Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja

Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja
Bab 93


__ADS_3

"Waahhhh..... pesawatnya bagus banget" pekik Kenzo kegirangan saat memasuki jet pribadi keluarga Lucas itu.


"Kamu suka sayang?" tanya Daddy Bagas melihat wajah bahagia Kenzo tersebut.


"Suka... suka banget malah Opa?!" sahut Kenzo penuh binar, sementara semua yang di sana tersenyum melihat tingkah Kenzo tersebut.


Begitupun dengan Filona, Filio dan Zahra yang juga kagum degan jet tersebut, namun tak mungkin juga mereka berteriak kegirangan seperti Kenzo, ini adalah kali pertama bagi mereka naik pesawat.


"Sini sayang...." ujar Lucas menyuruh sang istri duduk di sampingnya, Zahra hanya mengikuti perintah sang suami


"Ken duduk sam bunda...?" tawar zahra.


"Ngak ah... Ken mau duduk sendiri" tolak anak itu, yang mana matanya masih berkeliaran menjelajahi isi jet tersebut.


"Biarin dia sama Daddy aja sayang, kamu duduk aja sama suami manja kamu itu" ujar Sang mertua sambil menyindir Lucas yang tidak mau berpisah dari bininya itu.


"Biarin... Iri bilang boss, tu kan ada mommy klau mau minta di kelonin" cuek Lucas yang menyandarkan kepalanya di bahu sang istri.


Yang lain hanya terkekeh melihat ayah dan anak itu, tiada hari tanpa adu mulut, makanya semenjak Lucas menikah dan mempunyai rumah, mereka pun ikut mengungsi ke rumah Lucas karena di rumah mereka sangat sepi, klau di rumah Lucas ada Kenzo yang bisa menemani laki laki paruh baya itu.


Bahkan hewan peliharaan dan kesayangan mereka pun sebagian sudah di pindah kerumah Lucas tanpa se izin yang punya rumah, membuat Lucas hanya geleng geleng kepala, ini baru ada Kenzo bagaimana klau sudah ada cucu kandung mereka pikir Lucas.

__ADS_1


"Ra... biarin aja Ra, nanti sampai di rumah Oma, sudah pasti kamu jarang ketemu sama Lucas" kekeh sang mommy yang sudah tau kelakuan ibu nya.


"Loh... ngak bisa gitu dong My, klau gitu aku ngak usah pulang aja lah, yuk... kita turun sayang" ajak Lucas yang tidak rela di pisahakan dengan sang istri.


Puk....


"Kamu ini...." kesal Daddy Bagas memukul bahu sang anak.


"Abisnya Oma mau misahin aku sama istriku" kesal Lucas dengan wajah di tekuk.


"Emang kamu pikir kamu doang, kita sama tau" dengus Daddy Bagas mengeluh.


Tentu saja curhatan ke dua laki laki beda generasi itu membuat tawa mereka pecah.


"Jangan ketawa kalian, nanti ngak abang ajak jalan jalan sama shoping loh..." ancam Lucas bersungut sungut kesal.


Memang mereka perduli, bukan hanya Lucas saja yang bisa mentraktir mereka, banyak orang yang akan mengajak mereka jalan jalan dan shoping"


"Ngak usah di pikirin ucapan abang, tanpa abang juga masih banyak yang lain bakal ngajak kita jalan jalan sama shoping" kompor Emely.


Lucas hanya mendelik sebel dengan adiknya itu, Emely malah memeletkan lidahnya melihat ke arah Lucas.

__ADS_1


"Oh... Iya sayang, mommy mau kasih tau kamu dari kemaren, mommy lupa terus" ujar Mommy Lusi melihat ke arah Zahra.


"Apa mom...?" tanya Zahra penasaran


"Nanti kamu hati hati ya, di sana pasti ketemu mantan Lucas yang tidak tau malu itu" kesal Mommy Lusi, Lucas mendengar nama mantannya di sebut mommy mengeraskan rahangnya, dia lupa satu fakta, pasti wanita edan itu akan menemuinya di sana.


Zahra melihat ke wajah sang suami yang sudah kembali dingin, dia tau pasti Lucas sangat terluka oleh mantannya itu klau tidak, tidak mungkin Lucas akan bereakasi seperti itu.


"Kamu harus dekat dekat sama mas ya... dia perempuan gila, kenapa bisa bisanya mas dulu jatuh cinta sama perempuan itu hiii...." gerutu Lucas sambil bergidik.


"Ayah tenang aja, ada Ken ok..." ujar Kenzo mendengar cerita para orang dewasa itu.


"Ah... Iya Ayah lupa, klau Ayah punya super hero yang akan selalu membantu ayah" kekeh Lucas.


Di tempat lain, wanita yang sedang di perbincangkan oleh keluarga Lucas itu sedang bersiap siap menuju kediaman Oma Lucas, dia tau Lucas akan datang ke rumah Oma nya, karena dia melihat ada undangan pernikahan Lucas di rumah sepupunya.


"Gue ngak akan pernah melepaskan loe Lucas, salah loe sendiri yang tidak mau tidur dengan gue waktu itu, jadi jangan salahkan gue menganggap loe impoten atau gay, dan gue juga ngak tau klau loe lebih kaya dari laki laki itu, sekarang loe harus jadi milik gue" ujar wanita itu tertawa jahat sambil merapikan dandananya.


Wanita **** dengan pakaian minim itu berlenggak lenggok memasukan pakainnya ke dalam koper dan dengan percaya diri datang ke rumah Oma Lucas, dia percaya Oma Lucas pasti bakal menerima dia, karena mengingat keluarga mereka masih ada kerjasama dan juga Oma Lucas dengan Omanya juga bersahabat karib.


"Aku datang sayang... tunggu aku ya honey...." pekik wanita itu membawa kopernya keluar apartemen yang selama ini menjadi tempat tinggalnya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2