Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja

Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja
Bab 69


__ADS_3

Auuuu....


Buahahahaha.....


Pecah sudah tawa orang orang di sana melihat Anggia yang jatuh tidak estetik, saking terburu burunya, Anggian terpelesat karena ada kulit semangka yang tergeletak dan ke injak oleh Anggia.


"Tuh... kan Bude... belum juga selesai Ken ngomong Bude sudah jatuh, mana jatuhnya ngak elit banget lagi, sobek ngak tuh baju, mana baju kekecilan gitu, katanya orang kaya, tapi kok beli baju aja ngak bisa, malah pake baju ponakan Bude sih, itu baju ukuran anak tk kali yang Bude pake" cerocos Kenzo.


"Diam kau... bocah sialan, ini semua gara gara kau!!" pekik Anggia marah dan malu, sudah lah jatuh tapi tidak ada satu orang pun yang berniat menolongnya, malah mereka terpingkal pingkal melihat Anggia.


"Haiii... jangan diam dan tertawa saja, bantuin saya kek" kesal Anggia meminta tolong.


"Ogah mbak, saya takut bakal kena apeskaya mbak" tolak salah seorang yang dandananya tidak kalah heboh dari Anggia.


"Akkgg..... kalian mengesalkan semua, awas saja kalian, bakal saya aduin perilakuka kalian ini kepada Lucas, calon tunangan saya, pasti kalian bakal di marahi!!" teriak Anggia.

__ADS_1


"Haduuhhh.... mbaknya, kok ngak sadar sadar sih, apa muka mbak sudah mengalahi tembok, atau mbaknya amnesia, orang yang mbak bilang CALON TUNGAN mbak itu sudah sah... menjadi suami seorang Zahra yang mbak bilang ngak berkelas janda udik bin kampungan itu, perempuan kere beranak satu itu bisa ngalahin seorang Anggia yang katanya cantik **** dan berkelas ini" sinis salah seorang yang kesal melihat tingkah Anggia yang dari tadi sok iya itu, seolah olah dia yang paling dari segalanya.


Buahahaha.....


"Tanda tanda otw gila dia say...."


"Cinta bertepuk sebelah tangan"


"Kasihan sekali dia, sudah meng gadang gadangkan bakal jadi calon tunangan seorang Lucas, ehhh.... Lucasnya malah sudah nikah sama orang lain"


Begitu lah... ucapan ucapan yang keluar dari mulut para tamu undangan di sana.


Muka Anggia merah menahan malu, ingin rasanya dia menangis dan berteriak di sana, namun dia masih sedikit waras bisa bisa dia di katai gila beneran oleh orang orang di sana.


"Ayo Bude, mari aku bantu" ucap Kenzo yang pada akhirnya anak itu tidak tega juga melihat keadaan Anggia yang di bully oleh tamu undangan itu, yang sebagian besar adalah keluarga besar Lucas itu.

__ADS_1


"Minggir kau sialan, kalau bukan gara gara kau, dan Ibu kau yang kampungan itu, gue ngak akan seperti ini" bentak Anggia sambil menepis kasar tangan Kenzo.


Hampir saja Kenzo terjerembab oleh tepisan kasar Anggia itu, untung ada orang yang menahan tubuh kecik Kenzo itu.


"Wooiii.... jangan kasar dong, beruntung anak itu mau menolong loe, eh... malah loe kasarin dia, dasar orang ngak tau diri" sengit seorang perempuan muda yang tak lain adalah Sintia sepupu Lucas yang sedikit bar bar dari para sepupunya yang lain, dari tadi melihat drama antara Mommy Lusi, Anggia dan Kenzo itu.


"Apaan sih... loe bocah sialan!!" bentak Anggia kepada Sintia.


"Wooo.... untung mata abang gue ngak picek saat memilih jodoh, memilih kak Zahra yang jauh berkelas dari loe, ncek.... ncek.... benar kata ponakan baru gue, loe ngak mampu beli baju, lihat lah baju anak umur 7 tahun masih di pake, sudah mencetak seluruh tubuh loe, mana dada sampai tumpah kek gitu, loe lagi ngobral ya" ejek Sintia.


Anggia buru buru berdiri dengan cepat cepat, tidak ada lagi gaya anggun dan lemah gemulai lagi, dia lansung berjalan tanpa melihat ke kiri dan ke kanan ingin cepat cepat menghilang dari orang orang yang ada di sana, yang menertawakanya dan tidak ada satu pun yang mau menolongnya, jatuh sudah harga diri Anggia.


"Aakkkgggg..... dasar sialan, gue ngak terima di permalukan kaya gini, gue ngak terima, awas saja kalian semua, gue bakal balas semua penghinaan ini" teriak Anggia dia memukul mukul setir mobilnya dengan keras.


"Auuusss.... sial.... sakit" keluh Anggia tangannya kesakitan karena terlalu keras memukul setir mobil.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2