Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
kebebaran firza 2


__ADS_3

Mereka masih berada di kantornya alex menikmati makanan yang dibawa oleh nisa dan lainnya, tuan hartawan mencurigai bahwa calon mantunya ini ada yang mau membicarakan tang sangat serius itu terlihat dari raut wajah nisa dan lainnya yang terlihat tegang.


tapi dia hanya diam dan membiarkan para mantunya itu berbicara, nyonya hartawan merasa heran karena suaminya terus menatap menantunya.


dewi dan bela membersihkan sisa makanan di atas meja dan membiarkan nisa merasa tenang terlebih dahulu. rio dan victor menyadari ada yang aneh dari gerakan tunangan mereka ini, karena mereka terlihat tegang dan terburu untuk membersihkan meja walau sudah dibilang biar ob yang membersihkan mejanya.


alex terus menatap nisa dengan senyuman tanpa curiga sedikit pun. tuan hartawan melihat dewi dan bela kembali duduk setelah membersihkan meja ,akhirnya membuka suaranya untuk bertanya.


sepertinta menantu daddy ini ada yang mau membicarakan sesuatu sehingga kalian terlihat tegang kata tuan hartawan. benar dad nisa ada yang mau bicarakan sesuatu ucap nisa. sayang ada apa, mengapa kalian terlihat takut kata alex.


benar sayang bicara sama mom apa ada yang mengganggu kalian tanya nyonya hartawan. bukan begitu mom kata nisa sambil menggelengkan kepalanya.


alex suruh sekretarismu untuk melarang siapa pun masuk ke ruanganmu kata daddy. baiklah dad, alex segera menghubungi sekretarisnya agar tudak membiarkan duapapun memasuki ruangannya.


baiklah sayang bicaralah, jika ada yang mengganjal dalam hati kalian utarakanlah kata dady."Nisa memandang kedua sahabatnya, dewi dan bela menanggukan kepalanya".

__ADS_1


mas, dad, mom. ini menenai status firza kata nisa. sayang dengar mas tau firza adalah putramu dari masalalumu, mas tak permasalah dengan hal itu. mas mencintaimu sayang dan akan menerima fiirza sayang kata alex yang terlihat khawatir dengan nisa.


mas biar nisa cerita dulu kata nisa. tidak sayang jika kamu berfikir untuk membatalkan pernikahan karena firza akan membuat mas malu , kamu jangan takut sayang mas menerimanya kata alex. mas bukan begitu ucap nisa menggelengkan kepala.


Alex biar nisa bicara kata daddy. tapi dad alex mencintainya ucap alex dengan cemasnya. alex mom tau kau sangat mencintainya, tapi biarkan nisa bicara agar hatinya merasa tenang bujuk mommy. baiklah sayang bicaralah tapi ingat hilangkan dalam fikiranmu untuk membatalkan pernikahan kita mas tidak akan membiarkannya.


melihat keadaan sekitarnya sudah tenang nisa memulai bicara soa firza, karena mereka berhak mengetahuinya.


Nisa menarik nafasnya secara perlahan dewi dan brla berusaha menyembunyikan kecemasannya.


dia tidak mau memanggil nisa kakak karena itu kami membiarkannya sampai sekarang memanggil nisa bunda dan lainnya aunty kata nisa dengan gemetaran.


mereka berada disini dan menjadi diam karena kebenaran yang disampaikan nisa, Nisa, dewi dan bela menjadi khawatir takutnya apa yang mereka khawatir menjadi nyata karena mereka merasa di bohongi.


Nisa menangis"mas maafkan kami ,bukannya berniat jujur dengan masalah ini karena kami merasa takut dan kalian tidak mau terima atas kebenaran ini.firza sangat berarti di kehidupan kami jika dia tidak ada mungkin kami tidak seperti ini, sekali lagi kami minta maaf karena tidak jujur sejak awal kata dewi dengan menanggukan kepalanya.

__ADS_1


sedangkan nisa dan bela sudah menyiapkan diri mereka apa yang terjadi selanjutnya, mereka hanya bisa menangis. tuan dan nyonya hartawan merasa bangga karena kejujuran mereka, karena mereka pernah mencurigai nisa tidak mungkin seorang nisa memiliki anak berumur delapan tahun sedang kan usianya baru meninjak sekitar dua puluh lima tahun.


alex justru dia merasa bersyukur karena wanitanya masih suci dan mengorbankan masa mudanya, begitu pula dengan rio dan victor karena pasangan mereka sangat bermurah hati pasti banyak omongan orang yang menyulitkan mereka.


sayang mas tidak marah padamu tapi merasa bangga karena sejak usia remaja kamu mau merawat adikmu yang dianggap sebagai putra sendiri, pasti nanti kita memiliki putra sendiri sayangmu sama besarnya pada firza goda alex. mas ih kok bicaranya begitu ucap nisa.


dewi dan bela merasa lega karena mereka menerima kejujuran yang disampaikan oleh nisa.


ayang mengapa kamu tidak bicara ini sejak awal bukankah kamu minta agar kita saling jujur kata rio. maaf yang bukannya kami bohong waktu itu kita baru saja bertemu dan memutuskan memulai hubungan yang serius, takutnya kalian merasa kecewa begitu yang kata dewi, rio hanya senyum dan memegang tangannya dewi.


yang ,kamu tidak meminta ku untuk meninggalkan firza nantikan, karena firza adalah sebagian hidup kami dan firzalah sumber kekuatan kami kata bela dengan lirih. tidak yang, kami tidak akan meminta kalian untuk meninggalkan firza, karena kami tau betapa berartinya firza dalam hidupnya kalian. bahkan kami malah cemburu padanya karena ia lebih dulu hadir dalam hidup kalian kata victor.


bela hanya tersenyum malu dan merasa lega karena beban yang selama beberapa bulan ini terangkat.


mas nanti firza tinggal bersama kita mas tidak keberatkan bukan tanya nisa. mas tidak masalah dengan hal itu sayang kata alex. mas tetima kadih atas pengertiannya dan kasih sayang yang kamu beri pada nisa ucap nisa dengan terharu.

__ADS_1


orangtua alex merasa lega karena kekhawatirannya sudah lenyap karena putra mereka menerima keberadaan firza ditengah kebahagiaan mereka.


__ADS_2