
Satu minggu setelah kejadian itu keadaan firza sudah membaik katena ia hanya mengalami luka ringan walau ia bersikap manja terhadap nisa apalagi ketika nisa ke kantor dan rumah sakit firza terus saja bermanja hingga membuat nisa kewalahan akhirnya nisa memutuskan cuti selama satu minggu dari pekerjaanya di rumah sakit dan sudah seminggu ini nisa hanya di toko nisa Baktery.
Alex juga seminggu ini tidak bertemu dengan nisa karena kesibukan di perusahaan hingga membuatnya fokus dan mengurangi fikiran yang negatif.
Hari minggu ini Nisa dan lainnya mengadakan kegiatan sosial ke panti asuhan Amanah kegiatan ini sudah setahun mereka tekuni.
Firza sedang bermain dengan kelinci ysng dulu ia beli sekarang kelincinya sudah memiliki banyak anak.firza melihat induk kelincinya hanya diam dan menjauh dari anaknya.melihatnya firza jadi cemas ketika ia mencari nisa hanya ada dewi di ruang tengah.
Aunty dewi kelinci firza kayaknya sakit dari tadi hanya di tidak mau bermain bersama anaknya ucap nisa. ayo kita bawa kelincinya ke dokter hewan sekarang firza ganti pakaiannya dulu terus minta izin ke bunda nanti dicarikan. ya aunty dewi
setelah meminta izin firza dan dewi menaiki motor ke dokter hewan, karena firza ingin menaiki motor ,dalam pertengahan perjalanan tiba-tiba motor mereka mogok dan berhenti
dewi menyuruh firza duduk di kursi sambil memrganng kelincinya. dewi sangat kesusah as n dalam memperbaikinya karena ia kurang paham dalam otomotif biasanya pak bayu yang mengurusnya karena hari ini pak bayu mengantar nisa dan bibi ke swalatan membeli perlengkapan bahan kuenya.
aunty,kenapa lama sekali nanti kelincinya tambah sakit, ya sayang kita panggil taksi saja ya supaya cepat. sebelumdewi menghubungi taksi online tiba saja ada mobil mewah yang berhenti di depan mereka, firza ketakutan melihat mobil mewah itu.
aunty kenapa mobil itu berhenti di depan kita dia tidak jahatkan aunty, tidak sayang sepertinya aunty kenal dengan mobil yang didepannya.keluarlah seseorang dari mobil dan menghampiri mereka.
pak rio ucap dewi, nona dewi mengapa berada di tempat sepi ini tanya rio. oh begini pak kami mau ke dokter hewan karena kelincinya firza tiba sakit dan motor saya mogok dan mati kata dewi.
__ADS_1
sebaiknya kalian berangkat bersama saya nanti motornya biar diantar ke bengkel oleh anak buah saya, bagaimana ya pak saya takut merepotkan pak rio nantinya. tidak nona saya tidakmerasa merepotkan, aunty kata firza yang telah mulai kelelahan
baiklah pak saya anggap ini adalah utang nanti saya akan menggantinya, terserah nona dewi.
kemudian mereka menuju ke doktor hewan. setiba disana mereka disambut oleh resepsionis disana untuk mendaftarkan kelinci firza, tidak lama nama kelinci firza dipanggil dan diperiksa oleh dokter hewan dan ternyata kelincinya menderita lambung dan harus dirawat inap beberapa hari.
Firza: aunty jadi kelincinya benar sakit kata firza dengan sedihnya. ya sayangnya aunty kelincinya butuh istirahat dulu disini, bagaimana kita beli eskrim atau ke tempat bunda. kita beli es krim dulu aunty belinya yang banyak ya aunty untuk stok di rumah. baiklah sayang nanti kita beli yang banyak.
terimakasih pak rio karena telah mengantar kami kesini sampai menyita waktu pak rio ucap dewi.oh tidak apa nona dimana sebelum nona beli eskrim kita makan siang di restoran setelahnya saya antar kalian pulang.
firza mau om, firza mau makan ayam goreng boleh kan aunty kata firza dengan wajah imutnya membuat dewi tidak sanggup untuk menolaknya.baiklah sayang dengan wajah imutmu membuat aunty tak bisa menolaknya ucap dewi sambil mengusap kepala firza.
sedangkan di toko kue,bela mendapatkan foto dewi dan rio yang diambil Secara diam oleh firza. Nis lihat firza mengirim foto seorang yang lagi kasmaran tapi tidak memberi tahu kita bahwa mereka udah janjian makan bersama membawa firza lagi dengan alasan mengantar kelinci ke dokter.
Bagus dong jadi dewi nggk jomblo lagi tinggal yang sebelah nisa yang belum ucap nisa sambil bercanda,siapa nis orangnya tanya bela. kak bukankah dari tadi kita bicarakan seorang disamping kata nisa kepada putri.
bela nis, emangnya bela kenapa. bukankah nona bela dekat dengan tuan victor orang kepercayaannya tuan alex ucap putri. ih kak putri kami hanya sekedar rekan bisnis saja karena perusahaan kita kan sering kerja sama beda tu dewi udah makan bersama. putri dan nisa hanya senyum dan. berdoa untuk para sahabatnya.
maaf nona dewi kapan untuk melanjutkan pengobatan tuan alex tanya rio sambil memperhatikan firza makan es krim. sebaiknya pak rio tanya ke nisa langsung yang saya tau nisa akan melanjutkannya jika pengobatan awal
__ADS_1
berhasil,jika di lakukan langksh sel as njutnya akan berdampak buruk bagi pasien ucap dewi.
sepertinya pak rio sudah sangat dekat tuan alex, saya melihat kekhawatiran di wajah anda untuknya tanya dewi. tuan alex itu seperti keluarga saya sendiri yang menanggapnya seperti saudara yang tidak pernah saya peroleh dari keluarga saya, karena saya anak tunggal nona ucap rio
sepertinya nona yang lebih dekat dengan dr nisa selain teman sesama dokter yang bekerja di rumah sakit, nona sangat dekat dengan keluarga nona nisa. sebelum dewi menjawab firza menyela.
aunty firza ingin ke toilet mau pipis seru firza, firza ingin aunty temani kata dewi. tidak aunty firza bisa sendiri,firza kan udah besar. benar keponakan aunty sudah besar tapi ingat hati dan sudah selesai langsung kesini, baik aunty.
rio madih menunggu jawabannya dewi sambil memperhatikan langkah kaki firza.
maaf pak rio menunggu lama, oh tidak apa nona saya paham. nisa itu sudah saya anggap sebagai saudara kandung saya begitu pula dengan firza saya anggap sebagai putra saya. karena sejak kami bertiga sekolah dasar nisalah yang menjaga saya dan bela sebab kami berdua adalah yatim piatu dan ketika kami mendengar nisa pindah ke negara ini kami pun mengikutinya karena hanyalah nisa dan keluarganya yang mau menerima kami, oh maaf pak rio saya jadi curhat tentang hidup saya kata dewi.
nona izinkan saya untuk menjagamu untuk selamanya kata rio, mendengar ucapan rio dewi menjadi terkejut dan berharap firza segera datang. maksudnya pak rio tanya dewi. saya menyukai nona sejak ada penyerangan di rumah sakit apa nona menerima saya untuk menjaga nona kata rio masih dengan wajah datarnya.
dewi tersenyum manis saat mendengar ucapan rio mengenai perasaan rio terhadapnya dalam hatinya sangat karena dia juga menyukai orang yang dihadapannya ini, kalau aunty juga menyukai om rio jawab cepat aunty jangan diam saja nanti om rio nya kabur. mendengar ucapan firza dewi jadi kaget, firza sejak kapan berada disini sudah selesai urusannya ucap dewi mencoba untuk mengalihkan pembicaraan.
aunty jangan mengalihkan perhatian firza aunty dari tadi firza di sini tapi aunty yang tidak tau. dewi menanga mendengar ucapan firza yang dewasa itu. aunty ayo cepat jawab tu omnya udah nunggu, dewi menjadi malu bersemu merah pipinya dia hanya menanggukkan kepalanya tanda bersedia rio tersenyum mendengar jawaban dari wanitanya ini.
yei yei aunty dewi sudah punya pacar, halo aunty bela sudah mendengar semuanya aunty harus tepati janji untuk beliin firza sepeda baru, baiklah firza sayangnya aunty jawabab bela dari balik hp firza.dewi memenjamkan matanya Karena ulah jahil firza hingga sahabstnya mengetahui ini semua pasti akan menertawanya, dan tersenyum manis sambil menghela nafas. rio mengantar mereka kembali ke rumah karena hari sudah sore.
__ADS_1