
Di pagi hari misa merasakan mual ketika ia baru bangun dan akan melaksanakan ibadah shalat subuh.
"Oek, oek, oek".nisa memuntahkan semua isi perutnya membuatnya lemas. Alex yang masih tertidur ada yang yang aneh di sampingnya, alex membukan matanya nisa tidak ada di samping membuatnya cemas.
"sayang, sayang kamu baik saja"kata alex mengetuk pintu kamar mandi .sudah tiga kali alex mengetuk pintu tapi nisa belum juga keluar.
"sayang"teriak alex begitu membukalan pintu kamar mandi terkejut melihat nisa lemas terduduk di closet. "sayang kamu tidak apa kan"tanya alex dengan gemetaran dan membersihkan mulut nisa yang masih ada berkas muntahannya.
alex mengangkat nisa ke kasur dengan hati-hsti, nisa tersenyum membelai pipi alex. "mas nisa tak apa -apa ini biasa bagi ibu hamil "kata nisa penuh lembut. "sayang mas buatin teh hangat"kata alex. nisa mengiyakan dan alex mencium nisa kemudian turun ke dapur.
"Dewi mengapa ke dapur sayang istirahatlah ini masih subuh sayang"kata mommy .kebetulan mommy dan ibu sudah bangun untuk mempersiapkan sarapan pagi.
"dewi nggak bisa tidur lagi tante, mas rio sulit dibangunkan karena semalam dia kerja semalam"kata dewi dengan memajukan bibirnya. "baiklah dewi boleh bantu ibu tapi jangan kelelahan"ucap ibu. "terima kasih tante"kata dewi. ibu dan mommy tersenyum melihat dewi asyk memotong sayuran.
__ADS_1
"tuan muda ada yang saya bantu"kata kepala pelayan. "saya ingin membuat teh hangat untuk nisa"kata alex dengan datarnya. "tuan biar saya yang buatin"kata pelayan. "tidak perlu saya bisa buar sendiri"kata alex dengan dinginnya.
kepala pelayan dan pelayan masih berdiri di damping alex takutnya alex membutuhkan sesuatu. "sayang, untuk siapa teh itu bukankah kamu tidak terbiasa minum manis pagi hari"kata mommy.
"ini untuk nisa mom, sejak subuh dia muntah"kata alex dengan raut wajah khawatir. ibu tersenyum"nak alex itu biasa bagi ibu hamil campur tehnya dengan sedikit madu itu aksn membuat mualnya sedikit reda. alex mengikuti saran ibu dan membawanya ke nisa.
"victor apa yang terjadi kenapa wajahmu penuhi dengan coretan "kata mommy menahan tertawanya. "nyonya ini perbuatan bela bangun dari tidur wajahku sudah seperti ini"kata victor dengan senyuman masam. mommy dan ibu senyum.
Rio bangun dari tidur dan merasa bersalah karena tidak mai bangun setelah di bangunkan oleh dewi, kemudian dia membersihkan dirinya di kamar mandi.
Dewi berlarian ke kamar mandi membuat orang khawatir dengan calon ibu satu ini. "nyonya dimana dewi "kata rio yang baru datang. "cepat nak nyusul dewi ke kamar mandi, ibu akan membuatkan teh hangat campurmadu"kata ibu.
rio segera ke kamar mandi dan terkejut melihat dewi sudah lemas, dia bimbing nisa duduk dan ibu membawa teh untuk dewi. alex pun turun bersama nisa ke dapur.
__ADS_1
Bela mencari victor karena tidak menemukannya. "mas dimana ayo kita lanjutan"kata bela. victor mendengar suara bela segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan wajahnya. mommy dan ibu menggelengkan kepalanya melihat bela mencari victor dengan membawa alat make up nya.
Daddy dan lainnya juga terbangun karena terdengar suara ribut dari dapur. "mom apa yang terjadi mengapa pagi-pagi sudah ribut di dapur.
"Dad ibu hamil membuat ulah"kata mommy menunjuk bela yang masih mencari victor. tak lama victor dengan wajah yang sudah bersih.
"mas ayo kita lanjutan"kata bela sudah di samping victor."sayang mas sudah capek "kata vicyor dengan ekspresi lelahnya. "tapi mas bela belum selesai"kata bela dengan wajahnya sedihnya.
"sayang lihat disana ada dimas"kata victor menunjuk dimas. "Dimas ayo kesini"kata bela. Dimas menyadari akan hal mencurigakan dia segera membawa naya kembali ke kamar.
Bela melihat dimas pergi dia menangis bersedu karena tidak mau istrinya sedih victor merelakan wajahnya dijadikan alas untuk bahan percobaan istrinya.
Mereka di dapur hanya bisa menahan tertawanya melihat bela begitu semangatnya merias suaminya.
__ADS_1
.