Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
Episode 32


__ADS_3

Di kampus para mahasiswa sedang berkumpul mendengarkan perkataan rektor di atas modium.


" Assalamualaikum anak- anak"


" Walaikum salam" Sorak mahasiswa


" Hari ini bapak ada pengumuman bagi anak yang sudah semester lima, sudah mulai untuk mendaftar PKL selama enam bulan kalian daftar di admintrasi biar pihak kampus yang memilih lokasinya.


Dan untuk mahasiswa awal dan selanjutnya akan melaksanakan ulangan tengah semester. Baiklah semoga kalian sukses, Asssalamualaikum" ucap Rektor.


" Kak Firza, Indah bagaimana soalnta ujiannya seminggu lagi" kata Jihan, khawatir dengan Indah. " Soal itu jangan khawatir Indah bisa mengusul ujiannya nanti" kata Firza.


Mereka sedang membicarakan Praktek kerja yang akan segera di laksanakan selama enam bulan tiba - tiba ada yang memanggil Firza. " Maaf sebelumnya jika saya memotong pembicaraan kalian" kata Raja.Memang raja sudah pulang dari rumah sakit dia tidak sempat menemui Indah atas permintaan Firza.


Furza hanya menatapnya sekilas dan kemvali membalas pesan dari adiknya Revina. " Bagaimana keadaan Indah sekarang sudah seminggu dia tidak masuk" kata Raja, pada Firza.


" Keadaannya sudah membaik tapi untuk saat ini masih membutuhkan istirahat" kata Firza. Peegi begitu saja membuat temannya pasrah.


" Maaf sikap Firza pak" kata Dayat, tak enak. Raja hanya menanggukan kepalanya.


Dalam kelas.

__ADS_1


" Firza kenapa bicaramu seperti itu padsnya, bukankah kamu sudah tahu kalau pak Raja menaruh perasaan pada Indah" kata Dayat, bingung dengan sikap sahabatnya.


" Aku tahu makanya dia harus berjuang menghadapi sikap kami" kata Firza. Dayat hanya menggelengkan kepalanya.


FG Hispital


Nisa sedang menemani Indah berjalan di raman rumah sakit.


" Indah sekarang apa yang kamu rasakan sayang?" Nisa, mengelus hijab Indah. Indah tersenyum memandang Nisa.


" Indah mau es krim dokter" kata Indah. " Baiklah kita beli es krimnya" seru Nisa. Sebelum pergi tiba saja Indah memegang baju Nisa.


" Ada apa Indah?" Nisa, kembali duduk. " Dokter boleh kita mengajak om kemaren yang memeluk dokter" kata Indah, tersenyum.


Dengan semangat Indah menanggukan kepalanya dia sangat menyukai ketika akex dan lainnya datang, mereka sering bercanda bahkan Revina sering membicarakan hal yang lucu.


Nisa menulis pesan di Grup keluarga mengatakan Indah mengajak makan es krim bersama.


Sekolah


Saat ini Rendra berada di pakiran mereka sedang menuju rumah sakit, terdengar suara HP berbunyi.Cahaya yang kebetulan sedang membaca grup teman sekelasnya melihat ada pesan masuk dari mertuanya.

__ADS_1


" Kakak mommy mengajak kita makan es krim katanya kak Indah yang ingin" kata Cahaya. " Baiklah cepat pasti tempat biasanya" kata Revina, dengan antusiasnya.


" Eh tunggu ternyata kami juga diajak" kata Abimanyu, menunjukan pesan dari mami Dewi dan Verlo menanggukan kepalanya.


Akhirnya mereka menuju ke tempat biasa mereka makan es krim bersama.


Di kampus.


Firza juga mendapatkan pesan yang dikirim oleh Nisa, Jihan dan Dayat juga ikut karena ingin bertemu dengan Indah.


Hartawan Group.


Alex dan Rio sedang memperlajari berkas yang diberi oleh Mira menengai surat permohonan kerja sama dari Perusahaan asing.


" Rio bagaimana pendapatmu tentang ini?" Alex." Menurut saya ini sangat menguntungkan bagi Perusahaan kita agar lebih memperkuat bisnis kita ke luar negeri" kata Rio


" Menurutmu siapa yang kita utus untuk masalah ini, aku tidak mungkin meninggalkan keluargaku saat ini Indah membutuhkamku" kata Alex, meminjit keningnya.


" Tuan bagaimana dengan Victor kita dapat mengirimnya" saran Rio. " Cepat hubungi dia" kata Alex.


Sebelum menghubungi Victor mereka mendapat pesan dari istri mereka masing.

__ADS_1


" Lebih baik kita bicara disana agar yang lainnya juga tahu" kata Alex. Mereka merapikan berkas dan menuju ke tempat Nisa.


__ADS_2