
Adrian kali ini benar benar ingin menunjukan rasa sukanya kepada Filona, gara gara kemaren sepulang meeting di sebuah mall. Adrian melihat Filona dan teman temanya lagi makan di restoran yang sama. Adrian melihat salah seorang teman laki laki Filona itu selalu mencuri curi pandang kepada Filona. Oohhhm.. Itu membuat Adrian kebakaran jenggot, ingin menghampiri mereka, namun sayang dia harus kembali kekantor secepatnya, karena menggantikan Lucas yang sedang ada urusan bersama nyonya boss.
"Pagi Lona" ujar Adrian menyapa pujaan hatiny, memberikan senyum terbaiknya.
"Pagi kak" ujar Filona dengan tersenyum canggung, entah kenapa klau sudah berhadapan dengan laki laki tampan, asisten sang abang ipar, hatinya selalu jedag jedug, membuat Filona selalu menghindari Adrian.
"Mau ke kampus" basa basi Adrian, mengajak cintanya itu berinteraksi.
"Iya kak" ujar Filona malu malu.
"Kakak anter ya?" tawar Adrian
"Ngak usah kak, kakak kan jemput abang" tolak Filona, yang ingin menghindari Adrian.
"Lona ikut Adrian aja, soalnya Lio mau abang suruh ke suatu tempat dulu. Emely juga ada urusan sama Mommy, abang bareng kakakmu saja yang anter Kenzo sekolah" ujar Lucas buru buru, namun semua orang menjadi bingung sendiri dengan ucapan Lucas tersebut, karena mereka tidak ada acara apa pun. kenapa Lucas ngomong seperti itu.
Namun Mommy Lusi, dan Daddy Bagas terkekeh melihat anaknya, sebagai orang dewasa tentu saja mereka tau apa tujuan Lucas.
Namun Filona tidak percaya begitu saja, mana ada tadi pembicaraan seperti itu, tadi abangnya itu diam saja, dan begitupun sang abang. kenapa tiba tiba sekarang mendadak punya urusan masing masing.
"Lio, tolong anter Daddy ke lapangan golf, yang di jalan mawar dulu ya" ujar Daddy Bagas tiba tiba, karena dia melihat Filona akan protes.
__ADS_1
"Emely, kamu ikut mommy ke butiq sebentar ya, soalny ada yang mama ambil di sana dan itu perlu bantuan kamu" ujar sang mommy yang selalu kompak dengan Daddy Bagas.
"Ayo sayang. Kita juga harus buru buru" ujar Lucas menggandeng tangan sang istri.
Kenzo berjalan mendekati Adrian.
"Om. Sini deh" ujar Kenzo menyuruh Adrian menunduk. Dengan patuhnya Adrian menerima perintah bocah itu.
"Om, kudu gercep loh om, soalnya ada cowok tampan yang suk kirim chat sama aunty, klau om ngak gercep yakin deh, aunty jadi milik cowok itu, om tau kan, perempuan itu butuh kepastian bukan kode kode kaya om itu, apa lagi aunty Lina itu orangnya ngak pekaan, klau dia peka sebagai cewek cantik dan banyak yang naksir, pasti sudah gonta ganti pacar dari dulu, untung aunty aku itu ngak peka, jadi masih jomblo dari lahir" bisik Kenzo membuat seketika memanas gara gara ucapan Kenzo, bocah ajaib yang sok dewasa ini.
"Emang kamu izinin klau om dekatin aunty?" tanya Adrian balas berbisik di telingan Kenzo.
"Ya ngak apa apa sih, walau om kurang tampan dan kurang kaya dari Ayahku, tapi om dapat di percaya, om laki laki baik, jadi aku restui, kapan perlu ajak nikah aja sekalian, biar dia ngak bisa isengin aku lagi" balas Kenzo.
"Baiklah. Do'akan Om bisa mendapatkan hati aunty kamu" ujar Adrian mengkusuk rambut Kenzo dengan gemas.
"Om..." pekik Kenzo, dia kesal rambutnya sudah tertata rapi malah di acak acak.
"Hehehe... Maaf maaf" ujar Adrian
"Kalian lagi bisik bisik apa sih?" tanya Filona yang penasaran.
__ADS_1
"Kepo...." ujar Kenzo cuek, meledek sang aunty dengan memeletkan lidahnya.
"Ncek... ngeselin" cibir Filona.
"Lagian aunty. Kepo amat sama urusan para laki laki, kurang kerjaan ya, mau di kerjain" goda Kenzo, berlari masuk ke dalam mobil Ayahnya, sebelum kena amuk oleh Filona.
Satu....
Dua....
Ti...
"Kenzoooo..." pekik Filona, belum juga Kenzo bilang tiga, sudah terdengar suara pekikan Filona.
"Nah kan. Cantik apanya coba. suara sudah kaya suara toa mesjid lagi adzan, mending suara bagus lah ini cempreng, apa yang di sukai sama laki laki coba, tapi semua teman teman aunty itu kebanyakan naksir sama aunty, heran deh" gerutu anak itu.
"Abang, kenapa suka sekali bikin aunty kesal hmm..." ujar Zahra geleng geleng kepala.
"Klau ngak ngeliat aunty ngamuk sehari itu, dunia Ken hambar bun, bagai sayur tanpa garam" kekeh Kenzo.
Lucas terkekeh mendengar ucapan anaknya itu, walau pun rumahnya rame gara gara pertengkaran Filona dan Kenzo, kadang berlarian di dalam rumah, gara gara ke usilan Kenzo, namun itu tidak masalah bagi Lucas dan keluarganya, itu sebagai hiburan buat mereka.
__ADS_1
Bersambung....