
Hari ini adalah hari kelulusan bagi kelas 3 semua siswa merasa bahagia karena berhasil melewati ujian akhir sekolah, selama 3 tahun terakhir ini berjalan ada rasa suka dan duka.
Semua siswa dan orangtua berkumpul di Aula sekolah menyambut kelulusa putra putri mereka penuh dengan kebanggaan.
Rendra. Revina dan keluarga besar sudah berada di aula sedangkan Cahaya dan aulia berada di luar mereka bersama teman pengisi acara.
Kepala sekolah menyampaikan kata pepatah untuk siswa kelas 3 yang telah lulus dan di lanjutkan dengan tarian dan acara lainnya.
" Baiklah kita akan memulai membacakan kelulusan siswa yang terbak tahun ini adalah Rendra putra Hartawan dan Revina putri Hartawan mendapatkan nilai terbaik tahun ini, silahkan keduanya naik atas panggung" kata MC.
Tepukan tangan terdengar di aula sebagai orangtua Nisa dan Alex merasa senang dan bangga kedua anak kembar mereka mendapatkan nilai terbaik.
" Mas" kata Nisa, Alex tersenyum, memegang tangan istrinya.
" Silahkan kalian menyampaikan kata sambutkan ' kata MC.
" Alhamdulillah, ini adalah suatu kecapaian cukup besar untuk kami berdua, kami mengucapkan terima kasih pada guru yang selama ini mengajarkan kami dan pada orangtua kami mungkin rasa terima kasih takkan cukup untuk kalian.Ayah Bunda I LOVE more" kata Rendra.
Nisa sedih mendengar kata putranya yang tak pernah seperti ini sebelumnya.
__ADS_1
" Dewi apakah itu keponakan kita? " Bella. " Menurutmu siapa lagi" kata Dewi.
" Mas Rendra sangat pandai berkata " kata putri, Eza tersenyum.
Kemudian para siswa dipanggil untuk mendapatkan ijazah, kemudian acara berakhir dengan baik. Para guru menyambut Alex beserta keluarga.
" Selamat datang tuan Alex" kata kepala sekolah, Alex menanggukan kepalanya.
" Ayah" kata Indah. " Permisi pak anak saya " kata Alex. " Kami mengerti pak" kata kepala sekolah.
Indah menggandeng ayahnya menuju ke tempat keluarga lainnya berada.
Revina terkejut Elang menengal ayahnya. " Sepertinya disini ada yang tak pelu lagi di kenalkan" Efina menggoda sahabatnya, Revina menatap sahabatnya itu.
Cahaya dan Aulia di dekat mereka hanya tersenyum Elang melihat sekitarnya ada beberapa siswa yang dia kenal.
" Kalian " kata Elang menunjuk Cahaya dan Aulia pandangannya tak melihat Revina. " Tuan Elang menengal mereka" kata Alex
" Mereka adalah sahabat anak saya" sahut, Alex menunjuk Rendra dan Revina, menyembunyikan Cahaya sebagai menantunya.
__ADS_1
Elang terkejut mengetahui Revina adalah putri Alex Hartawan rekan bisnisnya. Alex memanggil keluarganya untuk di perkenalkan pada Elang.
" Tuan Elang perkenalkan istriku dan anak-anakku" kata Alex memperkenalkan keluarganya pada Elang.
Elang tersenyum menyambut salam. " Ayah dia guru kelas Cahaya" kata Rendra.
" Bukan hanya itu om pak Elang juga" sebelum Efina menyelesaikan bicaranya mulutnya di tutup oleh Revina.
Bella menatap ada keanehan antara keponakannya dan Elang.
" Nisa bersiaplah sebentar lagi kamu akan mendapatkan calon menantu baru" kata Bella.
" Aunty" kata Revina dengan kesal kelakuan Bella, Alex dan Nisa memandang putrinya.
" Tuan restorannya sudah saya pesankan" kata Rio, Alex menanggukan kepalanya dan mengajak Elang ikut bersama dengannya, Revina hanya menghela nafas melihat ayahnya.
Restoran.
Mereka di sambut oleh manager restoran. " Silahkan tuan ruangannya sudah saya persiapkan" kata manager.
__ADS_1
Nisa mengucapkan terima kasih mereka menuju ruang VIP yang diantar oleh pelayan.