
Annisa dan lainnya masih berada di rumah sakit membereskan barang yang berserakan acara yang telah usai, bibi dan pak bayu membawa kado firza ke dalam mobil di bantu oleh salah satu satpam.
putri, dewi membereskan sampah di atas panggung permainan sulap dan badut, bela dan dan naya membereskan bekas piring yang dipakai untuk makan cake dan nisa membantu firza untuk membagikan sisa kue dan cake ke pengemis berada disekitar rumah sakit.
Alex, rio dan victor hanya tersenyum hangat melihat para wanitanya bekerja mereka berniat membantu tapi dilarang.
setelah membereskan semua yang berserakan mereka berada di kantin untuk makan karena merasa lapar setelah bekerja keras. tiba-tiba pak bayu datang menghampiri nisa dan lainnya dengan raut wajah yang tegang.
Nona nisa, ya pak,kenapa wajah bapak terlihat pucat apa bapak sakit mari kita periksa kata nisa, tidak nona saya bukan sakit tapi. tapi kenapa pak jangan membuat kami penasaran tanya bela.
begini nona setelah saya dan bibi sampai dirumah, saya mendapatan kabar dari nyonya hana bahwa keluarga Wijaya sudah mengetahui kalau tuan dan nyonya gunawan berada di negara ini non tapi mereka belum tau bahwa tuan dan nyonya koma dan di rawat di rumah sakit.
__ADS_1
apa kenapa mereka bisa mengetahuinya pak bukankah kita sudah menutupi keberadaan om dan tante gunawan tanya bela. saya juga tidak tau nona bahkan teman saya juga tak tau non ucap pak bayu.mungkin mereka selama bertahun ini terus mencari keberadaan kita di berbagai negara dan negara ini lah saatnya mereka jelejahi kata dewi.
kamu benar dew mereka terus mencari kita dan untuk apa lagi mereka mencari kita pak atau mereka menginginkan kematian kita pak, dan bukankah mereka duluan yang menghancurkan kehidupan ayah dan ibu terus untuk apa lagi mereka mencari kami pak ucap nisa sambil menangis histeris. Alex dan lainnya bingung apa hubungan keluarga nisa dengan keluarga Wijaya yang cukup ternama di negara S.
sekarang kita harus gimana pak bayu, apa kita harus melarikan diri lagi seperti sebelumnya hiks hiks belum puaskah mereka memperlakukan kedua orangtuaku. firza menangis melihat keadaan bundanya siapa meteka yang membuat bundanya ketakutan sepeti ini, untung saja keadaan kantin sepi hinngga tak ada seorang pun apa yang tengah terjadi.
Nisa ini lah saatnya kita lawan mereka, kita bukan lagi seperti 9tahun yang lalu yang ketakutan dengan keadaan ini. kamu harus bisa melindungi keluargamu nis, untuk apa gunanya kita selama ini belajar dan berlatih untuk selama ini kalau bukan untuk saat ini
kamu juga menyatakannya bukan mereka pasti akan menemukan kita dimana saja kita berada sudah saatnya kamu Annisa Gunawan seorang putri kebanggan orangtuamu keluar dari persembunyian ini dan tunjukkan siapa Annisa Gunawan kata dewi penuh dengan kepercayaan.
Nisa menarik nafasnya dia harus bertindak cepat pertama yang harus dia lakukan adalah keamanan orangtuanya dan dia merasa inilah saatnya memindahkan kedua orangtuanya.
__ADS_1
Nisa menghubungi bibi : Assalammualaikaum bi apa semuanya sudah siap bi dan bagaimana dengan peralatan yang dibutuhkan.
semua sudah siap nona disini peralatan untuk menopang kehidupan nyonya dan tuan sudah ada nona di sini juga ada dokter dan suster yang telah berada di sini nona tadi pak bayu menghubungi mereka. baik bi sekarang nisa akan bawa ayah dan ibu pulang.
Alex yang melihat keadaan nisa melihatnya tak tahan lagi tiba dia membalikan badan nisa dan melihat wajah yang penuh dengan airmata yang mengalir deras ia pun memeluk nisa dan semua berada di sana hanya bisa diam membeku karena tingkah alex sedangkan nisa hanya diam.
menangislah jika itu membuat hatimu tenang bujik alex.tuan apa yang harus kulakukan jika mereka datang hiks hiks tangisan nisa membuat alex sakit. kamu tidak sendirian ada aku bersama dan sekarang ayo kita pindahkan orangtuamu jika membuatmu tenang ucap alex nisa menangguk sekarang dia memang membutuhkan seseorang.
Firza bersama aunty naya dulu ya sayang, baik bun,firza tau keadaan bundanya ia hanya menanggukkan kepalanya. naya tolong ya minta nisa. baik nis ayo firza ke taman ucap naya. firza menanggukan kepala. firza jangan sedih nanti bundanya ikut sedih, baik aunty.
Nisa dan Alex menyiapkan yang dibutuhkan untuk memindahkan orangtua nisa dewi dan bela menemui direktur rumah sakit karena mereka telah mempersiapkan semua sejak lama tinggal mendapat persetujuan dari pihak rumah sakit untuk merawat orangtua nisa di rumah.
__ADS_1
sedangkan rio dan victor mengamankan keadaan. diluar rumah sakit dan disana sudah ada ambulans. nisa mendorong brankas ibunya sedangkan alex ayahnya nisa semua barang orangtua nisa dibawa oleh pak bayu dan salah satu pengawal alex.
setelah semua siap mereka segera membawa orangtua nisa pulang dan melengkapi peralatan yang diperlukan dalam mobil ambulans tidak lupa dengan dokter yang akan memeriksa mereka setiap menitnya.