
tak lama orang tua nisa bersama firza sudah berdiri di depan pintu rumahnya alex, ayah nisa melihat seorang yang ia kenal dan berada di dekat putrinya ayah nisa hanya menggelengkan kepalanya tidak mungkin orang yang di dekat putrinya itu orang dikenalnya. Firza mencepat jalannya setelah melihat alex di sekat bundanya.
ayah kata firza dan memegang tangannya alex. orangtuanya terkejut mendengar ucapan firza tapi melihat alex senang ketika firza memanggilnya ayah.wah cucu oma sudah memanggil om alex dengan sebutkan ayah kata nyonya hartawan. trntu oma sekarangkan om alex sudah jadinya ayah firza kata firza dan mencium pipinya alex tersenyum manis.
waw suatu keajaiban alex tersenyum biasanya dia tak membiarkan siapapun menyentuhnya walaupin itu anak kecil sekalipun kata dimas dengan ekspresi mengenangkan. wah kak ipar hebat kata naya menunjukkan jenpol jarinya.
sayang dimana orangtuamu kata daddy alex pada nisa. Nisa membalik badannya" itu om ayah dan ibu sama pak bayu, bibi dan juga kak putri seru nisa. Ayah alex melihat permandangan yang tak asing dengannya karena pak bayu membimbing seorang duduk diatas kursi rode, tapi dia merasa mengenal seorang itu.
dan ketika ayah dan ibu nisa sudah berada di depan mereka, ayah dan daddy sama terkejut ketika mata mereka saling bertatapan. fauzan wijaya seru daddy.Hartawan sambung ayah.mereka sama diam membeku.
Ayah tidak apa, ayah mengenal daddy nya alex kata nisa dengan khawatir, ayah kenapa diam ada sakit sambung ibu. tidak nak, ibu ayah sehat saja kata ayahnya nisa.
__ADS_1
daddy kenapa diam saja ayo bicara, nay cepat periksa daddy mu kata mommy. baik mom. daddy mengangkat tangannya dan menggelengkan kepalanya dan mengatakan bahwa dia sehat.
nak nisa apa orang yang duduk di kursi itu ayah mu kata daddy. iya om ini ayah dan ibunya nisa kata nisa dengan heran melihat daddy alex terus melihat arah ayahnya nisa.
kamu Fauzan wijaya kan, kamu pernahkan Kuliah di unversitas Xx di Negara kata daddy. ya itu aku hartawan sambung ayah. daddy mendengar nama sahabatnya yang sudah lama menghilang itu langsung dia peluk.
um mom apa sebaiknya kita duduk supaya ngobrolnya lebih enak kata alex. ah iya ayo dadkita masuk kedalam dan mengobrol di dalam tidak enak dilihat orang kata mommy. daddy menanggukan kepalanya dan membawa ayahnya nisa ke dalam.
benar Annisa Gunawan adalah putri kandungku hartawan, aku mengganti namaku menjadi Firman Gunawan kami berdua membuat dunia kami sendiri tanpa adanya nama wijaya belakang kata ayah. Nisa dan ibunya menahan kepedihan dalam hatinya jika ayah kembali menceritakan peristiwa itu.
lalu bagaimana bisa namamu pakai diganti pasti ada sesuatu kan firman kata daddy dan menghela nafasnya.kamu mengenal rara kan tanya ayah. kenal itu kan pacarmu ketika kita kuliah semester dua kalian saling kenal ketika kita mengadakan sumbangan ke panti asuhan disana kata dady.
__ADS_1
dan sekarang dia menjadi istriku dan ibunya Nisa semenjak kami berhubungan orangtuaku tidak mengetahuinya dan ketika kita lulus kamu kembali ke negaraku dan aku masih di negara n untuk memulai bisnis kecil disana.
sudah tujuh tahun aku tidak kembali ke negara s sejak kita lulus tiba saja orangtuaku menjodohkan seorang putri dari keluarga yang cukup pengaruh disana.aku sudah menolak perjodohan itu secara baik-baik tapi mereka tidak menghiraukannya dan ketika aku akan kembali ke negara n.
kakak tertuaku memberikan obat tidur pada makananku sehingga aku tertidur dan terkurung dalam kamar selama tiga bulan. rara dan aku terpisah pada waktu itu karena khawatir rara datang mencariku di rumah itu sebagai pelayan. akhirnya dia mengetahui keadaanku yang dia mengetahuinya dari salah satu pelayan.
seminggu kemudian acara pernikahan terpaksa itu terlaksana, itu adalah satu-satunya kesempatan kami untuk kabur dari rumah itu. Rara sudah mempersiapkan segala sesuatunya dan aku sudah terbebas dari pengaruh obat itu karena rara menukarnya dengan vitamin.
Hartwan terus menunggu cerita itu selanjutnya, dad kita makan malam dulu ceritanya nanti saja dilanjutkan kata mommy. ya dad kasihan om firman kelelahan cerita dari tadi kata naya dengan candaannya.
dan lihat itu kak eza baru datang membuat kak putri menunggu lama kan sambung naya dan mengeluarkan lidahnya. kau ini, aku ini seorang dokter pasien ku banyak kata eza dan memukul naya denagan bantal. maaf tante, om sayangku ini pasti menunggu lama ya pasienku tadi ada konsultasi dengan ku kata eza sambil menunjuk lengan putri. putri hanya bisa malu.
__ADS_1
wah kak ini terlaluan sudah telat malah sok romantisan disini kata naya dengan cemberutnya. sudahlah kalian ini ayo kita makan malam dulu kata nyonya hartawan.