DENDAMKU BERUBAH JADI CINTA SEIRING WAKTU

DENDAMKU BERUBAH JADI CINTA SEIRING WAKTU
PANAS DAN HOROR


__ADS_3

HARAP DI BACA MALAM AJA YA ....


Saat malam menjelang, Tiara masih saja belum berniat untuk tidur. Alex yang sedari tadi di ajaknya mengobrol sudah beberapa kali menguap, rasa mengantuk sudah menghinggapinya.


"Sayang, apa kamu tidak mengantuk?" tanya Alex.


Tiara hanya menggelengkan kepala. "Belum. Kalau Mas mengantuk, Mas tidur saja dulu." ujar Tiara.


Sedangkan Alex sendiri mana mungkin tega lebih dulu meninggalkan Tiara untuk tidur. Hingga sesaat kemudian Alex teringat kesepakatan yang Tiara buat dengannya.


"Sayang," panggil Alex.


Tiara yang akan mengambil rujak mangga mudanya seketika dia urungkan, dan menoleh ke arah suaminya yang kini sedang menatapnya. "Ada apa, Mas?"


"Apa kau tidak melupakan sesuatu?"


Tiara mengerutkan keningnya, dan mencoba mengingat hal apa yang ia lupakan. Tapi nyatanya Tiara tidak mengingat apa-apa.


Tiara menggelengkan kepalanya. "Kayaknya enggak ada deh," sahutnya.


"Benarkah!" tanya Alex yang memicingkan matanya.


"Hm," sahut Tiara. "Apa ada yang aku lupa?" tanya Tiara.


"Kena," batin Alex. Senyuman seketika terbit di bibir Alex.


Tiara yang melihatnya tersenyum secara misterius, seketika waspada. Pasti ada udang di balik batu, pikir Tiara.


Alex dengan cepat mengikis jarak antara dirinya dan Tiara. "Sayang, jika kamu lupa maka akan aku ingatkan," ujar Alex dengan memainkan kancing daster Tiara.


Tiara yang melihat gelagat suaminya seperti itu seketika menjadi gugup. Entah kenapa alarm di otaknya tiba-tiba saja berbunyi. "A-apa?"


"Apa kau lupa, apa yang kau janjikan saat akau mengizinkan mu membawa anak itu pulang." Alex yang mengingatkan.


"Oh ... itu," ucap Tiara dengan tersenyum.


Alex yang melihatnya sedikit heran melhat ekspresi istrinya, biasanya istrinya akan malu-malu jika urusan ranjang. Tapi sekarang sepertinya Tiara terkena hormon hamil, hingga sedikit membuatnya tidak malu lagi pikir Alex. Namun Alex senang jika melihat Tiara seperti itu.


"Ya sudah ayo," ajak Tiara. Dengan semangat Alex segera melepas piyamanya.


"Eh ... Mas mau ngapain?" tanya Tiara heran melihat suaminya yang sekarang sudah tel*njang dada.

__ADS_1


Alex menatap istrinya dengan heran. "Bukanya tadi ayo!"


"Maksudku ... ayo aku pijat," ujar Tiara.


"Huh," Alex tidak mengerti jalan pikiran istrinya. "Sayang, tapi waktu itu kamu bilang akan melayaniku di ranjang," ucap Alex.


Tiara memang menjanjikan pelayanan di ranjang, tapi maksud Tiara adalah akan memijat Alex sampai puas. "Mas, tapi waktu itu aku --"


Tiara tak dapat melanjutkan kata-katanya, saat suaminya dengan tiba-tiba mendorongnya hingga berbaring di ranjang. "Sayang, jangan bilang kalau aku yang salah faham." ucapnya dengan menatap Tiara dengan tajam yang sekarang di bawah kungkungan nya.


Tiara hanya mampu menelan saliva nya dengan susah payah, jika sudah melihat suaminya seperti ini.


Dengan perlahan Alex mendaratkan bibirnya pada kening Tiara, hingga turun pada kedua matanya, hidungnya, kedua pipinya, dan terakhir berlama-lama bibir pink Tiara. Melum*tnya dengan perlahan, menikmati rasa manisnya.


Hingga beberapa saat Alex melepas pangutan nya, saat di rasa pasokan udara yang dia hirup menipis. "Apakah sekarang aku yang salah paham, hm?" tanya Alex dengan telunjuknya menyentuh daun telinga Tiara hingga turun ke leher, membuat tubuh Tiara meremang. Alex sendiri bisa melihat Tiara yang berada di bawah kungkungan nya masih memejamkan mata dengan nafas memburu.


Tiara seketika membuka matanya, saat mendengar pertanyaan suaminya. Matanya tertuju pada wajah tampan suaminya yang sekarang begitu dekat dengannya. Kalau seperti ini bagaimana Tiara bisa menolak pesonanya yang begitu memikat.


Tanpa sadar Tiara menggelengkan kepalanya, dengan arah pandangnya yang masih menatap dengan dalam pada mata suaminya.


Alex tersenyum melihat reaksi istrinya, sungguh sangat menggemaskan. "Jadi, apakah kita sekarang akan melakukan olah raga ranjang?"


Tiara lagi-lagi menganggukkan kepalanya. Meskipun pikirannya menolak, tapi nyatanya tubuhnya berkata lain. Sial.


Yang di rasakan Tiara nyatanya juga di rasakan oleh Alex. Meskipun sekarang tubuh Tiara lebih berisi, tapi itu terlihat ****. Apalagi dadanya yang sekarang juga ikut membesar.


Alex kembali menyatukan bibirnya, pada bibir mungil Tiara, dengan tangannya yang tidak bisa ikut diam. Menyentuh setiap lekuk tubuh istrinya. Terakhir tangan itu menemukan dua bulatan yang sedari tadi menggodanya. Alex meremasnya dengan gemas, yang terasa sekarang lebih padat.


"Engh ...." Lenguh Tiara saat merasakan mulut Alex yang berada di salah satu dua bulatannya, menghisapnya dengan kuat.


Setelah Alex sudah puas dengan permainan mulutnya, segera melanjutkan dengan permainan intinya.


Tiara mencengkeram bahu suaminya ketika phyton sudah masuk ke dalam sangkarnya. Perlahan tapi pasti, Alex sudah menghentak nya hingga lambat laun hentakan semakin kuat.


Setengah jam kemudian Alex sudah melihat Tiara yang mulai kelelahan, hingga memutuskan untuk menyudahinya. Alex juga harus memikirkan keadaan anaknya yang berada di dalam kandungan Tiara. Di hentakan terakhir, phyton menjelajah rumahnya lebih dalam untuk menyemburkan bibit unggulnya.


"Arrgghh," erang Alex saat menyudahi olah raga ranjangnya.


Beberapa saat kemudian Tiara sudah terlelap di pelukan Alex dengan keadaan yang masih polos, dan hanya berbalut selimut.


"Tadi katanya tidak bisa tidur, sekarang sudah terlelap duluan," gumam Alex. "Seharusnya sejak dari tadi saja aku mengajaknya berolah raga, agar dia cepat tertidur." Alex tergelak mengingat kekakuan istrinya beberapa saat lalu.

__ADS_1


Dengan posesif Alex mendekap tubuh istrinya masuk ke dalam pelukannya, dan memutuskan untuk menyusul Tiara ke alam mimpi.


*


*


Di sisi lain Caca sedang bergulung dengan selimutnya, matanya dengan serius melihat layar laptop yang menyala di hadapannya.


Satu jam yang lalu, Rey keluar setelah Dino menghubunginya untuk membicarakan masalah pekerjaan. Tadi Rey juga sudah mengajaknya, tapi Caca menolak dengan alasan dirinya sudah lelah karena tadi sudah me time dengan mommy, Tiara dan juga Zio.


Tidak sengaja Caca menemukan film bergenre horor dari negara Jepang, Kayako vs Sadako. Sebenarnya tadi niatnya hanya ingin melihat drakor kesukaannya, tapi Caca penasaran dengan film itu.


Film yang semakin lama semakin menegangkan. Apalagi malam itu sudah mulai turun hujan dan disertai petir.


Caca semakin menyembunyikan tubuhnya saat adegan film itu menayangkan hantu yang berjubah putih dengan rambut panjang mulai keluar dari layar televisi. Film itu semakin menegangkan saat suara decitan lantai yang terbuat dari kayu itu berderit dengan keras.


Paranormal di film itu ingin mengadu kekuatan Kayako dan Sadako, agar bisa mematahkan kutukannya. Tak lama kemudian ada hantu satu lagi yang keluar, mengenakan baju putih dan rambut panjang. Apalagi dengan mulut yang menganga lebar, wajah yang putih pucat juga mata yang menyeramkan.


Hantu itu ternyata justru mendekati kedua gadis yang berada di dalam rumah kutukan itu. Semakin lama, hantu itu semakin dekat. Hingga ....


Duar ....


Petir bergemuruh dengan kerasnya.


"Ahhhhh," teriak Caca yang terkejut. Dengan segerah Caca langsung menutup laptopnya yang masih memutarkan film itu.


"Kenapa Uncle tidak pulang-pulang," gerutunya. Matanya mengedarkan ke segala arah di dalam kamarnya itu.


Mata Tiara tidak sengaja terarah pada gorden yang berwarna putih. "Kenapa aku jadi merinding," ucap Caca dengan memegang tengkuknya. Apalagi gorden itu sesekali seperti bergerak.


Caca yang sudah tidak nyaman akhirnya lebih memilih berdoa. "Allahumma lakasumtu --"


Caca menghentikan doa-nya saat di rasa doa-nya tidak tepat. "Ya ampun, kenapa malah doa berbuka puasa," ucap Caca dengan menepuk keningnya.


Brakk ...


"Mama ...." Teriak Caca yang langsung melompat turun dari ranjang, dan berlari keluar kamar menuju kamar mertuanya.


Padahal tadi adalah suara dari jendela kamar Caca yang tertiup angin, karena Caca tadi lupa menutupnya.


...----------------...

__ADS_1


...GIMANA MAN TEMAN, NGERASA PANAS APA NGERASA MERINDING? 😁...


...JANGAN LUPA VOTE, LIKE, DAN KOMEN. TERIMA KASIH, SEMOGA SEHAT SELALU. AMINNN....


__ADS_2