Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja

Cobalah Jadi Aku Sebentar Saja
Bab 46


__ADS_3

"Haiii... ada apa dengan mu? kenapa wajah mu kecut seperti asam purut" goda Mommy Lucas melihat tampang sang anak kesayangan sangat kusut tidak seperti biasanya.


"Mom... bisakah Mommy jangan menggangu ku" pinta Lucas memelas.


Alis Mommy Lisa lansung bertaut mendengar permintaan anaknya, dan memandang ke pergian Lucas dari hadapannya.


"Mom...." sapa Emely, saat melihat Mommynya masih terpaku melihat ke pergian sang abang.


"apa kamu tau... apa yang terjadi dengan abang mu?" tanya Mommy Lisa.


"Tau Mom... nanti kita akan bercerita saat sudah kumpul semua, klau Daddy sudah pulang" jawab Emely.


Brukkk....


Lucas menghempaskan badannya di kasur empuk di kamarnya sambil memandang langit langit kamarnya, tidak pernah selama ini Lucas galau gara gara perempuan, hanya Zahra yang bisa membuat Lucas seperti.


"Zahra... Zahra... kau membuat saya hampir gila Zahra" gumam Lucas.


Dia bangkit dari kasur dan masuk ke dalam kamar mandi, untuk membersihkan tubuhnya dan sekalian mendinginkan kepalanya.


Beberapa menit Lucas keluar dari dalam kamar mandi dengan wajah yang sudah segar, dia masuk ke walk in closed untuk memakai pakaian.


"Sebentar lagi kau yang akan berada di sini, untuk melayaniku Zahra" gumam Lucas berhayal Zahra sedang melayaninya mengganti baju dan memberikan kecupan kecupan manis di pipi nya, sampai sampai dia terkekeh dengan tingkah konyol sendiri.


"Mikir apa sih, gue... secara dia masih susah di taklukan, gue harus membujuk Mommy dan Deddy, semoga mereka mau menerima Zahra" Lucas bergumam.

__ADS_1


Lucas buru buru memakai pakaianya dan keluar dari walk in closed agar otaknya tidak memikir yang tidak tidak, dan buru buru mencari orang tuanya.


"Mom... Dad...." sapa Lucas saat sampai di dekat orang tuanya, yang sedang duduk santai di ruang keluarga itu.


"Hmmm... kata Mommy mu, tadi tampang kau kusut, apa ada masalah?" tanya Sang Daddy memang orangnya tak bisa basa basi.


"Hmm... benar" Angguk Lucas lemas.


"Haiii boy ada apa dengan mu, tak biasa biasanya kau menggalau seperti ini" kekeh sang Daddy.


Lucas hanya diam dan menyandarkan kepalanya di sandaran sofa mahal itu.


"Apa itu... gara gara wanita?" tebak sang Daddy.


"Wahhh... tebakan Deddy tepat sasaran, apakah deddy cenayang?" goda Emely, yang baru bergabung di sana, dan dia juga terlihat segar dan berganti pakaian.


"Katakan ada apa?" tanya Daddynya mulai mode serius.


"Aku menyukai karyawan ku Dad... tapi dia terlalu cuek, dan perisainya terlalu tangguh aku susah mendekatinya" ucap Lucas lemas.


Membuat sang Daddy terkekeh.


"Hahaha... kau bukan seperti Lucas Ferdinan yang seperti Daddy kenal, biasanya kau yang mengacuhkan wanita, tapi sekarang kenapa kau yang di acuhkan..? apa pesona mu sudah luntur?" ledek sang Daddy.


"Dadd....." kesal Lucas.

__ADS_1


"Iya iya, ceritakan siapa wanita itu, apa kelebihannya, kenapa dia bisa mengacuhkan mu, apakah dia sangat cantik" ucap Daddy


"Dia Zahra anak bagian keuangan, dia cantik, baik hati, pendiam, dan tak neko neko, dia anak yatim piatu, mempunyai dua orang adik kembar yang sedang kuliah, satu di ke dokteran, satu lagi sama dengan Emely bahkan mereka berteman akrab dan satu orang keponakan yang sudah di anggap anak sendiri berumur 7 th lebih, anak itu juga yatim piatu, semuanya Zahra yang menanggung hidup adik adik dan keponakannya, termasuk biaya kuliah dan sekolah adik dan keponakannya" Tutur Lucas.


"Waawww... ternyata dia gadis tangguh, Daddy suka dengan wanita seperti itu" ucap Daddy Lucas itu.


"Tapi tidak semudah itu mendekatinya, belum lagi adik laki-laki dan keponakannya sangat susah meyakinkan mereka, berhubung banyak kesulitan dan banyak masalah selama ini menimpa Zahra bla... bla... bla..." Lucas menceritakan semua tentang Zahra, Emely pun ikut memberikan komentar dan saran, karena dia sangat tau keadaan Zahra dan trauma Zahra beserta adik adiknya.


"Mommy akan mendekati mereka, Mommy juga ingin meluluh kan hati mereka dan kau akan mendapatkan gadis itu, tapi... dengan satu syarat" tutur sang Mommy.


"Apa syaratnya..." tanya lucas semangat.


"Kau tak boleh menyakitinya, dia sudah banyak menderita, kau harus melindunginya dengan dirimu" tegas sang Mommy.


"Itu sudah pasti Mom... jangan ragu kan lagi, aku menyukainya, sangat, dan aku berjanji akan menjaganya selamanya!" tegas Lucas


"Baik lah... Mommy percaya padamu" tutur sang Mommy.


"Terimakasih Mom... kau yang terbaik" ucap Lucas sumringah


"Ingat Mom... mereka sangat susah di takluk kan" sela Emely.


"Mommy tau" ucap Mommy Lisa tersenyum penuh arti.


"Sekarang tugas kau meluluhlan hati Zahra, adik adik dan keponakan Zahra serahkan kepada Mommy kamu" ucap sang Daddy memberi keputusan.

__ADS_1


"Aaakkk... semoga kalian berhasil meluluhkan hati mereka, dan menjadikan mereka keluarga, aku sudah tidak sabar" ucap Emely penuh binar.


Bersambung...


__ADS_2