
Hari ini adalah hari yang ditunggu oleh Indah mereka bersiap ke Hotel milik keluarga Hartawan, karena acara Fashion akan di selenggarakan disana bahkan banyak pihak yang meliputinya.
Indah dan lainnya sudah sampai di hotel dan bersiap dengan acara ini. Cahaya membawa desainnya yang di bantu oleh Aulia.
" Ini untuk Devina" kata Cahaya, memberikannya pada Putri. " Mami cepat buka Devina ingin lihat" kata Devina, dengan semangatnya. Putri tersenyum dan membuka paperbagnya.
" Waw cantik sekali putri papi pasti cantik memakainya" kata Eza, mencium pipi putrinya. Devina malu dan memeluk Putri.
" Kakak punya Cleo mana?" Cleo memegang tangan Cahaya. " Naya lihat putrimu kecil sudah genit" kata Eza, dengan jahilnya.
Dimas melempar bantal pada Eza dengan kesalnya. " Sini sayang kakak Aulia sudah memberinya pada mami" kata Naya,menatap tajam pada Eza.
Tapi Cleo hanya diam memandangnya membuat orang penasaran. " Putri papi mengapa diam sayang Cleo kurang suka" kata Dimas. Mereka semua masih menunggu reaksinya.
" Wah kakak Aya cantik sekali" Heboh Cleo, memutarkan bajunya. Semua orang mengelus dadanya melihat sikap keduanya.
Tidak lupa untuk temannya cahaya dua orang menjadi model karena bella menjanjikan beasiswa setahun, mereka merasa bersyukur sebab mereka bukan dari keluarga kaya.
__ADS_1
" Kak Dayat ini untukmu maaf teman cahaya tidak ada yang cocok" kata Cahaya, menggarut keningnya. Dayat menunjuk dirinya sendiri karena bengong.
" Cahaya ini tidak salah kak tidak pernah melakukan ini"kata Dayat, mencoba menolak.
Brug
"Aduh Indah tenagamu masih sama" kata Dayat, kena pukulan dari Indah. " Jika kak Dayat menolak aku minta kak Firza membantu kakak dalam tugas lagi" ancam Indah.
" Kerjaannya ancaman segala baiklah kakak pakai ini, Jihan ini untukmu" kata Dayat, merayu Jihan. Jihan menggelengkan kepalanya melihat kekonyolan Dayat.
" Semuanya sudah siap sekarang untuk pasangan kita" kata Revina, sambil menaikan alisnya pada kakaknya.
" Kalian cepatlah acaranya sebentarlagi dimulai, mommy dan lainnya sudah menunggu kita di aula" kata Firza, kembali ke ruangan setelah mengangkat telepon dari panitia.
Mereka menuju ke Aula karena Alex sudah mempersiapkan semuanya dan bekerja sama dengan Perusahaan yang mengadakan perlombaan fashion ini.
Aula
Banyak para desainer yang menunjukan hasil desain rajutan dalam perlombaan ini karena akan di tayangkan secara Life. Indah dan Cahaya merasa gugup karena inilah pertama kali mereka mengikuti kegiatan ini.
" Selamat datang tuan Firza karena telah ikut serta dalam perlombaan kecil seperti ini" kata wakil dari penyelenggara.
__ADS_1
" Sama-sama tuan ini saya lakukan untuk adik saya karena dia sangat antusias dalam ini" kata Firza.
" Siapa anak itu sebenarnya hingga penyelenggara acara ini sangat menghormatinya" kata Raja, ternyata perkataannya di dengar olehbEza, yang kebetulan dari luar.
" Namanya Firza Gunawan putra dari Annisa Gunawan dan baru saja diangkat menjadi CEO Perusahaan AG Group, setelah Nisa lebih fokus pada FG Hospital dan dia kakakny Indah Hartawan" bisik Eza.
Raja terkejut mendengarnya siapa yang tidak menengal Perusahaan AG Group merupakan perusahaan nomor 2 setelah Hartawan Group.
Panitia memanggil para desainer dan modelnya karena acara akan dimulai.
Devina dan Cleo mendapat giliran kedua mereka bergaya dengan centilnya dan manis.
" Ternyata putri kita jago juga dalam modelin" kata Eza. " Pokoknya putriku tidak boleh menjadi model dia harus menjadi dokter" kata Naya, menatap tajam pada Dimas. Dimas menanggukan kepalanya.
" Mommy, oma, nenek Indah gugup " kata Indah. " Sayang cucu oma yang pemberani jangan takut anggap saja kamu sedang ujian " kata Mommy Alex.
" Sayang kamu harus tenang dan ingat harus berdoa " kata Ibu Nisa. Nisa memeluk putrinya dan memberi semangat.
Taklama Indah dan Raja giliran mereka yang tampil dengan percaya diri Indah bergaya samping Raja. Begitupun dengan Raja berjalan di samping Indah dengan coolnya.
Banyak tepukan yang mereka terima melihat keromantisan mereka tunjukan, banyak kamera yang mengabadikannya.
Sekarang adalah waktu pemenang sebagai hadiahnya pemenang desainer yang terbaik akan mendapatkan toko butik yang baru saja dibangun.
Cahaya cukup bahagia walau dia pemenang nomor dua dan mendapatkan sejumlah uang, keluarga merasa bangga pada menantu baru di keluarga mereka.
__ADS_1