
mereka berenam dan ditambah dengan firza menuju ke kediaman keluarga hartawan, mereka hanya diam sedangkan firza terlihat mangum.
firza kenapa wajahnya mangum begitu kata dewi yang duduk di depan samping rio yang sedang nyetir. firza lupa aunty membeli hadiah pada teman firza di rumah sakit tadi. bukannya udah tadi di temani sama om firza tanya rio.
ya om yang tadi tu kue yang di beli sama om alex tadi tapi hadiah dari cewek genit di sekolah tadi lupa om kata firza dengan cemberut.
nanti hadiahnya firza kasih saja ke pelayan di rumah om karena mereka ada yang masih gadis ada juga memiliki anak kecil bahkan cucu pastinya mereka merasa senang nanti mendapat hadiah dari firza kata alex ya om kita kasih ke pelayan rumah om tapi kalau ada yang kue dan cokelat pasti aunty bela dan aunty naya saling berebutan nantinya seru firza.mereka dalam mobil hanya senyum.
hampir satu jam mereka dalam perjaanan karena Nisa dan kedua sahabatnya membeli buah-buahan untuk buah tangan walau alex dan lainnya sudah menolak tapi para gadis ini merasa tak enak pergi ke rumah keluarga Hartawan dengan tangan yang kosong sedangkan firza membeli es krim.
sekarang mereka sudah tiba di rumah keluarga alex mereka merasa kagum dengan kemewahan rumah keluarga dari orang nomor satu di negara A. wah om rumahnya mewah di sana juga ada lapangan untuk bermain dan disana juga ada kolam ikan bunda lihat disana ada juga kebun bunga kata firza dengan riangnya.
nanti firza boleh bermain di lapangan itu kata alex hore nanti kita bersama ya om kata firza. tapi mas kata nisa dengan sungkannya.
sayang jangan cemas ya biarkan firza bermain dengan sepuasnya pasti daddy juga senang nantinya firza juga sering bermain disana kata alex.
Nisa tu dengar itu tanda dari tuan alex untuk melanjutkan hubungan kalian ini kata bela.Nisa merasa bahagia karena alex memperhatikan hubungan mereka yang dipikirannya adalah kedua orangtuanya yang masih koma
__ADS_1
kedua orang tua alex dan Naya juga Dimas sedang mengobrol di ruang tamu terdengar suara pintu di tetuk tok tok.
mom itu sepertinya mereka sudah datang kata daddy.benarkah bi buka pintunya calon menantu dan cucuku sudah datang jangan biarkannya menunggu lama. baik nyonya kata pelayannya
pintu dibuka, tuan muda nyonya dan tuan sudah menunggu di ruang tamu bersama nona Naya juga temannya tuan kata pelayannya sambil menundukan kepala
oh sayang kamu sudah datang mari duduk di samping mommy cucu nenek ada juga sini sayang kita duduk kata nyonya hartawan.
kak sepertinya mom sudah melupakan kita hanya melihat calon menantunya saja, kalian semua ayo duduk kita ngobrol dulu sebelum jam makan siang kata tuan hartawan. baik tuan kata mereka
Bunda hadiah yang ada dalam mobil alex gimana bisik firza, cucu nenek kenapa bisik sayang tanya nyonya hartawan. gini mom firza di sekolah banyak mendapatkan hadiah karena ia tidak menyukainya jadinya hadiah itu rencananya di beri ke pasien dirumah sakit dan sepertinya firza lupa mom terang Nisa.
hadiah itu pemberian siswa yang perempuan tante firza tidak menyukainya katanya siswi itu genit katanya seru bela. benarkah sayang jadi cucu nenek ini tidak suka temannya yang perempuan kata nyonya. ya nek mereka selalu saja menanggu firza lagi belajar kata firza
itu bagus sayang sebagai seorang pria kita harus bisa jaga diri para wanita genit itu hingga suatu hari nanti kita bisa menjaga hati kita untuk seorang kata tuan hartawan. baik kakek tapi firza hanya sayang bunda kata firza memeluk nisa
rio sekarang bawa hadiah itu kedalam setelah itu panggil semua pelayan kata alex. baik tuan kata rio
__ADS_1
para pelayan sangat senang karena mereka mendapat berbagai hadiah dari firza laki kecil yang di sayang oleh majikannya karena mereka akan membaginya dengan anak dan cucu mereka.
sekarang mereka berada di meja makan para pelayannya mempersiapkan berbagai jenis makanan yang tersedia.
bela dan dewi hanya diam memandang makanan di depannya tanpa menyentuhnya naya bertanya kenapa kedua sahabatnya itu hanya diam
Nisa kenapa dengan mereka hanya diam tanpa menyentuh makanannya tanya naya, nyonya mendengar ucapan putri juga penasaran.
ya sayang kenapa kalian tidak makan ayo kita ini sudah keluarga karena kalian pacarnya putra kami.
Nisa melihat sahabatnya dan melihat di meja akhirnya ia mengerti. maaf mom sepertinya nisa tau penyebabnya di atas meja ada tempe kata nisa
memangnya ada apa dengan tempe sayang tanya alex dari tadi hanya diam. begini mom, dad mereka alergi dengan semua olahan tempe dari kecil mereka begitu mom. ya tidak apa sayang kami mengerti kata nyonya hartawan kemudian memanggil pelayannya untuk menyingkirkan tempe.
tante kami minta maaf karena gara kami suasananya tak enak kata dewi. sayang jangan merasa khawatir setiap orang pasti memiliki alergi terhadap sesuatu kata nyonya hartawan.
ini juga untuk kalian para pria sebaiknya kalian mencari tau apa saja yang disukai dan tidak disukai oleh pasangan kalian supaya kejadian hari ini tidak terjadi lagi kata nyonya hartawan dan menunjuk pada keempat pria muda di depannya.
__ADS_1
setelah kejadian tak terduga mereka melanjutkan makan siang bersama.