Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
kebahagiaan


__ADS_3

Nisa masih memeluk ibunya tanpa menghiraukan keadaan sekitarnya, alex dan lainnya juga menghampirinya dan berdiri di samping nisa. ibunya melihat banyak orang di kamr dan merasa sedikit canggung.


ayah nisa sudah bangun dan melihat putrinya sudah dewasa dan senyuman tidak mau lepas dari bibirnya. bela melihatnya sadar juga turut senang, om, lihat itu putri om ia memeluk tante tanpa memikirkan kami di sini kata bela yang merajut.


nak biarlah nisa bersama ibunya dulu apa kamu tidak mau peluk om nak kata firman. tentu om bela mau memeluk om "kemudian bela memeluknya", om, bela senang om sudah sadar selama ini kami terus merawat om di rumah sakit Kata bela.


nak bela sudah dewasa terlihat apa om sudah melewatkan sesuatu nak tanya firman. om, kecelakaan waktu itu menyebabkan om dan tante koma selama delapan tahun om.


ya tuhan, seru ibunya nisa kalian tidak bercanda nak ibu dan ayah koma selama delapan tahun lamanya kalian sudah meninggalkan negara p kan sayang kata ayahnya nisa ia takut mereka masih berada di negara itu.


ayah dan ibu jangan khawatir ketika ayah dan ibu dinyatakan koma oleh dokter kami memutuskan pindah ke negara A ayah dan kita akan hidup bahagia di sini kata nisa dan memeluk ayahnya.


sayang, kamu melanjutkan perkuliahkan nak'ayahnya sangat khawatir jika putrinya ini tidak melanjutkan sekolahnya karena merawat mereka.

__ADS_1


om tenang kami semua melanjutkan kuliah yang kami inginkan om apalagi putri om ini seperti orang gila mengambil mata perkuliahan tiga buah sedangkan dewi dan bela hanya dua sudah capek om.


sayang apa itu benar nak kata ibunya penuh khawatir.aduh dewi mengapa kenapa kepala bela di pukuli'dewi memukul kepala bela dengan bantal karena kecerewetannya'. om dan tante jangan khawatir sekarang kami sudah menjadi dokter dan pengusaha tante jangan dengarin si cerewet ini kami sangat menikmati masa kuliah kami apalagi bibi dan pak bayu banyak menolong kami kata dewi dengab senyum, sedangkan bela merajut.


ayahnya melihat tidak hanya putrinya dan sahabatnya tapi juga ada orang lain dan ia bertanya siapa mereka apakah putrinya ada masalah.


dimas melihatnya tersenyum timbul sifat kejahilannya. halo om kata dimas, halo nak kata ayah dengan tatapan tajam. aduh om masa lupa padaku, om pasti ingatkan anak kecil yang selalu bersama pak bayu ketika bekerja dan nona nisa selalu membawanya ke panti asuhan untuk bermain. dimas putranya bayu, akhirnya om mengingatku mengeluarkan air matanya.


om perkenalkan mereka itu teman kami yang cantik itu pacar dimas om dengan bangganya, firman tersenyum mendengarnya sedangkan kalian hanya menggelengkan dengan tingkahnya.


om tau tidak untuk menarik perhatian nona nisa ia melakukan berbagai cara dari datang ke rumah sakit tiap hari dan mendekatkan diri pada firza sekarang pria kaku itu sangat bucin pada putri om jika ada pasien laki dan merayu nona ia langsung marah om lalu nona nisa menunjukan tatapan tajamnya ia langsung menciut om takut nona nisa marah kata dimas sambil tertawa.


puk terdengar suara pukulan.aduh sayang kenapa dipukul kata dimas sedang merajut. kau menjahili kakakku dimas, maaf sayang kata dimas. kemudian mereka tertawa melihat kekonyolan Dimas.

__ADS_1


om kenalkan saya Alex Hartawan, saya memang mencintai putri om kami sedang menjalani hubungan yang serius kata alex dan ia bersalaman dengan ayahnya nisa.


aduh tuan alex ini bicaranya langsung pada intinya kata dewi, itu bagus nak jadi om dan tante tidak bertanya lagi terus siapa kedua pria di sampingnya tanya ibunya nisa. dewi dan bela hanya senyum malu dan wajah mereka malu.


sepertinya ibu tau siapa mereka melihat kalian malu apalagi bela tumben hanya bicara sedikit biasanya tidak mau berhenti.


karena ibu dan ayah sudah tau siapa alex sekarang nisa akan memperkenalkan mereka karena ibu dan ayah banyak mendapatkan calon mantu kata nisa dengan senyuman.


ini namanya rio ayah, ibu dia pacarnya dewi ' mendekatkan dewi pada rio dan sepertinya ibu sudah tau siapa disamping bela itu namanya victor. ayah ibu nisa tidak hampir habis kenapa tuan victor menyukai putri ayah yang super cerewet itu bahkan ia tahan dengan sikapnya hingga kami bertanya ayah kata nisa 'menggelengkan kepalanya'.


karena sifat cerewetnya itu selalu menghantui saya beberapa hari kata victor dengan gaya datarnya karena dihantuinyalah seorang victor yang sifatnya tak jauh dari bosnya akhirnya mencintai seorang bela yang cerewet canda dimas, mereka tertawa mendengarnya sedangkan dimas hanya diam, bela memajukan bibirnya.


sayang dimana firza nak dari tadi ibu tidak melihatnya. ibu tenang ya firza baik saja tadi dia sempat menangis melihat ama dan apanya sekarang dia sudah tidur ibu dikamarnya kata nisa.

__ADS_1


sebaiknya ibu dan ayah istirahat ya besok pagi kita ke rumah sakit untuk memeriksa keadaan ayah dan ibu.orangtuanya memejamkan matanya karena mereka juga lela dari tadi mengobrol dengan putri dan sahabatnya


nisa menyelimuti orangtuanya dan keluar dari kamar diikuti oleh lainnya. alex dan lainnya kembali ke rumahnya setelah berpamitan pada pacar masing-masing.


__ADS_2