Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
Melindungimu


__ADS_3

Alex berada di perusahaannya memeriksa beberapa berkas permohonan kerja sama ternyata diantaranya ada dari perusahaan wijaya group yang merupakan keluarga kandung nisa. alex fokus membaca berkasnya ternyata terdapat poin yang mencurigakan dari tulisannya dan alex tersenyum smirk karena terdapat kecurangan dalam kerja sama yang mereka urungkan.


Di kediaman Nisa semua orang sibuk karena mengamankan rumah dan toko cake nisa pak bayu sudah meminta pertolongan dari tuan Hartawan. setelah mengetahui bahwa keluarga dari tuannya datang pak bayu segera menghubungi tuan hartawan dan menceritakan semuanya kepada tuan dan nyonya hartawan atas izin dari Nisa


sedangkan perusahaan AG Gunawan masih aman karena tidak ada yang mengetahui bahwa Nisa adalah ceo dari perusahaan tersebut kecuali para sahabatnya sementara waktu ini Nisa bekerja di rumah dan untuk rumah sakit dia tetap bekerja seperti biasa.


karena keluarga dari ayahnya tidak ada yang mengenalinya kecuali dia yang mengatakannya dan ada yang memberitahunya dan Firza nisa memutuskan sekolah secara home scholing dan firza setuju karena dia tau bahwa bundanya sedang cemas terhadap sesuatu hal.


keesokan harinya Alex bersama rio berada di rumah sakit karena victor mendapat serangan dari lawan bisnisnya yang mencoba membobol ruang arsip perusahaan dengan bantuan salah satu bawahannya. victor mendapat tusukan senjata tajam ketika orang tersebut terpegok oleh rio dan victor dari rekaman cctv.


bela yang mendapat kabar sangat panik dan segera ke ruang operasi. tuan apa yang terjadi kenapa ini bisa terjadi dan bagaimana keadaannya tanya bela sambil menangis.

__ADS_1


bela ucap naya sambil menempuk punggungnya, kak victor sedang menjalani operasi tadi di perusahaan ada yang mencuri data-data rahasia dan victor mendapat tusukan senjata ketika melawan penjahat itu. tapi lukanya tidak parah kan nay tanya bela dengan bersedu. sekarang victor ditangani nisa bersama dimas, bela merasa lebih tenang mendengarnya.


dua jam berlalu pintu operasi terbuka keluarlah nisa dan bela segera menujunya. Nisa gimana keadaannya tanya bela. tenang bel lukanya tidak terlalu parah tidak merusak organ tubuhnya dia hanya membutuhkan istirahat nanti obat bius sudah habis baru bisa ditengok sekarang tuan victor bersama Dimas setelah dipindahkan ke ruang rawat.


bela dan lainnya berada di ruang rawat victor karena ia sudah sadar beberapa menit lalu nisa sedang memeriksa denut nadinya.


gimana nis tanya bela, keadaannya sudah stabil bel tidak ada yabg perlu dikhawatirkan ya sekitar tiga hari lagi jika keadaannya terus membaik bisa pulang. tenang bel kak victor itu kuat luka yang kecil seperti tidak akan membuat kak victor lemah canda naya, mereka yang mendengarnya hanya tersenyum karena naya mencoba menghibur Bela.


Dimas membuka pintu secara kasar hingga membuat orang disana terkejut. Dimas apaan sih membuka pintu itu diketuk dulu ucap dewi sambil memukul kepala dimas dengan bantal karena terkejutnya.


mereka yang melihat dimas yang manja pada naya bertanya.hei apa yang kau lakukan lepaskan tanganmu dari adikku ancam alex. maaf kak ipar kami lupa memberi kabar kalau kami sudah jadian beberapa waktu lalu ketika nona nisa memintaku untuk bekerja disini karena kami sering bertemu jadinya begitu kata dimas menggaruk lehernya.

__ADS_1


awas kau membuat adikku menangis akan ku habis kau ditanganku ancam alex. dimas yang mendapat ancaman dari alex bersembunyi dibelakang kekasihnya. ih kak jangan ancam pacar naya ucapnya dengan cemberut.


dimas ada perlu apa kemari hingga membuat keadaan seperti ini tarap nisa secara serius.


Dimas segera menghampiri nisa karena ia tau bahwa ini keadaan yang serius.


nona tadi bapak menelepon dan memberitau kalau keluarga itu sudah berada disini dan menginap di hotel milik nona FG Family.dewi jadi hotel FG Family yang baru bangun sekitar empat tahun itu milik Nisa tanya naya yang terkejut.


ya hotel tersebut milik nisa tepatnya nantinya Firza yang urus ketika cukup umur sementara ini di urus oleh pacarmu nisa yang meminta supaya dimas bisa belajar bisnis. owh kata naya alex tambah bangga pada nisa karena tak hanya hotel tapi juga clinic atas nama firza sang putra.


Nisa pun terlihat pucat dan gemetaran mendengar berita dari dimas bahwa keluarga itu menginap di hotel miliknya.nis kamu tidak apa kan kata bela dan dewi dan membimbing nisa duduk di sofa. bel, dew firza dimana sekarang kata nisa yang ketakutan.

__ADS_1


firza tidak kenapa nis sekarang dia di ruanganmu bersama kak putri sedang mengerjakan prnya. nisa merasa lega dan menghela nafasnya. sekarang apa yang harus dia lakukan selanjutnya.


melihat wajah nisa yang ketakutan membuat alex tak kuasa melihatnya siapa yang tak tega melihat wanita yang dicintai ketakutan dan alex mengajak nisa keluar untuk menenangkan fikirannya.


__ADS_2