
Setelah mendengar jawaban dari firza alex dan nisa merasa senang, orangtua nisa juga terharu atas pernyataan dari firza begitupun dari adik dan sahabatnya.
om alex boleh tidak firza panggilnya ayah kata firza, mengangkatan wajahnya ke atas dan melihat wajahnya alex yang masih dalam pelukan alex.alex menanggukan kepalanya tanda setuju, dan dia mengeluarkan senyuman yang tipis.
yea, akhirnya firza punya ayah, nanti boleh tidak ayah mengantar firza ke sekolah kata firza. boleh nanti ayah dan bunda yang akan mengantar firza ke sekolah kata alex dan mengusap rambut firza. mereka yang berada di sana merasa terharu naya merasa bahagia melihat kebahagiaan kakaknya dan orangtua nisa juga merasa kebahagiaan dari firza putra kandungnya walau mereka dianggap sebagai nenek dan kakeknya.
sekarang firza, ayah dan ibu istirahat hari sudah menunjukan jam sembilan malam kata nisa. bunda, firza masih mau bersama ayah kata firza dengan gemesnya. besokan firza bisa bermain sama ayah, esok kita bermain bola bersama om lainnya gimana kata alex.
hore besok firza bermain bola bersama ayah, ayo ama, apa kita tidur di kamar kata firza. firza mencium pipi nisa dan alex dan mengucapkan selamat tidur pada lainnya, sedangkan nisa dan alex mencium tangan orang tua nisa mereka ditemani oleh bibi dan pak bayu.
sekarang tinggalah para anak muda dan sepasang pasangan yang baru saja dilamar. ayo kita bermain Trut or Dare kata bela dengan semangat. semangat sekali bela, sepertinya dia ingin tau rahasia victor tu kata dimas dengan gaya ngecesan.
puk, aduh bel kau ini suka sekali pukul kepala ku ini kata dimas. bukankah kau juga kata bela melototkan matanya. sudahlah kalian ini selalu saja ribut, ini botolnya kata dewi.
__ADS_1
saatnya permainan dimulai dimulai dari Nisa, Nisa memutar botolnnya, berhenti pada victor.
aku yang akan beri pertanyaannya kata eza yang mengangkat tangannya duluan. pertanyaannya adalah kenapa seorang victor bisa menyukai sahabatku yang cerewet ini kata eza. wah lihat tu bela wajahnya malu menunggu jawabannya goda dimas.
karena cerewetannya selalu saja menganngu hidup dan jika dia diam itu membuatku rindu dengan cerewetnya kata victor. wah kak victir sudah bucin dengan sahabatku ini dan lihat dia tersipu malu kata naya. nah ayo kak victor putar botolnya sambung naya.
bola berhenti pada nisa. yeay botolnya berhenti pada kakak ipar, biar aku yang bertanya kata naya. sekian banyaknya dokter muda di rumah sakit, kenapa kakak iparku ini menyukai kakakku yang arogant ini kata naya. tanpa mereka sadari alex juga menanti jawaban nisa.
tak akan ku biarkan orang mengambil atau menyentuhnya sedikit pun ancam alex. sepertinya sahabatku telah menemukan pelindungnya bisik dewi dan bela.
sebaiknya kita sudahi permainan ini lihat hari sudah larut dan esok eza dan naya harus melanjutkan pengobatannya kata dewi. dewi ingatkan lagi dimas kan penasaran dengan rahasianya naya kata eza. sebaiknya kita istirahat semuanya, tuan alex besok harus memeriksa email yang baru masuk kata rio dengan tegas.
wah lihat tu dew pacarmu tak asyk, pemikirannya hanya kerjaan saja kata bela dengan cemberut. nisa dan alex hanya menggelengkan kepalanya dan akhirnya mereka istirahat semuanya.
__ADS_1
Dalam kamar, alex berdiri di jendela memikirkan perkataan nisa dan dia bersumpah tak akan membiarkan siapapun menganggu wanitanya dan selalu melindunginya karena tadi victor membisikan sesuatu.
bahwa keluarga wijaya masih berusaha mencari keluarga nisa tak lain adalah orangtua nisa dan dia berniat akan menyiapkan perjagaan yang ketat sekeliling nisa dan keluarga.
keesokan harinya nisa menyiapkan sarapan pagi bersama bibi karena yang lainnya masih betah dengan mimpinya. setelah menyelesaikan masakannya nisa membangunkan sahabatnya dan firza juga ayah dan ibunya. untuk para pria dibangunkan oleh pelayan villa.
selesai sarapan sesuai janji semalam alex bersama firza bermain bola tiga lawan tiga dengan kelompok firza, alex dan dimas dan satu lagi victor, rio dan salah satu penjaga vila. Nisa menemani orangtuanya terapi yang di kerjakan oleh eza kemudian naya.
Bela dan dewi menyiapkan makanan siang bersama putri. kak eza kapan sih melamar kak putri, kak alex saja berani melamar nisa, masa kak eza kalah dengan kak alex yang arogant itu kata naya dengan cemberutnya.
sabar ya adik sepupu kesayangan kak eza ini pasti saatnya tiba pasti kak akan menjanjikan kak putri sebagai kak ipar sepupumu kata eza. baiklah naya akan nunggu nisa, om dan tante sebagai saksinya.
Nisa merasa bahagia karena putri yang selama ini dia anggap sebagai kakak sendiri akan menemukan kebahagiannya.
__ADS_1