
Indah dan Revina sudah menemukan kekasih hatinya bagaimana dengan adik kandung dari Annisa Gunawan yang seperti putranya sendiri.
Perusahaan AG Group.
Firza sedang memeriksa laporan yang diberikan oleh sekretarisnya tanpa disadarinya sudah sore bahkan para karyawan sudah meninggalkan kantor.
Putri yang juga baru keluar dari ruangannya heran melihat ruangan keponakan lampunya masih hidup.
" Firza, kenapa belum pulang sayang? " Putri yang sudah berada di depan Firza, Firza terkekut melihat Putri di depannya.
" Maaf tante Firza fokus memeriksa laporan ini hingga tak tahu hari sudah sore" kata Firza.
" Ya tidak apa-apa cepat bereskan barangmu setelah itu pulang, dari tadi bundamu menghubungi tante. Tante kira kamu sudah pulang rencananya tante akan menghubunginya nanti tapi syukurlah kamu belum pulang" kata Putri.
Firza menanggukan kepalanya merapikan mejanya Putri tersenyum dia tahu bahwa keponakannya ini sangat suka rapi.
" Firza tante pulang dulu adikmu Cella pasti mencari tante, nah lihat ini papinya mulai menghubungi tante" kata Putri.
__ADS_1
" Tante pulanglah dulu jangan sampai om Eza datang kesini dan marah padaku karena membiarkan tante kerja sampai malam" kata Firza.
" Dia takkan berani Firza jika dia melakukan hal itu tante akan menyuruhnya tidur di luar, baiklah tante pulang dulu" kata Putri, Eza kembali menghubunginya.
Firza hanya menggelengkan kepalanya memang para suami dari ketiga tantenya takkan berani memarahinya. Kemudian dia juga pulang ke kediaman keluarga Hartawan.
Kediaman keluarga Hartawan.
Annisa sedang menyiapkan makanan malam untuk keluarganya walau sudah memiliki para pembantu tapi Annisa ingin menyiapkan sarapan untuk keluarganya.
Alex dari tadi memperhatikan gerak gerik istrinya dia beri kode pada pelayan untuk pergi dari dapur, dia mendekati sang istri dan memeluknya dari belakang membuat Nisa terkejut.
" Sayang tenanglah mereka takkan melihat kita karena mereka belum pulang" kata Alex terus mencium pipi istrinya.
" Apa mereka belum pulang bibi tolong lanjutkan masaknya" kata Nisa melepas celemeknya menuju arah depan.
" Sayang mau kemana? " Alex. " Mas jangan ganggu Nisa dulu anaknya belum pulang tidak khawatir malah santai" kata Nisa.
__ADS_1
Ternyata sejak tadi Ibu Nisa dan Mommy Alex sudah berada di rumah putranya dan melihat anak dan menantunya sedang berselisih. Pelayan rencananya akan memberitahu pada Nisa bahwa ibu dan mommynya datang tapi di cegah oleh mereka.
" Oma, nenek" panggil Revina yang baru saja masuk disusul oleh Cahaya dan Rendra, dia memeluk kesayangannya itu.
"Kalian jangan bersuara lihat itu" kata mommy Alex menunjuk ke arah putra dan menantunya, Rendra dan lainnya hanya bisa menggelengksn kepalanya.
" Sayang lihat siapa yang datang" kata Alex setelah melihat anaknya dan ibu juga mommynya datang. " Mas Nisa ingin" ucapkannya berhenti melihat anak2nya sudah pulang bahkan ibu dan mommy juga datang.
Nisa dan Alex memberi salam pada ibu dan mertuanya.
" Nak kamu itu sudah memiliki anak-anak yang sudah remaja, kalian malah ribut" kata ibu.
" Nisa khawatir bu anak-anak Nisa belum pulang tapi mas Alex tak ada khawatirnya, sayang kenapa baru pulang" kata Nisa, memeluk anak-anaknya Alex hanya tersenyum.
Nisa merasa ada yang kurang Indah berada di kamarnya ketiga anaknya lainnya sudah di depannya, dimana putranya satu lagi bukankah tadi dia menghubungi Putri untuk memeriksa putranya.
" Mas putraku satu lagi dimana?" kata Nisa. " Sayang lihat anak-anakmu sudah pulang" kata Alex dengan santainya.
__ADS_1
" Mas malam ini tidur di luar, padahal putraku belum pulang dia tak ada khawatirnya" kata Nisa menaiki tangga menuju kamarnya.