Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
upaya penyelamatan


__ADS_3

Hari sudah menunjukan sinarnya berarti sudah seharian mereka di kurung di ruangan asing ini walau ikatannya sudah lepas, tapi nisa dan bela tidak dapat melakukan apapun sebab afa firza diantara mereka nisa takut mereka akan melukainya.


jika firza terluka sedikit saja apa yang akan sampaikan pada orangtuanya. Nisa lihat apa yang dilakukan oleh pria gila itu, dia memanggil penghulu nisa aku takut nis, mengapa mereka belum datang juga kata bela dengan gemetaran.


bela tenang saja mereka pasti akan datang aku sangat yakin akan hal itu, bela apa kau masih ingat waktu kita sekolah dulu ketika kita terlambat datang karena ulahmu kita tidak dihuku kata nisa dan melihat firza yang tertidur.


Nisa sepertinya tak hanya aku saja kau juga harus melakukan itu, lihat wanita gila itu dia meminta bodyguard itu untuk mengganti pakaiannya, nisa kau juga berfikir sepertiku kan sepertinya mereka memaksa kita menikahi para pria itu. sayang dimana kau cepatlah datang ucap bela.


ayo bel kita tidak punya pilihan lain kita harus melakukan itu kita harus bisa mengulurkan waktu, sepertinya lokasi ini sangat jauh dari keramaian hingga mereka lama kata nisa membuka tas bela.


Nisa tunggu kata bela sambil memegang tanggan nisa. ada apa bel kita harus cepat seru nisa. nisa kita harus memberi pengertian pada firza agar dia tidak takut nanti melihat wajah kita kata bela sambil tertawa pelan. nisa menanggukan kepala tanda mengerti dan membangunkan firza.

__ADS_1


bunda firza masih ngantuk kata firza dengan mengucek matanya.firza mau bermain acting nggk bujuk bela. firza langsung membuka matanya setelah dengar perkataan bela.


bermain acting gimana aunty kata firza. nanti bunda dan aunty memakai ini di wajah, dan jika firza melihat wajah bunda dan aunty ada merah firza jangan takut ya kata bela.


baiklah aunty jika firza bermain acting ayah alex akan datang untuk menjemput kita kata firza.pintar kesayangan aunty ini firza harus menangis ya karena ketakutan melihat wajah bunda dan aunty kata bela. ok aunty kata firza sambil menunjukan jempolnya


bela lagi sibuk menghias nisa dan dirinya dengan make up yang dia bawa seperti penuh dengan luka seperti alergi debu. keluarga wijaya sudah memulai rencananya dengan memisahkan nisa, bela dan firza dengan ayah nisa dengan menikahkan mereka kemudian mengirim nisa dan lainnya ke luar negeri.


tidak nak ayah harus memastikan apa benar keluarga ayah yang melakukan semua ini kata ayah nisa. baiklah ayah sebaiknya kita mencari tau mobil siap didepan kata alex


Ayah nisa terkejut melihat adiknya yang sedang tertidur dalam mobil itu sendirian dia bertanya sejak kapan adiknya berada di tengah hutan ini katanya dalam hati.

__ADS_1


hana bangun kata ayah nisa sambil menggoyangkan badan hana. kakak itu kau aku sudah lama menantikan hari ini kak kata hana langsung memeluknya. hana sedang apa kau disini dan sejak kapan kau berada disini kata ayah nisa dengan khawatir.


kak jangan khawatir hana baik saja, hana berada di sini sejak subuh kak kemaren malam aku mengikuti kak sendi sampai disini kak, kak sepertinya mereka melakukan sesuatu pada dua gadis dan anak kecil itu kak kata hana.


hana apa mereka yang di dalam seperti yang ada difoto ini kata ayah dengan raut khawatir menunjukan foto nisa bersama firza dan bela jufa dewi. benar kak, apa hubungan mereka dengan kakak kata hana dengan tegangnya.


mereka anak-anakku hana kata ayah sudah menangis. kak ayo cepat selamatan keponakanku kak mereka merencanakan menikahkan dua gadis ini salah satunya dengan jon putranya kak sendi, tadi aku sempat menguping pembicarakan para bodyguard kata hana.


apa jika mereka menyentuh wanita ku sedikit saja akan ku habis ditanganku kata alex dengan murka. jika mereka menyentuh belaku sedikit saja akan ku ledakan hutan ini kata victor amarahnya. rio segera memghubungi orangnya agar menepung lokasi.


kak mereka siapa tanya hana. mereka calon menantu ku han, nanti saja jika kita sudah berhasil menyelamatkan putriku akan ku perkenalkan. aku tidak menyangka menyangka mereka sampai berbuat seperti ini jika mereka menyakiti anaku aku tidak akan melepaskan mereka walau mereka keluargaku sendiri kata ayah nisa dengan emosi.

__ADS_1


Hana hanya bisa menyaksikan hukum apa yang diterima oleh keluarganya karena dia tau bahwa mereka salah, apalagi yang mereka lukai adalah keturunan mereka sendiri jika hana berada di posisi kakaknya pasti dia akan melakukan hal yang sama. kemudian hana berdoa dalam hati agar keponakannya selamat dan memeluknya segera.


__ADS_2