Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
shopping


__ADS_3

setelah menghabiskan waktu bersama berwisata untuk menikmati berbagai wisata yang ada di kota london.


"Nisa ayo kita berbelanja rasanya tanganku ini gatal untuk menghabiskan semua uang dalam kantongku ini"kata bela tiba-tiba dia merasa merinding.


"bela apa yang kau katakan ingin memakai uang sendiri bukankah aku sudah memberimu kartu card"seru victor.


"mas biar kali ini bela memakainya karena bela sudah menabung sejak kami kuliah dulu, mas izinkan ya hanya sekali ini masalahnya kami sangat menginginkan menghabiskan tabungan yang telah disisakan jika kami memiliki waktu kesini"kata bela dengan lirihnya


"kalian juga ingin begitu "kata alex dengan menghela nafasnya. nisa dan menanggukan kepala dan menangis


"kali ini kami izinkan kalian tapi ingat hanya kali ini saja" peringatan alex. "terima kasih mas, tuan "seru nisa dan lainnya.


"mas sebaiknya mengajak tuan alex dan tuan victor untuk meminum di cafe sambil menunggu kami belanja, takutnya nanti kalian akan merasa bosan jika mengikuti kami berbelanja"kata dewi pada rio.


rio memandang alex dan menunggu pendapatnya." kami akan mengikuti kalian dan ingat jangan berjauhan" kata alex.


"terima kasih mas, nisa mencintai mas"bisik nisa pada alex.

__ADS_1


"baiklah lets go kita menikmati dunia shopping "teriak bela dan menarik tangan nisa dan dewi.


"victor apa sih yang membuatmu mencintai wanita cerewet itu"kata alex. "sepertinya karena kecerewetannya, kalian tau sendiri jika ada perempuan yang begitu berisik akan langsung ku tinggalkan begitu saja tapi dia berbeda dengan yang lain" seru victor.


"sepertinya kita beruntung memiliki mereka dalam hidup kita, sebaiknya kita langsung jalan lihat mereka sudah memasuki toko"kata alex.


Oxford Street


merupakan tempat belanja surga belanja kita dapat menjumpai barang brand lokal hingga brand internasional



"itu bukan ide buruk tapi tunggu berapa banyak yang harus di beli"ucap dewi. "kita sebaiknya membelinya untuk kita dan kak putri dan naya gimana"tawar nisa.


akhirnya mereka memutuskan membeli alat make up untuk di jadikan Oleh-oleh, mereka berburu make up yang banyak hingga membuat suami belakangnya menggelengkan kepalanya.


"sebaiknya kita singgah ke depstore srlfridges&Co untuk berburu camilan dan cendera mata asal inggris, untuk karyawan toko cake dan bakery kita"kata nisa.

__ADS_1


"nanti untuk rekan sejawat rumah sakit biar bela yang beli, dan untuk karyawan di Perusahaan AG Group dewi yang mengurusnya "seru bela sambil berbisik.


" apakah kalian masih ada yang mau di beli "kata alex menggelengkan kepalanya melihat bawaan nisa dan istri kedua sahabatnya membawa begitu banyaknya kantong.


"hmm mas kita ke Mall ya kita belum beli pakaian, tas dan lainnya untuk kita mas"kata dewi menundukan kepalanya.


"lalu barang sebanyak ini untuk apa "tanya rio sambil menunjuk barang bawaan dewi.


" ini semua untuk teman di rumah sakit, toko cake dan beberapa teman kami di kantor "ucap dewi.


"mas lelah ya menemani belanja sebanyak ini maaf mas "kata nisa dengan lirihnya.


"tidak sayang mas tidak marah mas cuma ingin tau apakah kalian masih ada yang belum di beli, tapi ingat sekarang harus memakai uang mas " kata alex dan memeluk nisa.


"baiklah kami setuju sekarang akan menghabiskan uang kalian "kata bela dengan ngengesannya.


__ADS_1


sekarang mereka berada salah satuMall di london untuk membeli beberapa oleh lainnya, mereka membeli beberapa tas, sepatu, pakaian dan tidak lupa membeli mainan untuk firza.


mereka menghabiskan uang suami mereka hampir 500 juta mereka membeli barang tanpa mengkhawatirkan besarnya biaya, sebab suami mereka telah memberi izin untuk mrmbeli apapun tanpa memikirkan biayanya.


__ADS_2