Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
Kebenaran


__ADS_3

Alex hanya bisa kesal karena istrinya malah sibuk mengobrol dengan para tamu dan menghampirinya dan menjelaskan semua ini.


Dewi dan bela menghampiri suaminya dan keluarga lainnya, bela sangat jelas bahwa tuan alex sangat kesal karena nisa asyik bicara pada rekan bisnisnya.


"dew lihat tuan alex marah karena nisa acuh padanya, ayo kita ke tempat suami kita nanti mereka juga marah"kata bela dengan senyuman.


"sudahlah biar itu nisa mengurusnya"kata dewi. "mas kangen"kata bela tanpa malunya memeluk victor. "mas"ucap dewi sambil mencium tangan rio


"aduh bel tidak malu apa banyak orang lagi"kata naya sambil menggelengkan kepalanya. "untuk apa harus malu memeluk suami sendiri"kata bela dengan menjulurkan lidahnya ke naya.


"kalian mengapa tidak bersama nisa"tanya alex dengan datarnya. "nisa dan kak putri sedang menemui rekannya di Nay Hospital tuan"kata dewi.


" sayangku mengapa ke podium lagi bukankah kata sambutannya selesai"kata eza. "mungkin pemilik dari perusahaan mau bicara" kata dimas dengan asalnya.


"alex, dady sangat penasaran dengan sosok pemilik dari perusahaan AG Group. kabarnya pemiliknya seorang wanita tapi wajahnya tidak terekspor oleh media dan terlihatannya dia wanita luar biasa hanya membutuhkan kurung waktu 9 tahun dia berhasil menbangun perusahaannya termasuk lima besar dalam kurun waktu tiga tahun yang lalu"kata daddy.

__ADS_1


mendengar perkataan daddy membuat mereka memandang dewi dan bela sedangkan keluarga nisa hanya tersenyum melihat kejahilan putri mereka mengerjai suami mereka.


"Assalamualaikum, selamat malam tuan nyonya, pemilik sekaligus pemilik dari perusahaan AG Group akan menyampaikan kata sambutan. silahkan nona Annisa Gunawan"kata bela dengan lantangnya.


" dad, mommy tidak bermimpikan bahwa menantu kita pemilik AG Group "kata mommy dengan terkejutnya. "waw ternyata sahabatku ini pemilik dari perusahaan yang besar"kata dimas.


"Firman mengapa kau tak bilang putrimu pemilik dari perusahaan AG Group"kata daddy. "maaf har itu permintaan nisa." kata ayah. "nisa hanya menunggu hari yang tepat untuk memberitahu tentang ini "kata ibu.


Setelah memberi beberapa kata sambutan nisa menghampiri keluarganya dan menceritakan semuanya.


sekarang tinggalah keluarha dan sahabat nisa dalam ruangan pesta.


"sayang coba kamu jelaskan pada mas"kata alex. "maaf mas bukannya nisa tidak mau bilang tapi beberapa bulan terakhir ini kita ada masalah yang terjadi hingg nisa tak sempat untuk bilang, maaf mas "kata nisa menundukan kepalanya.


"sayang mas tidak marah tapi malah bangga sebab mas memiliki istri yang hebat"kata alex dan mencium kening nisa.

__ADS_1


"kamu juga tak bilang padaku nis, padahal kita sudah sahabatkan sejak kuliah"kata naya dengan ngambeknya. "dia malah ngambek padahal dia sudah tahu bahwa kita sering membuat aksesoris sejak sekolah dan menjualnya" kata dewi.


"jadi aksesoris yang kalian jual di sekolah maupun kampus itu... ya ampun maaf kak ipar naya nggk peka"kata naya dengan sesalnya. "sudahlah kalian ini, mommy senang sekali dan tak menyangka bahwa perhiasan atau aksesoris yang mommy langgani adalah produk desain perhiasan dari perusahaan menantu mommy"kata mommy dengan bangganya


"sayang, terus yang mendesain untuk perusahaanmu siapa"tanya alex. "sebenarnya hasil aksesoris dan perhiasan yang di produksi adalah kebanyakan dari desain kami bertiga"kata nisa.


"sayang kamu "tanya rio. "mas kami sejak sekolah suka membuat aksesoris dari pernak pernik "kata dewi ketika rio menatapnya.


"sekarang mas mengerti mengapa di london kalian membeli pernak pernik yang super banyak"kata victor. "kami membelinya untuk oleh dan untuk keluaran terbaru untuk produk terbaru minggu depan, bahkan nisa sendiri yang mendesainnya"kata bela.


"nisa boleh mommy untuk orang pertama untuk mencobanya"kata mommy. " sebenarnya produk terbaru akan di keluarkan ketika pernikahan kak eza dan naya mom, nisa sudah menyelesaikannya tinggal acaranya"kata nisa sambil senyum


"waw hebat terima kasih kak ipar"kata naya. "terima kasih nisa"kata eza. " sekarang kita menunggu pernikahan mereka saja"ucap mommy.


Nisa merasa lega karena telah jujur kepada suaminya dan keluarga besarnya.

__ADS_1


__ADS_2