Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja

Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja
Bab 71


__ADS_3

"Lama banget sih... istri gue turunnya" gerutu Lucas di atas pelaminan seorang diri, sebentar sebentar matanya melirik ke arah tangga untuk melihat sang istri sudah turun apa belum.


"Sabar bro, nanya juga cewek, pasti dandan nya lama, apa lagi ini hari spesial masa sat set sat set lansung kelar" kekeh Andrian tiba tiba sudah berada di samping Lucas.


"Haiisss.... kebiasaan deh loe... ngagetin gue, klau gue jantungan gimana, masa bini gue lansung jadi janda perawan, ngak lucu kan!" sungut Lucas kesal karena sahabat sekaligus asisten nya itu sudah membuat jantungnya berpacu lebih cepat bukan karena sedang jatuh cinta, tapi karena kaget.


"Idih... lebay loe gitu aja di dramatisir, ehh... tapi bagus juga sih... klau loe meninggoy, jadi Zahra biar gue nikahin, biar dia ngak jadi janda perawan" kekeh Adrian.


Jangan di tanya, kepala Lucas sudah mengeluarkan tanduknya gara gara ucapan sahabatnya itu.


"Dasar asisten laknat loe..." kesal Lucas melihat Adrian.


"Canda Bro, gitu aja baperan, ngak asik loe ah..." kekeh Adrian tanpa dosa.


Lucas hanya mendengus kesal mendengar celotehan sahabat nya itu.


Tak...


Tak....


Tak...


Karena asik berdebat dengan Adrian dia tidak menyadari sang istri sudah berjalan menuju ke arah Lucas, di dampingi oleh Emely dan Filona.


Adrian yang melihat tiga bidadari cantik itu lansung mematung, dengan mulut sedikit menganga melihat kecantikan tiga orang gadis itu.


"Wooiii.... kenapa loe, kesambet" oceh Lucas yang belum menyadari kedatangan sang istri, sementara istrinya sudah gerogi karena mata para tamu menatap takjub dengan penampilan Zahra yang seperti barby hidup itu.

__ADS_1


"I-itu... loe lihat, ada bidadari di pesta loe" celoteh Adrian yang masih memandang ke tiga gadis yang semakin mendekat ke arahnya, tepatnya ke arah Lucas.


Saking penasarannya Lucas dengan sahabatnya itu, dia ikut melihat ke arah pandangan sahabatnya itu, apa sebenarnya yang membuat sahabat seperti orang ayan tiba tiba.


Lucas tak kalah melotot melihat kecantikan sang istri.


"I-ituu... bini gue bukan ya Yan... kenapa bini gue jadi berubah kaya bidadari gitu" celoteh Lucas yang tak berkedip menatap sang istri, hampir saja dia meneteskan liur nya, klau Daddynya menepuk bahu Lucas.


"Jangan jadi patung kamu, sambut kedatangan istri kamu itu, atau biar Daddy saja yang menyambut" kelakar Daddy Lucas itu.


"Daddy....!" kesal Lucas saat ke sadaran nya kembali.


Sementara Daddynya itu juga terkekeh melihat kekesalan sang anak.


Lucas buru buru menyambut tangan sang istri, dan memeluk pinggang Zahra dengan posesif, dia baru sadar saat melihat ke arah para tamu, yang menatap Zahra tampa kedip.


"Mas lagi ngomong apa, aku ngak dengar" ucap Zahra gugup, karena dia di tatap sedemikian rupa oleh para tamu, tentu saja Zahra jadi gerogi, dia takut ada yang salah dengan riasannya itu, dan membuat suami dan keluarga suaminya malu.


"Ngak ngomong apa apa kok sayang, Mas cuma bilang kamu cantik sekali, ingin rasanya mas ngurung kamu di dalam kamar saat ini juga, agar kamu ngak jadi tontonan orang orang, mas kesal melihatnya" bisik Lucas di kuping sang istri, deru nafas Lucas yang berhebus di leher Zahra membuat gadis itu merinding seketika.


"Apa dandanan aku ada yang salah ya mas, makanya mereka menatapku kaya gitu, klau gitu aku hapus aja ya mas, aku ngak mau membuat mas dan keluarga mas malu" ucap Zahra polos, tangannya sudah bersiap ingin menghapus makeup nya.


Lucas secepat kilat menangkap tangan mungil sang istri yang hampir saja merusak riasan nya itu.


"Haii... jangan di hapus sayang, ini cantik sekali" ucap Lucas lembut.


"Klau cantik kenapa orang orang pada menatap aku kaya gitu" lugu Zahra yang memang tidak suka di tatap oleh banyak orang.

__ADS_1


"Itu karena kamu malam ini sungguh cantik sayang, kamu ratunya malam ini, jadi karena itu mereka menatap kamu dengan kagum" jujur Lucas.


Pujian Lucas itu membuat pipi Zahra lansung bersemu merah bak kepiting rebus.


"Mas..." kesal Zahra dengan suara manjanya, membuat Lucas terkekeh melihat tingkah sang istri yang sedang malu malu itu.


"Jangan malu, tegak kan tubuh mu, dan lihat ke depan, sekarang kamu adalah istri Lucas Ceo terganteng di seluruh Dunia..." sombong Lucas.


Puk....


"Kebiasaan suka muji diri sendiri, dasar sombong" omel Zahra, sambil menepuk bahu suaminya itu.


"Auu... sakit sayang" rengek Lucas manja, dan itu tidak luput oleh pandangan mata para tamu, membuat tamu tamu Lucas itu melotot tidak percaya melihat tingkah Lucas yang imut itu, baru kali ini Lucas bermanja ria dan berwajah imut, biasanya dia menapilkan wajah kaku dan angkuh, sehingga orang orang takut melihatnya.


"Gitu tuh... klau macan kalau sudah ketemu pawangnya, lansung berubah jadi kucing imut"


"Kan klau berwajah imut gitu, ketampanan si bos bertambah berkali kali lipat"


"Cuma Zahra yang bisa bikin Bos klepek klepek"


"Aaakkkkggg.... ngak rugi gue datang ke pesta si bos sama Zahra, selain dapat makanan enak dan dapat sovenir aduhai mewahnya, dan sekarang bisa lihat wajah imut Ceo"


"Begitulah segelintir ucapan ucapan yang di lontarkan oleh para tamu undangan tersebut.


"Astaga anak itu... lansung kehilangan taringnya saat bersama Zahra" kekeh Mommy Lusi di dekat teman temannya, teman temanmu juga ikut terkekeh mendengar celotehan mommy Lusi itu.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2