Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
pengobatan awal


__ADS_3

mereka masih berada di kantin rumah sakitmemperhatikan alex dan firza sedang asyik bermain bola bersama rio dan victor bahkan banyak pasien dan suster yang berada di sana menonton dan memberi dukungan pada firza, karena mereka sangat mengenal firza yang mereka tau adalah putranya Dr Annisa dan keponakannya Dr bela dan Dr Dewi hampir setiap hari ke rumah sakit sepulang dari sekolahnya.


Nisa bersama orangtua alex duduk di kursi yang seberangan dengan alex yang bermain bola, om, tante dari dyok terapi yang telah dilakukan oleh tuan alex sepertinya kita dudah bisa melakukan langkah awal untuk pengobatan tahap pertama


pengobatan tahap pertama itu seperti apa nak tanya tuan Hartawan.


begini tuan alex harus melatih dirinya untuk memerangi pikiran negatifdengsn menggunakan logika dengan demikian tuan alex bisa mengembangkan kemampuan toleransi dan mengatasi perilaku lebih positif dan sehat tante, om. maksud dari pernyataan nisa gimana tante belum paham


gimana tuan alex selama seminggu kembali ke kantor untuk mengembangkan kemampuannya mungkin dengan bekerja tuan alex dapat mengendalikan fikiran negatif ucap nisa.


sepertinya itu solusi yang bagus,baiklah om akan menyuruh rio dan victor untuk mempersiapkan semuanya. waktunya kapan nisa tanya nyonya hartawan. sebaiknya kita tunggu tiga hari lagi nisa harus memeriksa tekanan darah tuan alex ucap nisa, nyonya hartawan dan tuan hartawan senyum karena merasa beruntung memiliki dr nisa di rumah sakitnya dan juga sahabat dari putrinya naya hartawan.


rio dan victor telah. mempersiapkan segalanya dan untuk keamanan alex selama berada dalam kantor supaya wanita ular iyu tidak meninjak kakinya ke kantor alex.


tiga kemudian, nisa telah melakukan beberapa chek kesehatan alex dan dinyatakan normal. meteka telah berada di kantor, awalnya alex menolak dia merasa jika dia dijauhkan dari nisa,tapi atas bujuukan nisa dan orangtuanya akhirnya alex mengalah dan setuju untuk ke kantor .


tuan hartawan memerintahkan victor untuk selalu berada disamping alex sebagai bodyguard pribadi, sekarang mereka sudah berada di kantor karyawannya menyambut ceonya yang telah beberapa waktu tidak ke kantor, alex merasa sedikit gemetaran rio yang melihat keadaan tuannya menyuruh karyawan untuk bekerja kembali tidak usah menyambut mereka karena itu akan mengundang fikiran negatif karena alex merasa mereka akan menyakitinya.


Alex teringat ucapkan nisa jika ia ingin sehat ia harus berani mengatasi fikiran negatif yang melanda dalam pikirannya dengan membaca istiqfar sebanyak tiga kali. setelah tenang baru ia kembali melangkah ke kantornya berada yaitu di lantai paling atas.

__ADS_1


melihat bosnya datang sekretarisnya menyambutnya. selamat datang kembali tuan semoga hari anda menyenangkan ucap sekretarisnya, sedangkan alex hanya diam dan masuk kekantor ditemani oleh victor.


rio: nona tolong persiapkan jadwal ruan alex hari ini dan jika ada tamu tolong diarahkan ke ruanganku. baiklah tuan rio saya sakan mempersiapkannya dan menyerahkan pada tuan ucap sekretaris alex pada rio.


rio mengetuk pintu kantor alex dan victor yang menjawabnya dan mempersilakan untuk masuk.


tuan ini ada beberapa berkas yang harus ditandatangani dan mendapat persetujuan dari tuan untuk menindaklanjuti proyek kita yang sedang berjalan. tapi alex hanya mengacuhkannya dan matanya hanya terfokus pada satu titik saja, dalam keadaan seperti inilah jangan membiarkan fikirannya kosong karena fikiran negatif akan datang.


rio berusaha untuk mengalihkan perhatian alex dengan membicarakan masa-masa sekolah dulu alex yang me mjadi idola para siswi diam-diam diam alex mulai meresponnya dengan mendengar cerita rio sering kali ia menyela dan mengoreksi, upaya rio berhasil hingga alex kembali mempelajari laporannya.


Dirumah sakit nisa mendapatkan kabar bahwa ada kecelakaan Bus sekolah dasar ketika bertamasya ke kebun binatang.mendengar kabar itu jantung nisa mendebar dengan kencang karena mengkhawatirkan firza karena sekolah firza juga mengadakan belajar di luar sekolah mengenai perkembangbiakan hewan.


Nisa keluar dari ruangannya tanpa mendenagar sustet yang memanggilnya, ia terus berlarian tanpa menghiraukan orang sekitarnya dewi dan bela kebetulan berada di resepsionis terkejut melihat nisa berlarian.


dewi: Nisa ada apa kenapa wajah mu terlihat sangat tegang, tanya dewi ketika mereka sudah berada di parkiran rumah sakit


nisa menangis, tadi nisa mendapat kabar bahwa ada bus sekolah yang mengalami kecelakaan jadi nisa mencemaskan bukankah tadi pagi firza minta izin ke kebun binatang bersama teman sekolahnya. Dewi yang mendengarnya jadi terkejut dan langsung membaca istiqfar.


beberapa mobil ambulan telah sampai di rumah sakit dan para suster membuka pintu dan membawa para korban ke ruang rawat dan ruang gawat darurat untuk pasien yang kritis, nisa terus mencari firza, terdengar suara anak kecil memanggilnya.

__ADS_1


Firza: bunda, bunda.nisa menoleh kebelakang ia melihat anak kecil dengan luka di pelipis kepalanya yang duduk atas kursi roda.


firza kamu tidak ada yang luka yang kan sayang tanya nisa sambil memeriksa seluruh badan firza, tidak ada bunda hanya kepala firza terasa sakit dan sedikit pusing, dewi dan bela merasa lega firza hanya mengalami luka kecil. nisa. membawa firza ke ruangannya dan mengobati kepala putranya itu.


ternyata Anggun kembali ke kantor hartawan group ia mendengar alex telah berada di kantor karena beberapa hari yang lalu libur dari kantornya, Anggun tak putus asa memasuki kantor alex setelah berapa kali telah dihalangi oleh satpam dan bodyguard yang ditugaskan menjaga kantornya alex.


Victor melihat keadaan yang tidak lagi kondusif keluar menuju parkiran.


Anggun menunjuk victor dan berkata Hei kau biarkanku masuk, kau tau siapa aku, aku adalah kekasih bosmu tunangannya jadi biakanku masuk alex pasti adakan sedang menungguku.


victor dengan wajah datarnya hanya cuek mendengar anggun yang terus berceloteh.


melihat wanita itu terus saja berbicara tanpa henti membuat victor tak tahan dia mendorongnya hingga jatuh, para karyawan yang menonton kejadian tersebut hanya bisa berbisik tidak ada yang berani menolong wanita itu karena meteka tau siapa victor. victor adalah tangan kanannya alex setelah rio, dan siapa yang tidak tau wanita itu yang telah membuat hidup bos mereka hancur.


Anggun terus menerus meronta supaya victor melepas tangannya tapi victot terus menariknya.


tanpa aba-aba alex datang bersama rio dan meminta victor untuk melepasnya, victor dengar printah alex langsung melepasnya. Anggun mendengarnya merasa senang ia mengira bahwa alex masih mencintainya.


sayang lihat apa yang dia lakukan pada tanganku untung saja kau datang sayang kalau tidak ia pasti menjauhkan kita sayang ucao anggun dengan gaya yang menggoda dan memeluk lengannya.

__ADS_1


Alex melihatnya dengan tatapan yang menjijikan dan menyingkirkan tangan Anggun dari lengannya hingga Anggun jatuh, Anggun merintih kesakitan dan menahan malu di hadapan karyawan Hartawan group sedangkan Alex dan kedua kepercayaannya memilih pergi ke restorant untuk sarapan siang,Anggun yang ditinggal sendiri kemudian pergi dengan amarah memuncak akan membalasnya suatu saat nanti.


__ADS_2