Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
ACT 5


__ADS_3

Di kediaman hartawan.


setelah mendapat kabar dari naya tuan dan nyonya hartawan heboh dengar permintaan sang putri karena tidak memiliki waktu banyak mereka hanya memesan makanan dari restoran.


mereka akan minta penjelasan dari putri dan menantunya, lain di kediaman hartawan berbeda di perusahaan hartawan group.


Alex yang sedang rapat dengan dewan direksi ditemani oleh Rio, keluar begitu saja setelah putrinya mengatakan bahwa mommynya memanggilnya.


Rio terpaksa minta maaf dan mengikuti Alex tidak lupa dia menghubungi Victor untuk mengikuti mereka.


ibu dan bibi juga kalang kabut mendengar kabar dari dewi sehingga mereka segera ke kediaman keluarga hartawan setelah menghubungi ayah nisa.


Di FG Hospital


" sayang, kamu tidak kenapakan tadi vina menghubungiku katanya kamu memanggil mas" kata Alex, memeriksa tubuh nisa.

__ADS_1


" mas nisa tidak kenapa sekarang ayo duduk dulu, sekarang mas hubungi mommy dan katakan apakah ibu dan ayah sudah sampai" kata nisa.


walau perkataan nisa membuatnya bingung alex tetap menghubungi orangtuanya. " mas tolong suara hpnya di speaker agar semuanya bisa dengar" kata nisa.


" halo alex sebenarnya ada apa ini tadi naya meminta mommy untuk mempersiapkan acara kecil dan mertuamu juga ada disini sambil membawa cake yang banyak" kara mommy.


" mommy biar nisa yang bercerita harap semuanya tenang" kata nisa. Nisa menghela nafasnya dan memulai bercerita dari awal sampai akhir.


membuat mereka yang mendengarnya syok tapi berbeda yang telah mengetahuinya mereka hanya diam.


" Bunda " panggil firza dan indah yang baru datang setelah revina menghubungi mereka. sehingga mereka meninggalkan perkuliahannya.


Alex menuju ke arah rendra menatapnya tajam kemudian menatap cahaya yang ketakutan." nisa kamu harus tenang percayakan ke kak alex, aku juga takut " bisik naya.


" Nak kamu cantik sekali seperti bundanya Rendra, dan untuk putra ayah pilihanmu tepat nak" kata Alex, memeluk rendra. " terima kasih yah" seru rendra.

__ADS_1


cahaya tersenyum karena keluarga rendra menerima dirinya. " mas, sayang ayo acaranya di mulai. kita tidak banyak memiliki waktu" kata Nisa.


akhirnya mereka masuk ke ICU sebagai saksi pernikahan rendra. dokter dan suster yang merawat ayah cahaya sebagai saksi.


rendra menjabat tangan ayah cahaya." saya nikahkan engkau rendra putra hartawan dengan putri kandung saya cahaya karunia dengan mas kawin uang tiga juta rupiah dibayar tunai".


" saya terima nikahnya cahaya karunia dengan mas kawin tersebut dibayar tunai" kata rendra, dengan sekali tarik nafas.


" bagaimana sah?" penghulu. " sah" sorak mereka. " sayang jadilah seorang istri yang sholeha dan patuhi suamimu juga jaga kehormatanmu, nak terima kasih telah menerima putri bapak" kata ayah cahaya.


rendra meraih tangan ayah cahaya." ayah tenang saja saya akan melindungi cahaya karena saya mencintai dirinya" kata rendra.


tiba - tiba saja alat jantungnya berhenti ." ayah" teriak cahaya. nisa segera memeriksa jantungnya." innalillahi rajiun, sayang kamu harus tabah sekarang kamu adalah bagian dari kami" kata nisa, memeluk cahaya yang histeris.


revina menangis dalam pelukan firza dan lainnya juga menangis." Rio segera kamu urus pemakamannya di tanah keluarga" kata Alex. " baik tuan" seru rio.

__ADS_1


kemudian mereka memakamkan ayah cahaya di kuburan keluarga. rendra memeluk cahaya yang terus histeris.


setelah cahaya agak tenang mereka kembali ke kediaman keluarga hartawan.


__ADS_2