Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
Episode 52


__ADS_3

Revina dan lainnya mengikuti ujian akhir sekolah hari ini adalah hari terakhir bagi siswa mengikuti ujian, selama masa ujian siswa kelas 3 fokus melaksanakan ujian.


" Rev dari tadi aku lihat kamu cemberut bahkan kamu sampai telat, apa yang dikatakan pak Elang hingga dahabatku ini cemberut" kata Efina.


Revina hanya tersipu malu membuat Efina heboh beruntung ada di sana hanya mereka yang ada.


" Waw jangan - jangan sahabatku ini baru di tembak oleh pak Elang" kata Efina, tapi wajah Revina terlihat murung.


Rendra, Abimanyu dan Verlo hanya mendengarkan tanpa meninggalkan mereka berdua.


" Rev ada apa seharusnya kamu bahagia kan? " Efina, masuklah Cahaya dan Aulia mereka dari perpustakaan mengisi rasa bosan.


" Kak ada apa? " Aulia melihat Efina menatap tajam ke arah Revina, Efina menggelengkan kepalanya.


Cahaya mengelus punggung Revina, Revina memeluk kakak iparnya itu.


" Kak ipar dia pasti marah padaku" kata Revina dengan lirih. " Revina cerita pada kami agar mengerti dan kenapa pak Elang marah padamu seharusnya senangkan" kata Efina, Cahaya dan Aulia menanggukan kepalanya.


Efina menceritakan semuanya yang terjadi di roftop sampai pernyataan cinta Elang tapi dia hanya diam karena jam ujiannya sudah masuk.


Efina, Cahaya dan Aulia menanggukan kepalanya. " Ini semua salah guru itu kenapa pernyataannya di waktu bel berbunyi" kata Efina yang kesal.

__ADS_1


" Sayang sudah ini bukan urusanmu " kata Abimanyu mulai jenuh. " Sayang ups" Efina meminta kekasihnya diam.


Rendra tak sengaja melihat Elang melewati kelasnya.


" Revina jika masih ingin menjawabnya maka jawablah sekarang sebelum dia semakin menjauh" kata Rendra. Efina senyum melihat Rendra melewati kelasnya.


" Aulia " panggil Efina. " Ok kak" Aulia berlari mengejar Elang sebelum jauh.


Rendra mengajak lainnya keluar tinggalah Revina sendirian.


" Revina semangat" Efina memberikan semangat pada sahabatnya.


Di pakiran Aulia terus mengejar Elang. " Pak Elang tunggu" panggil Aulia dengan ngosan, Elang membalikan badannya melihat siswanya memanggilnya.


Aulia mendekati Elang dan mengatur pernapasannya.


" pak segeralah ke kelas 3 karena ada seseorang menunggu, anda. Pak kalau begitu saya pamit dulu" kata Aulia melihat Verlo sudah datang.


Elang merasa bingung ketika akan memanggil Aulia tapi sudah telat karena Aulia masuk ke mobil. Elang menjadi bingung dengan yang dia tahu semua orang sudah pulang tapi siapa yang mencarinya.


Dalam kelas 3

__ADS_1


Revina sudah menunggu Elang lebih dari 20 menit tapi belum kelihatan.


" Apa dia tak percaya yang di katakan Aulia padti dia mengira itu hanya bercanda, sebaiknya sku pulamg bunda pasti khawatir" Revina mengambil tasnya. Ketika akan keluar dari kelas dia melihat sepasang sepatu di hadapannya karena dia menundukan kepalanya.


Revina semakin terkejut karena orang di hadapannya memeluknya.


" Hei jangan kurang ajar ya jika kakakku tahu kamu pasti di hajarnya" kata Revina berusaha melepasnya.


" Kamu yakin ingin kakakmu menghajarku nanti wajahku benar-benar culun" kata Elang, Revina tersenyum setelah mengetahui siapa yang memeluknya.


" Untung aku mengikuti katanya jika tidak aku oadti kehilanganmu" kata Elang masih memeluk Revina.


"Waw romantis sekali Aulia juga ingin dipeluk seperti itu" kata Aulia dengan menepuk tangannya. Revina terkejut mendengar suara Aulia dia melepaskan pelukannya, Revina senakin terkejut tak hanya Aulia tapi juga lainnya sedangkan Elang masih memegang tangan Revina.


Efina tersenyum menggoda sahabatnya. " Aulia" kata Verlo, Aulia langsung diam dan langsung berdiri di samping Verlo.


" Revina pulang sekarang hari sudah sore nanti bunda khawatir" kata Rendra, mengajak lainnya juga pulang, Revina melirik Elang agar melepas tangannya tapi Elang hanya diam.


Cahaya dan Efina hanya tersenyum. " Kalian belum mukhrim jangan pernah ada sentuhan apapun" kata Rendra meninggalkan kelas di ikuti oleh Verlo dan Abimanyu.


Efina, Cahaya dan Aulia tersenyum diikuti oleh Revina tersenyum malu.

__ADS_1


" Baiklah aku pulang dulu hati2 pulangnya" Elang mengelus hijab Revina, Revina menanggukan kepalanya. Mereka pulang ke rumah masing 2.


__ADS_2