
Kejadian di parkiran menjadi heboh banyak para suswa membicarakannya sampai memvidiokannya.
" dasar orang aneh tidak tahu apa kalau kak revina dan kak rendra saudar kembar" bisik Aulia pada cahaya.
" mungkin mereka tidak ada yang tahu hubungan mereka" kata cahaya. aulia tersenyum jahil pada cahaya.
" cahaya bagaimana rasanya menjadi seorang istri?" aulia, karena keadaan dalam kelas masih sepi. cahaya menceritakan kalau mereka terpisah kamar karena masih sekolah.
" tante dan om benar kalian masih sekolah, cahaya ayo kita ke perpustakaan aulia ingin pinjam novel. sepertinya guru tidak masuk" kata aulia, melihat arlojinya sudah menunjuk jam sembilan.
mereka menuju ke perpustakaan tapi pertengahan perjalanan mereka di halangi oleh ririn dan ganknya.
" bukankah mereka tadi di parkiran, beraninya kalian mendekat pada rendra dan lainnya " kata ririn." dan satu ini sengaja menjatuhkan dirinya pada Verlo" tunjuk Alesia pada Aulia.
" kakak salah paham saya hanya tidak sengaja" kata Aulia, membela diri. " tidak sengaja kau bilang sampai Verlo tersenyum" kata Alesia. mendorong aulia sampai terjatuh.
" Aulia kamu tidak kenapa kan?" cahaya. Aulia menggelengkan kepalanya. " kak, dia sudah minta maaf mengapa mendorongnya" kata cahaya.
" jadi kau membelanya " kata Alesia, mendorong caaya hingga tangannya terkilir. ya Allah cahaya" teriak Aulia.
mendengar teriakan Aulia banyak siswa yang menonton mereka.
" hei ada apa, mengapa kalian berlarian?" efina pada temannya." itu ada gank ririn melukai siswa kelas satu" katanya.
__ADS_1
" mereka itu suka sekali menganiaya orang, ayo kita masuk sebentar lagi guru masuk" kata revina. mereka masuk kedalam kelas tanpa mengetahui siapa yang mereka bully.
Di hart campus.
Firza dan Indah sampai dikampus ternyata meteka telat sepuluh menit karena dalam perjalanan ada kecelakaan.
" kak indah duluan sudah telat" kata indah, keluar dari mobil dan berlarian menuju kelasnya. firza hanya menggelengkan kepalanya dan menyimpan makanan untuk ama dan apa.
tok, tok,tok. Indah mengetuk pintu. " masuk" kata Raja. " mengapa kamu terlambat ini sudah sepuluh menit pembelajaran saya di mulai" kata raja, menghadap indah.
" maaf pak tadi ada kecelakaan di jalan sehingga macet" kata indah. raja menatap indah tetapi tidak ada keraguan dari indah.
" baiklah silahkan masuk" kata raja. debelum indah masuk firza memanggilnya." Indah" kata firza.
" dan satu lagi kamu saja yang menyimpannya jika dalam mobil nanti rusak" kata firza, memberikan kotak berisikan makanan.
" sekarang kakak masuk ke kelas, indah sudah telat kak" kata indah. kemudian firza melangkahkan kakinya ke kelasnya. keakraban indah dan firza membuat raja kesal.
" apa yang kamu bawa indah?" jihan. " ini kiriman Bunda untuk nenek" kata indah.
" kalian berdua jika ingin bergosip silahkan di luar" kata raja, dengan tegasnya. tidak membuat indah takut dia melanjutkan menuju tempat duduknya.
setelah selesai perkuliahan mereka langsung ke toko Nisa cake dan bakery.
__ADS_1
" nenek" teriak indah, memeluk ibu nisa dari belakang. " kalian datang dan apa yang kalian bawa?" ibu nisa.
" ama ini makanan dari mommy, apa dimana ama?" firza. " apa mu sedang di hotel sebentar lagi datang" kata ibu nisa. sayang ayo masuk kita makan bersama setelah kakekmu datang" kata ibu nisa.
setelah kejadian tadi cahaya berusaha menyembunyikannya dari suaminya, saat ini mereka berada di kantin.
" Aulia mengapa keningmu memar?" Verlo." tidak kak tadi tidak sengaja terbentur di kamar mandi" kata aulia berusaha mengelak Verlo menatap curiga pada Aulia seperti ada yang sembunyikan.
" Aduh" kata cahaya, ketika tangannya tak sengaja terkena meja. " sayang ada apa denganmu?" kata rendra, menatap cahaya dengan khawatir. cahaya terus mencoba menyembunyikannya.
" cahaya lebih baik beritahu ke kak rendra, kalau tanganmu terkilir karena mereka" kata aulia. " jangan bilang kalian yang di bully oleh mereka" kata Efina.
Mendengarnya membuat rendra emosi seketika dia melabrak ririn and gank. " kakak jangan" kata cahaya, menggelengkan kepalanya. " Sayang lihat yang mereka lakukan padamu" kata rendra, dengan marah
" Kak biar kami yang membalasnya, Efina belikan jus" kata revina. efina segera membeli jus. " kalian masih membawanya" kata abimanyu.
" pasti ini vina minta dari om eza obat saki perut" bisik revina. membuat mereka menghela nafasnya.
" nona ini minumannya" kata efina dengan senyuman jahilnya. " kak nanti mereka sakit" kata cahaya. rendra memegang tangan cahaya yang sakit dan meniupnya.
" kak ini pembalasannya melukai kakak iparku" kata revina, memasukan obat sakit perut dalam jus. dan meminta pelayan memberikan pada ririn and gank.
setelah mereka minum jus yang berisi obat, mereka sering ke toilet sehingga wajah mereka pucat .
__ADS_1