Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
Episode 57


__ADS_3

Abimanyu dan Verlo mendekat pada Rendra yang memeluk Cahaya, Dewi dan Bella melihat keadaan Firza sedangkan Rio dan Victor tetap pada posisinya.


" Aunty tolong bunda dulu luka Firza tak apa-apa" kata Firza pada Dewi dan Bella yang ingin memeriksanya.


Bella tersenyum. " Dewi periksalah dia, dia takkan tenang sebelum Nisa baik-baik saja" kata Bella, berdiri menemui Nisa.


" Tante, tuan Alex sebaiknya kita dudukan Nisa" kata Bella, Alex dan ibu membantu Nisa duduk mommy Alex mendekati besannya.


Mereka mendudukan Nisa di samping Firza Bella memeriksa keadaannya.


" Dew bagaimana luka Firza? " ibu Nisa. " Hanya luka kecil tante sepertinya Firza sudah mengobatinya tapi karena luka terbuka makanya darahnya kembali mengalir" kata Dewi, mereka lega mendengarnya.


" Tapi Firza harus istirahat banyak dan jangan mengangkat barang berat nantinya lukanya kembali terbuka" kata Dewi, Firza menanggukan kepalanya.


Firza mendekati Nisa dan memegang tangan Nisa semua orang hanya melihatnya.


" Bunda lihat firza sudah pulang dan baik-baik saja" kata Firza dengan senyuman, Nisa melihat putranya dari atas sampai bawah.


Nisa melihat pakaian putranya ada noda darah dia menatap putranya, Firza tersenyum dan mencium tangan Nisa.

__ADS_1


"Ini hanya luka kecil bunda dan lihat Firza baik saja, bunda jangan cemas nanti ayah dan lainnya ikut sedih" kata Firza.


Nisa memegang pipi putranya dan memeriksa lukanya.


" Nisa putramu baik saja aku sudah memberinya anti biotik" kata Dewi, Nisa menanggukan kepalanya.


" Nisa, kamu harus menjaga emosimu, kamu tahu sendiri putramu baik saja " kata Bella.


" Nak apa yang terjadi hingga kamu terluka lihat keadaan bundamu" kata Alex, setelah keadaan stabil.


" Maaf tuan ini salah saya hingga membuat tuan Firza terluka" kata Merlina tiba-tiba membuat lainnya menatap ke arahnya.


" Kenapa kamu bisa mengatakan hal itu dan kenapa bisa bersama Firza putra saya?" Alex, Merlina merasa gugup dengan keadaannya.


" Aunty" kata Firza pada Dewi yang duduk dekatnya. "Ya nak apakah ada yang sakit yang lain? " Fewi.


" Nggak aunty firza minta tolong obati dia sepertinya dia juga terluka" kata Firza.


" Tapi tuan" sahut Merlina, melihat tatapan Firza membuat Merlina pasrah, Dewi mengobati Merlina.

__ADS_1


Tirza menceritakan semuanya yang terjadi ketika pulang ke rumah dan menolong Merlina dari preman.


" Firza" panggil Nisa. " Firza baik- baik saja bunda mungkin Firza tidak fokus makanya terluka" kata Firza, Nisa tersenyum dan mengelus rambut putranya.


" Jadi karena ini kakak tidak membalas dan mengangkat telepon dari kami" kata Revina.


" Oh ya bunda kenapa bunda dan ayah berantem sampai meminta ayah tidur di luar" kata Firza.


Membuat yang lainnya menahan tertawa mendengarnya, Alex menatap tajam ke arah mereka.


" Bunda" kata Firza, memegang tangan Nisa. " Ini karena ayahmu dia tak mau mencarimu tadi, bunda sangat khawatir nak kamu belum pulang waktu itu. Tapi ayahmu hanya santai tidak mencoba mencarimu" kata Nisa.


" Sayang maafkan mas ya Firza kan sudah mengabari kita kalau dia ada urusan makanya mas tak perlu mencarinya" kata Alex.


" Jadi maksud mas jika anak-anak pulang telat tidak perlu khawatir walaupun dia sudah memberitahu" kata Nisa, Alex hanya menghela nafasnya.


" Mas hari ini tetap tidur di luar Nisa akan tidur bersama Dewi dan Bella" kata Nisa, mengajak sahabatnya ke kamar.


" Nak kamu tahu sendirikan Nisa ayo kita istirahat Rendra bantu kakakmu, nona malam ini tidur dikamar Firza biar Firza tidur bersama adiknya" kata ibu Nisa.

__ADS_1


Merlina hanya menanggukan kepalanya mereka menuju ke kamar masing - masing.


__ADS_2