Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
ACT 2


__ADS_3

Setelah mengantar kedua sepupunya ke sekolah firza dan indah menuju ke kampusnya, mereka berdua sama mengambil jurusan Bisnis dan Manajemen hanya berbeda tingkat.


tahun ini , tahun kedua Indah kuliah sedangkan Firza sudah semester tujuh mengurus kuliah terakhirnya.


" Indah ingat kalau pulang nanti tunggu kak sampai pulang jangan kemana sebelum kakak selesai" kata Firza.


Indah hanya menanggukan kepalanya dan menghentakan kakinya karena kesalnya. firza hanya menggelengkan kepalanya.


kemudian mereka menuju ke kelas masing banyak mahasiswa yang iri dengan kedekatan mereka, apalagi mahasiswi yang menyukai firza sehingga mereka membenci Indah.


Di Hart Campus merupakan kampus milik keluarga Alex tidak ada yang mengetahui bahwa mereka bersaudara selain petinggi kampus.


" Indah kenapa wajahmu diketuk begitu" kata jihan, sahabat Indah. " kamu pasti tahu untuk apa bertanya lagi" katan Indah.


" pasti karena kak Firza" kata jihan, tertawa. indah hanya menanggukan kepalanya." ayo kita masuk sekarang kita ada kuis dengan Dosen baru" kata Jihan.

__ADS_1


" loh dosen botak kemana?" indah. jihan menjitak kepala indah." aduh jihan mengapa kau menjitak kepalaku" kesal indah.


" habisnya kau lupa atau bagaiman bukankah sudah ada pengumuman bahwa dosen botak itu sudah pensiun sejak kemaren, dan kabarnya ini dosen baru dia masih muda, ganteng tapi sifatnya dingin. Dia pindahan dari Swiss" kata jihan, tersenyum sendiri.


melihat temannya tersenyum sendiri membuat indah menghela nafasnya.


tak lama Dosen baru datang para mahasiswi bersorak melihat dosen baru masuk ke kelas mereka. Indah hanya diam sambil memandang permandangan di jendela.


seketika suasana menjadi tegang karena dosen baru menatap tajam. " baiklah sebelum kita kuis saya akan mengenalkan diri pada kalian".


" Kenalkan saya Raja Prasetya, pindahan dari Swiss dan usia tiga puluh tahun. kurasa pengenalannya cukup mari kita mulai kuisnya.


Indah menatap ke jihan melihat jihan gugup , indah memperbaiki duduknya menghadap ke depan.


" oh itu dosen barunya" kata indah, mengeluarkan bukunya. jihan hanya menggelengkan kepalanya sedangkan raja tersenyum kecil karena melihat indah berbeda dari lainnya.

__ADS_1


" akhirnya selesai juga, Indah kau mau kemana" teriak Jihan. " aku mau ke kelasnya kak firza nanti dia marah, tolong kumpulkan kertasku diatas meja" kata Indah, di depan pintu dan pergi begitu saja membuat jihan pasrah.


Raja yang mendengar bahwa Indah menemui laki lain ada emosi lain yang membuatnya marah.Raja mengepalkan tangannya dan meninggalkan kelas setelah mengumpulkan tugas mahasiswa.


" Indah mengapa duduk di sini, apa menunggu firza?" teman kelas firza. " benar kak indah lagi nunggu kak firza, ada dimana kak firza, kak" kata indah.


" Firza punya urusan dengan dosen, tunggulah sebentar" katanya. indah menanggukan kepalanya kembali duduk di kursi di depan kelasnya firza.


taklama firza keluar dari kelasnya bersama temannya. Firza sepertinya itu indah" kata dayat, sahabat firza. mengetahui bahwa indah adalah adik firza.


" Indah" kata firza. indah melihat firza datang tapi wajahnya cemberut membuat firza hanya tersenyum.


" maaf tadi kakak ada urusan dengan dosen" kata firza, memeluk indah agar dia tidak marah lagi. " habisnya kakak lama indahkan cape" kata indah.


" aduh kalian ini jika aku tidak tahu bahwa kalian ini saudara pasti aku menyangka bahwa kalian ini pacaran, lihat para mahasiswi itu iri dengan kedekatan kalian" kata dayat.

__ADS_1


" biarlin jika ada yang mendekati kakakku dulu dia harus melewati kami" kata indah, ekspresi datar." firza sepertinya adikmu satu ini milik dengan daddymu" bisik dayat.


firza hanya tersenyum kemudian mereka keluar dari kampus. tanpa mereka sadari Raja melihat mereka dengan dinginnya


__ADS_2