
Sudah dua jam alex menunggu nisa belum juga berjumpa dengannya.dia hanya diam dan menahan sesak di dadanya dia bertanya apa nisa meninggalkannya dan tidak mau berteman dengannya. alex ayo sarapan dulu sejak pagi kamu belum sarapan nak ini mommy sudah masak makanan kesukaanmu. alex hanya diam membisu tanpa merespon sekitarnya.
tiba-tiba dia jadi marah dengan emosi yang melunjak.
Alex: dia pembohong, dia tidak datang teriak alex dan membuang semua makanan yang dibawa oleh nyonya hartawan, pergi kalian dari sini pasti kalian kerja sama dengannya untuk membohongiku. "tidak nisa bukan seperti itu " dalam fikiran alex.
pasti kalianlah yang melarangnya untuk menemui, kalian pasti menyembunyikannya dari ku cepat kembalikan nisa dia temanku " alex berteriak dan melempar benda ke hadapan keluarganya. naya dan nyonya hartawan sudah menangis sedangkan tuan hartawan dan rio mencoba untuk menenangkannya sedangkan victor untuk menjaga keamanan supaya keadaan ini tidak dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab
Alex terus berteriak dan melempar sesuatu sampai terdengar dari luar membuat pasien menjadi takut karena keributan di ruangan alex. tuan hartawan menyuruh istri dan putrinya untuk keluar takutnya akan terluka awalnya nyonya hartawan menolak karena bujukan tuan dan naya akhirnya nyonya hartawan setuju untuk keluar
Nisa kau pembohong teriak Alex sambil mengacak-acak rambutnya dan menangis. tuan siapa yang bilang saya pembohong ucap nisa. semua orang terkejut melihat nisa datang dan sejak kapan sudah berada di sini, keluarganya merasa lega akhirnya nisa datang pada waktunya.
tuan katakan lagi siapa yang tuan bilang pembohong ucap nisa dengan senyumnya. Alex melihat nisa sudah berada di hadapannya tanpa aba-aba ia langsung memeluk nisa. nisa yang terkejut dengan keadaan ini hanya bisa diam
sedangkan orang sekitarnya tercengang dari yang amarah yang besar hingga tak ada seorang pun dapat mengenangkannya tapi sekarang dia jadi tenang hanya karena datangnya seorang Dr nisa.
Nisa ku kira kamu tidak datang ,lupa dengan janji kita semua orang bilang kamu sibuk dengan pasienmu yang banyak cukup lama aku menunggu
nisa mencoba paham dengan keadaan emosional alex yang belum stabil, nisa memejamkan mata dan berucap tuan sekarang Saya sudah datang tolong lepaskan pelukannya. tidak mau nanti nisa pergi lagi yang jauh ucap alex. tidak tuan saya tidak kemana-mana sekarang coba tuan untuk tenang dulu bukankah kita nanti jalan ke taman, kelihatannya tuan belum sarapan dulu.
mendengar ucapan nisa alex senyum lalu memanggil mommynya.
mom alex lapar dimana sarapannya. ini nak mari mom suapin kita duduk disana ya kata nyonya hartawan sambil mengusap air matanya.
__ADS_1
Dr nisa terima kasih ucap tuan hartawan. sama-sama tuan ini sudah menjadi tugas saya.
Dewi: beruntung kita datang tepat waktu ya bel kalau telat sedikit kita tidak tau apa yang terjadi selanjutnya.
bela: kamu benar dew untung saja nisa meminta kita langsung ke rumah sakit bukan ke toko kue dulu.sepertinya nisa ada firast tentang hal ini.
Naya: kalian disini juga coba kalian jelaskan. yang terkejut melihat kedua sahabatnya sudah ada disini.
Begini tuan, nyonya dan kamu nay saya akan menjelaskannya tadi pagi kami ada acara bazar di mall Hart itu adalah acara setiap tahun ada dan toko kue nisa ikut berpatipasi dalam acara bazar itu tiap tahunnya dan selesai acara nisa meminta kami buru-buru datang kesini nisa tadi kelihatan sangat khawatir dan gelisah akan satu hal hingga kami sampai di rumah sakit kami mendengar suster heboh dan mengatakan bahwa tuan alex mengamuk kemudian nisa mengantar firza ke bangsal anak dulu dan ditemani oleh suster ina dan setelah itu baru nisa kemari kata bela.
Nay bukankah kemaren nisa sudah bilang dia datang ke rumah sakit pada siang hari tapi mengapa tuan alex bilang nisa pembohong ucap. dewi. hmm begini kak alex orangnya tak sabaran jadi dia sudah bersiap sejak pagi tadi seru naya"sambil menggaruk kepalanya. naya kayaknya untuk besok kamu harus memberikan pengertian terhadap tuan alex
memangnya kenapa dr bela tanya tuan dari tadi mendengar ucapan mereka. begini tuan besok adalah hari minggu biasanya kami akan mengajak firza bermain tuan itu adalah kegiatan wajib kami ucap bela.
nisa sedang berbicara kepada suster untuk jadwal terapi selanjutnya yang akan dijalani oleh alex selanjutnya dan meminta suster untuk memeriksa setiap emosi yang dikeluarkan baik setelah terapi maupun belum.
setelah selesai sarapan alex dan nisa sekarang berada di taman rumah sakit, mereka duduk di kursi di sana juga banyak pasien yang lagi menghirup udara segar,mengobrol sesama pasien. nyonya dan tuan hartawan memperhatikan mereka dari balik dinding itu adalah permintaan dari nisa
alex yang sedang duduk hanya melamun dan memperhatikan orang di sekitarnya seperti ada yang di fikirkan. nisa hanya memperhatikan yang di lakukan oleh alex. kemudian nisa diam-diam meninggalkan alex dan membiarkannya sendiri supaya alex dapat berinteraksi dengan lingkungan.
naya, dewi dan bela berada di tempat mereka praktek karena pasiennya sudah berdatangan.mereka harus bekerja secara profesional dalam bekerja. rio dan victor mengamankan lingkungan taman.
hampir tiga puluh menit alex duduk tidak melakukan apa saja walau banyak pasien yang menyapanya. tiba-tiba saja aura wajah alex berubah menjadi ketakutan, nisamerasakan perubahan itu segera menghampirinya dan menyapa.
__ADS_1
nisa mengepuk punggung Alex secara pelan, alex membalikan badan dan tersenyum ternyata itu nisa. tuan alex apa yang anda fikirkan tadi saya lihat anda ketakutan tanya nisa. tadi saya memejamkan mata kemudian bayangan wanita itu datang lagi ucap alex dengan suara yang serak.
nisa menggemgam tangan alex dan berkata coba tuan lihat disini tidak ada wanita itu, lihat itu ada anak yang sedang berlarian, seorang nenek sedang bicara dengan cucunya dan seorang suami sedang membimbing istrinya sedang hamil besar, coba tuan hilangkan rasa cemas yang selama ini tuan fikirkan. tuan berfikirlah secara positif dan dalam sini " nisa menunjukkan hati" tuan gunakan ini untuk mengenal sesuatu, tuan tidak semua orang itu jahat seperti orangtua tuan, adik perempuan tuan dan sahabatnya tuan pasti mereka menyayangi tuan.
nyonya dan tuan hartawan mendengar ucapan nisa menjadi terharu karena dengan sabarnya merawat putranya yang arogant itu seketika sikap arogantnya hilang di hadapan nisa.
firza sedang di taman bersama suster ina karena dia tidak menemukan nisa di ruangannya semula dia takut di tinggal oleh bunda.
ketika suster ina bertanya pada salah satu petugas kebersihan tentang keberadaan dr nisa, dan dia menjawab dr nisa ada di taman, firza menjadi sedikit tenang.
firza yang melihat nisa sedang mengobrol dengan alex segera berlarian dan memeluk nisa. nisa yang mendapatkan pelukan firza jadi khawatir karena adiknya itu sudah menangis, sayang kenapa nangis ada yang jahati firza tanya nisa.
nggk bunda tadi firza ke ruangan bunda tapi kosong jadi firza takut kalau bunda ninggalin
firza.
nggak sayang bunda lagi ngobrol sama om alex, bun om ini siapa, sayang om ini pasien bunda dan sekarang menjadi temannya bunda, tapi kenapa bunda tidak bilang ke sini. bunda, bukannya tidak bilang mau kesini bunda kira firza ke tempat aunty bela. nggk bun aunty bela itu suka jahili firza.
alex melihat keakraban mereka tersenyum.hore om alex tersenyum bun om alex kalau tersenyum ganteng, nanti firza udah dewasa ingin seganteng om alex. ayo om kita main bola kalau sama bunda, aunty dewi dan aunty bela tidak bisa main bola. kalau main bola berdua sepertinya kurang seru deh. maksud bunda tanya firza karena yang dia tau mereka hanya bertiga di sini.
itu sayang ada om rio dan om victor temannya om alex pasti seru. bagaimana menurut tuan tanya nisa dengan tersenyum. alex menanggukan kepalanya kemudian nisa memanggil mereka berdua
mereka bermain dengan riang firza dan alex terlihat sangat akrab seperti anak bersama ayahnya. nyonya hartawan sangat berterima kasih kepada nisa.
__ADS_1