
FG Mall
FG Mall pemberian dari ayah Nisa untuk putra bungsunya Firza Gunawan walaupun putranya sudah bercukupan tapi sebagai seorang ayah, Tuan Firman Gunawan ingin memberikan sesuatu untuk putranya dari usahanya.
Untuk sementara FG Mall diurus oleh orang kepercayaan Nisa sebelum Firza mengurusnya. Karena Nisa tidak mau Firza masa mudanya terganggu, apalagi Perusahaan AG Group berkembang pesat saat ini juga harus menyelesaikan kuliahnya.
Ketika Firza datang disambut oleh manager disana karena Nisa menghubunginya agar menjaga mereka sebelum dia datang.
" Tuan muda" seru manager. " pak mengapa memberi salam ke kakakku" kata Devina dengan lucunya.
Firza menatap manager dengan tajam agar dia tidak bicara. " pasti Bunda yang memberitahu bahwa kami kesini " kata Indah, melihat wajah manager telah ketakutan.
" Benar nona nyonya Nisa meminta agar menjaga kalian" kata Manager. " Sebaiknya bapak melanjutkan pekerjaannya, kami hanya mau bermain" kata Firza.
Setelah mengetahui keamanan Firza dan lainnya Manager segera mengundurkan diri dan kembali ke ruangannya.
Firza mengajak mereka ke lantai empat dimana permainan ada.
" kakak ayo kita berfoto dan memasukan ke Group keluarga" kata Cella, mengeluarkan HP dalam tasnya.
Firza meminta bantuan staf disana untuk memfoto mereka. " terima kasih kakak" kata Devina. " sama- sama nona silahkan melanjutkan permainanannya " seru staf.
__ADS_1
Nisa dan lainnya sudah sampai di FG Mall ketika masih dalam perjalanan Nisa mendapat kabar dari manager bahwa mereka berada di lantai empat.
" Sebaiknya kita ke restoran yang tidak jauh dari mereka" kata Nisa. " Nisa, kamu tidak ada keinginan untuk meminta Firza mengurus Mall ini" kata Eza.
" Belum saatnya kak dia sudah mengurus Perusahaan dan fokus pada perkuliahannya, Nisa tidak ingin perhatiannya terpecahkan " Seru Nisa, mereka sudah sampai di Restoran.
" Dimas bagaimana dengan Hotel FG Family sebentar lagi perayaan awal tahun ?" Alex. " Itu sudah di urus kak om Firman meminta kami agar menambah pelayan hotel, sepertinya tamu dari luar bertambah untuk liburan" kata Dimas.
" Nanti kak minta Indah dan Firza untuk membantu kalau Rendra dan Revina ajan kakak tanya dulu" kata Nisa. Dimas menanggukan kepalanya.
" Nisa bagaimana kita buat perayaan tahun baru di sana sekaligus menyambut menantumu" tawar Bella.
" Mas gimana?" Nisa pada Alex. " Sebaiknya kita bicara sama ayah sayang, sebaiknya bagaimana" kata Alex.
" Kakak ayo kita ke lantai empat mereka pasti disana" kata Revina ,dengan semangatnya menarik Rendra sehingga pegangannya ke Cahaya lepas.
" Cahaya kamu maklum saja Revina itu sangat manja, tapi dia juga dewasa dan keras kepala" kata Efina.
" Kakak, mengapa kita tidak ke Hart Mall bukankah disana lebih dekat dari sekolah" kata Aulia, berdiri disamping Verlo.
Verlo menghentikan jalannya dan diikuti oleh mereka, tiba- tiba saja dia menjitak Aulia.
__ADS_1
" Aduh kak mengapa menjitak keningku" kata Aulia, cemberut. " kamu memang mirip dengan mamiku, ini adalah Mall milik kak Firza hadiah ulang tahun dari nenek dan kakek" seru Verlo.
" Apa, jadi kak Firza hebat" kata Efina. " makanya sampai sekarang kak Firza tidak mau punya pasangan dulu, katanya dia tidak ingin mengewakan tante Nisa " kata Abimanyu
Di tempat Alex.
" Kak Alex, Nisa. Bukankah itu anak- anak kita jadi mereka juga ada disini" tunjuk Eza. " Mereka mengetahui dari group keluarga, kak" kata Naya, menunjukan foto Firza dan lainnya.
" Pastinya mereka heboh terutama Revina lihat saja dia menarik Rendra" kata Dewi, meminum jusnya.
" Tuan, Nona apa kita mengusul mereka?" Victor. " Sayang ksmu memang terbaik sysah lama juga kira tidak bermain, hari ini mari kita bermain sepuasnya" kata Bella.
Ditempat Firza.
" Kakak Rendra, kak datang juga" teriak Devina, langsung memeluknya. Rendra berjongkok dan membalas pelukan Devina yang memeluknya.
" Kak ipar ayo kita bermain Devina tidak tidak akan melepasnya" kata Revina, sebelum pergi Cahaya meminta izin ke Rendra.
Mereka menikmati permainan yang tersedia kedua keponakan mereka sangat bahagia . Cahaya juga menikmati permainan yang dia mainkan bersama Aulia.
" Bunda, ayah"
__ADS_1
" Mami, Papi"