
Sudah empat bulan usia kandungan ketiga calon ibu mereka akan merayakan syukuran empat bulanan di kediaman keluarga Gunawan. ini permintaan dari ibu nisa dia ingin merayakan empat bulan usia kandungan putrinya di rumahnya.
mereka juga mengundang anak yatim piatu dan tetangga sekitar, ustad juga sudah di panggil untuk memimpin acara berlangsung. Bibi juga mempersiapkan snacknya dari toko cake nisa cake and bakery.
Nisa dan lainnya sudah duduk di tempat yang disediakan. ayah nisa sudah meminta pada ustadz untuk memulai acara syukurannya.
Ustadz pun menceritakan sepegalan kisah kelahiran nabi muhammad saw juga berceramah untuk menjadi orang tua yang baik.
kemudian mereka mengaji Al-Qur'an bersama Alex sekali mengelus perut nisa uang sudah besar itu. Nisa membaca surat yusuf dengan merdunya membuat alex merintikan air matanya, dia merasa bersyukur memiliki nisa sebagai istrinya.
dan dilanjutkan dengan dewi dan bela membaca surat Maryam dan surat An-nisa.Indah dan firza senantiasa duduk di samping oma dan opanya.
sudah dua jam berlalu para anak yatim piatu dan para tamu sudah meninggalkan acara tapi sebelum itu Alex memberikan beberapa bantuan kepada anak yatim piatu yang hadir begitu pun para tamu.
mereka mendoakan agar calon ibu sehat sampai hari melahirkan dan memperoleh anak yang sehat.
__ADS_1
"sayang kamu lelah apa mau kita ke kamar untuk istirahat "kata alex. "nisa ndk kecapean mas"kata nisa dan mengelus rahang alex. alex tersenyum dan mencium perut nisa.
"sayang kamu juga ingin seperti kita"kata dimas dengan menggoda naya. "mas jangan seperti ini malu dilihat orang"kata naya tetlihat senyum malu.
"nona ini minumannya"kata putri membawa empst gelas jus. "terima kasih kak, ayo duduk kak bagaimana toko perhiasan milik kakak"tanya dewi.
"alhamdulillah semuanya lancar nona" kata putri. "kak bagaimana ayah di kantor "seru nisa. "semuanya baik nona, tuan besar juga semangat mengurus perusahaan Gunawan family group.
"firman,alhamdulillah acara pengajian empat bulanannya lancar"kata hartawan." benar sekarang kita menunggu cucu kita lahir ke dunia"kata firman.
"bibi bagaimana putri sudah ngisi belum"tanya mommy. "belum nyonya sepertinya putri juga berharap cepat hamil, tapi Allah belum izinkan "kata bibi
"rio, victor saya tidak menyangka bahwa kehidupan kita seperti sekarang, lihat mereka terlihat bahagia "kata alex menatap nisa dengan senyuman. "benar tuan ketika tuan menemukan sosok nona nisa, ksmi pun menemukan seorang yang dapat menerima kami"kata victor.
"tugas kita sepertinya bertambahkita harus melindungi keluarga kecil kita"kata alex. rio dan victor tersenyum.
__ADS_1
"kak putri mengapa wajahmu terlihat pucat "kata dewi di sampingnya. "tidak nona mungkin kurang istirahat mempersiapkan acara pengajian, nona akan ku bawakan makanan ringan"kata putri.
"kak biar bibi wati yang mengambilnya lihat wajah kak putri mari nisa periksa"kata nisa. putri menolak ketika akan berdiri putri kehilangan kesadarannya.
Brak "kak putri"teriak ketiga calon ibu itu terkejut melihat putri sudah tak sadarkan diri.
"Putri, sayang bangun mengapa jadi begini"ksta eza dengan wajah khawatir. "nona apa yang terjadi dengan putri bibi nona"kata bibi yang sudah menangis.
"sebaiknya kita bawa putri ke kamar agar d as pat diperiksa"kata ibu
"Dimas bagaimana" kata eza dengan lirihnya duduk di samping putri dan mencium tangan putri. yang masih pingsan. "sebaiknya nona dewi yang memeriksa lebih lanjut agar apa yang saya diagnosa benar" kata dimas dengan senyuman.
Dewi mengerti dengan perkataan dimas dia segera memeriksa putri secara menyeluruh.
"selamat kak, sekarang kakak harus menjaga kak putri dengan extra"kata dewi memberi selamat pada eza dan putri yang sudah sadar.
__ADS_1
"sepertinya anggota keluarga kita bertambah satu lagi"kata bela dengan senyuman.
para orangtua merasa bahagia karena kembali mendapatkan cucu. "mas putri hamil hiks"tangisan putri merupakan tangisan kebahagiaan inilah dari dia dan eza tunggu.