Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
wisata di london


__ADS_3

hari cerah telah menyinari london dengan sinar matahari walaupun hari cerah tetapi di london turu salju sejak kemaren malam.


Alex berserta istri dan sahabat sudah bersiap untuk menjelajahi negara london ini sampai puas, sekarang mereka mencari Bus sebab istri tersayangan sangst menginginkan naik Bus.


"kata nisa ,mas nisa sangat merasakan menaiki bus apakah berbeda di negara kita begitu katanya". alex tidak mau menolak dan terlihat wajah dari nisa dia sangat menginginkannya, akhirnya alex menyewa Bus selama mereka di london.


sekarang mereka berada di Tower Bridge sebuah jembatan dengan gaya khas victoria tersebut menopang sebuah jalan raya yang melintas sungai Thames



"Dewi, bel ayo kita 'turun dari bus kita berjalan kaki dan menikmati keindahan tower bridge ini, mas boleh ya kita berjalan kaki setelah puas baru naik bus lagi kata nisa".


"boleh sayang tapi ingat jalannya jangan terlalu jauh peringatan dari alex. nisa menanggukan kepalanya".


"yang kalian terus bersama kami akan mengikuti alian dari belakang kata rio sambil merapikan hijab dewi".


"dan untuk mu bela jangan berlarian kesana -sini, disini sangat ramai jika kalian terpisah sangat sulit menemukan kalian kata victor".


"mas bela bukan anak kecil lagi", seru bela dengan kesalnya dan menghentakan kakinya,memegang tangan nisa dan dewi menurun dari bus untuk menelusuri tower Bridge ini, banyak para turis menyatakan bahwa jembatan ini sangat panjang.


mereka banyak mengambil foto di sini sebagai kenangan tiba di rumah nanti.


Big Ben



disinilah mereka sekarang hampir 2jam mereka di tower Bridge,jika saja rio tidak menyatakan apakah kalian tidak menginginkan lokasi yang selanjutnya, jika tidak mereka bertiga ini tidak akan mau stop berjalan.

__ADS_1


hal yang menarik dari Big Ben Ini adalah merupakan menara jam tempat wisata ini adalah ketetapan waktu, sebab masyarakat london sangat menepati waktu mereka.


"mas ayo kita berfoto bersama dari tadi kita belum memiliki foto berdua kata nisa dengan kesalnya".


"sayang jangan kesal nanti cantiknya hilang ayo kita foto bersama, kita dapat minta bantuan juru foto disana".


alex menemui juru foto meminta bantuan untuk menfoto mereka. juru foto mengatur posisi tak lama terdengar suara clek kamera berbunyi.



"alex mengucapkan terima kasih pada juru foto setelah membantunya dan juru foto mengembalikan kamera alex".


"sayang kamu terlihat cantik puji alex dan mencium keningnya nisa. nisa merasa malu sebab di cium di depan umum".


"Nisa panggil dewi, ternyata kamu di sini nis tadi kami berfoto disana" kata dewi.


dewi menunjukan fotonya bersama rio ke nisa



"waw nisa kalian romantis sekali tapi dimana bela sebaiknya kita makan siang dulu lapar nis kata dewi mengelus perutnya".


"sayang lapar tanya rio. ya mas dewi lapar tapi bela dan tuan victor kemana kata dewi".


"jangan ditanya dewi itu mereka kesini tunggu kenapa dengan bela senyum sendiri kata nisa".


"biasalah nisa pasti dia jahil lagi kata dewi. vic kenapa dengan wajahmu itu di tekut kata alex".

__ADS_1


"bos bela minta berfoto di tepi jalan aku khawatirkan tapi dia malah menariku memaksa berfoto kata victor menggelengkan kepalanya memikirkan sikap istrinya tadi".


"bela mana hasi fotonya tanya dewi. ini dia kata bela menunjukan fotonya".



"tapi bagus kok kata nisa. bagus kan nisa, dia malsh marah kata bela".


"ayo kita mencari sarapan siang kata dewi dan menarik kedua sahabatnya".


sekarang mereka sudah sampai di cafe dan menikmati sarapan siangnya.


"sekarang kita mau kemana lagi kata dewi sambil memandang sekitarnya".


"karena hari sudah mulai gelap sebaiknya kita ke london eye, karena di sana sangat indah ketika malam hari kata alex".


London Eye



Alex mengajak Istri dan sahabatnya menaiki london eye yang menyajikan permandangan kota london.


mereka sangat menikmati keindahan kota london dari atas bela tidak menyiakan kesempata ini dia asyik foto dan di bagikan ke IG Pribadinya.


dewi dan rio saling berpegangan tangan dan menikmati segelas chocolatos dan menikmati permandangan.


victor hanya mengawasi bela dia takut nanti istrinya lelah.

__ADS_1


alex memeluk nisa dari belakang dan mencium pundak nisa itu membuat nisa malu.


bela yang tidak menyiakan keromantisan sahabatnya dua juga mengabadikannya.


__ADS_2