Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
Episode 30


__ADS_3

Firza sedang menerima telepon dari sahabatnya yang menangakan Jihan dan Indah.Ketika akan membalikan tubuhnya dia melihat kefstangan Raja dan Jihan ke ruangan Indah.


Firza menghela nafasnya dan mendekati mereka. " Jihan kamu duduk di samping Revina" kata Firza. " Baik kak" kata Jihan, dia tahu pasti situasinya tidak enak.


Seluruh keluarga melihat Firza dengan bingung tapi mereka hanya memperhatikannya. " Pak, sebaiknya anda kembali ke kamar bukankah baru saja sadar dari obat bius" kata Firza, menatap Raja.


" Kak siapa pria itu sepertinya kak Firza tidak menyukainya" bisik Revina. Jihan tersenyum.


" Dia itu pak Raja dosen di kampus kak Firza sempat ada masalah sedikit dengannya karena Indah, kamu tahu Pak Raja menyelamatan Indah sampai dia pingsan" kata Jihan, dengan pelannya. tapi masih terdengar oleh lainnya.


" Sepertinya dia anak yang baik tapi mengapa Firza tidak menyukainya" kata Ibu Nisa, melihat Firza menatap tajam pada Raja.


" Itu nek Indah sering bertengkar jika bertemu dengan pak Raja, terus suatu hari dilihat oleh kak Firza, semenjak saat itu mereka sering perang dingin" kata Jihan, menggarut keningnya.

__ADS_1


" Saya ingin bertemu Indah" kata Raja, menatap Firza. " Pak Raja saat ini Indah membutuhkan istirahat" kata Firza.


Raja menghela nafasnya tiba matanya tertuju pada sosok Alex Hartawan yang menatapnya, Raja menghampiri Alex.


" Selamat siang tuan Alex" kata Raja, memberi salam. Alex hanya menanggukan kepalanya.


" Nak Raja terima kasih telah menyelamatan cucu kami" kata Nyonya Hartawan. Raja terkejut mendengar kata cucu jadi Indah adalah cucu sari keluarga Hartawan.


" Apa yang kamu fikirkan itu benar Indah putri Hartawan adalah cucu keluarga Hartawan" kata Eza. Raja hanya tersenyum.


kret Pintu terbuka Nisa keluar dan meminta mereka untuk diam.


" Sayang bagaimana putri kita?" Alex, membawa Nisa ke sampingnya. " Alhamdulillah, mas Indah sudah tenang sekarang dia tidur" kata Nisa, melihat ada orang asing rak jauh darinya menatap Alex seakan bertanya siapa dia.

__ADS_1


" Dia dosen putri kita dikampus" kata Alex. Nisa dan Raja saling berkenalan.


" Ibu, Ayah. Daddy, Mommy sebaiknya kalian pulang istirah hari sudah sore, Rio kamu antar mereka pulang" kata Alex. " Baik tuan"seru Dion, mempersilahkan mereka duluan.


" Dewi kamu tidak pulang?" kata Annisa. " Nisa aku ada jadwal malam , aku ingin menemanimu makanya aku datang siang" kata Dewi.


" Lebih baik kamu istirahat Dew pasti lelah" kata Bella. Dewi menanggukan kepalanya pergi ke ruangan istirahat dokter.


Bella dan Victor juga pulang untuk istirahat kemudian Victor dan Rio mengurus masalah di Hart mall.


" Revina, Rendra, Cahaya sebaiknya kalian juga pulang besok kalian sekolah pagi, dan untuk anda istirahatlah tidak baik untuk tubuh anda yang baru sadar" kata Alex.


Mereka kembali ke tempat masing suster juga telah memanggil Rendra untuk pemeriksaan.Alex membawa Nisa ke ruang rawatnya karena tubuhnya masih lemah sedangkan Firza menemani Indah.

__ADS_1


" Mas menurut Raja menyukai putri kita?" Nisa, menghadap wajahnya ke arah Alex. " Mas tidak tahu sayang yang terpenting adalah biar mereka menentukan kebahagian mereka" kata Alex.


Nisa memeluk Alex dengan begitu eratnya, Alex tersenyum melihat Nisa manja padanya. " Sepertinya istri mas ini sangat merindukan, mas" kata Alex. Nisa mencubit pinggang Alex dan tersenyum.


__ADS_2