oma, apa di sini juga ada kolam renang nya?" tanya Kenzo dengan semangat, setaunya klau rumah mewah itu pasti ada kolom renang nya.


"Tentu saja ada, kamu mau lihat?" tanya Daddy Bagas.


"Mau mau opa..." pekik Kenzo.


"Ok.... ayo ikut opa ketaman belakang!" Seru Daddy bagas.


Akhirnya mereka pergi ke halaman belakang rumah itu, padahal tadi niat mommy Lusi ingin memperlihatkan kamar tidur Kenzo, namun anak itu malah tertarik dengan kolam renang, ya sudah lah, dia akhirnya ikut ke kolam renang tersebut.


"Astaga... ternyata di belakang juga ada taman yang luas ya, mana banyak pohon buah buahan lagi, oma kaya tau banget klau Ken doyan buah buahan, jadi ngak harus beli lagi, tinggal petik lansung hap" kekeh Kenzo memperagakan memakan buah buahan.


"Ini bukan oma yang menyediakan sayang, tapi Ayah mu, dia ingin Ken nyaman di rumah ini, makanya Ayah memenuhi segala kebutuhan Ken" ucap Mommy Lusi.


"Begitukah, nanti Ken bilang Terimakasih sama Ayah, yang selalu mengerti Ken" ucap Kenzo dengan tersenyum manis.


Ternyata dia tidak salah menerima Lucas sebagai ayahnya, Lucas dan keluarga nya sangat baik, dan memperlakukan mereka dengan sangat baik, tidak pernah merendahkan mereka sedikit pun.


Bersambung...

__ADS_1


Haiiii Rayders setia outhor, maaf ya outhor sedikit mengecewakan kalian, karena up nya bolong bolong, karena outhor lagi bolak balik Rs dan juga sedang mencari sekolah anak outhor, dan kemaren anak outhor juga habis menjalani operasi, jadi outhor tidak fokus untuk menulis, maaf yang sebesar besarnya ya..., nanti setelah urusan outhor selesai, outhor akan up rutin lagi seperti semula, terimakasih untuk kalian semua🙏🙏🙏🤗🤗🤗


__ADS_2