
putri yang mendapat telepon dari bela langsung ke sekolah untuk menjemput firza sesampai di sekolah, firza yang sudah pulang seharusnya menunggu bela di pos.
sayang maaf aunty pasti lama firza menunggunya kata putri. tidak kok aunty tapi malah aunty putri yang jemput bukannya hari ini jadwalnya aunty bela kata firza.
jadwal aunty bela sibuk sayang tapi sebelum kita ke rumah sakit kita ke kantor dulu ya, aunty mau mengambil berlas yang harus ditandatangani bunda firza kata putri. ayo aunty .
sekembali dari kantor dan akan menuju ke tempat nisa berada hp putri berbunyi drt drt, halo bapak tanya putri. nak kamu sama firza tadi bapak di beritau sama nona bela, kamu yang menjemputnya kata pak bayu.
ya pak ini kami mau ke tempat nona nisa, memangnya ada apa pak telpon putri. begini nak kamu ke rumah dulu, setelah tiba baru kami beritau kata pak bayu. baiklah pak kami langsung pulang, tapi bagaimana dengan nona nisa pasti menunggu pak kata putri.
tidak apa biar nanti bibimu yangemberitau nona kata pak bayu. putri dan firza segera pulang. tiba di rumah mereka terkejut melihat ayah dan ibu nisa sudah bisa berdiri sendiri.
hore ama dan apa sudah bisa berdiri kata firza yang bersorak ria. alhamdulillah tuan, nyonya pastinona nisa akan senang, putri telpon nona nisa dulu .jangan kata ibu nisa. loh kenapa nyonya tanya putri heran.
begini put bapak menelponmu untuk memberi kejutan untuk nona nisa, dan sebentar lagi tuan dan nyonya hartawan kesini membawa makanan dari restoran dan tugaskita menghias taman di belakang, dan setelah selesai semuanya tuan muda firza harus memberitau nona nisa bahwa dia sudah pulang dan sakit kata pak bayu.
__ADS_1
beres pak kata firza dan putri sambil membeti tanda ok. tak lama tuan san nyonya hartawan datang mereka sangat bahagia melihat keadaan orangtua dari calon menantunya itu.
Firman, aku turut bahagia melihat mu kata tuan hartawan, terimakasih hartawan atas ucapannya kata firman. apa boleh sekarang firman menghubungi bunda, kata oma dan ama semuanya sudah siapkata firza. baiklah sayang kata firma.
dirumah sakit nisa menunggu di ruangan victor dan tak lama terdengar bunyi hp berbunyi drt drt.
Nisa mengangkat telponnnya dari rumahnya. halo, bunda firza dirumah firza sakit bunda hiks hiks kata firza dan hp dimatikan sebelah sebelum nisa bicara. dimatikan, ayo kita ke rumah kata nisa.
mas ayo kita kerumahku firza sudah di rumah kata nisa. kami ikut nisa, kami kan juga mengkhawatirkannya kata naya.akhirnya semua ke rumah nisa karena putri sempat memberitau dewi lewat sms agar segera pulang.
bibi wati, nisa memanggil pelayannya. ya non jawabnya. dimana semua orang kok srpi bi, dan dimana firza bi kata nisa. mereka semua di taman non, nona, tuan, tuan dan nyonya hartawan juga berada disini kata bibi wati. alex dan naya bertanyaengapa orangtuanya berada disini?.
Nisa dan lainnya ke taman betapa terkejutnya mereka melihat taman yang telah dihias begitu indahnya. kak adaa cara apa kok kami tidak ada tau kak kata dewi pada putri yang menghampiri mereka.
ini kejutan untuk nona nisa tapi sebelum itu nona nisa harus menutup matanya dulu kata putri. nisa menutup matanya dan alex membimbing wanitanya jalan agartidak jatuh.
__ADS_1
sekarang nona boleh membuka mata setelah saya selesai berhitung 1,2,3 buka matanya non seru putri. Surprise kata mereka. Nisa menitikan air matanya melihat orang tuanya berdiri tegak dihadapannya.
ayah, ibu panggil nisa menutupi bibirnya tak mampu mengeluarkan satu pepatah satupun. ibu memeluk nisa. sayang lihat ibu dan ayah sudah bisa berdiri kata ibunya. ibu hiks, hiks
nisa kok malah menangis sih seharusnya kita merasa senang akhirnya om dan tante sudah bisa berdiri, jadi ini penyebabnya kak putri dan firza tidak kunjung datang ke rumah sakit kata bela dengan cemberutnya, nisa memeluk ibunya.
maaf non ketika kami akan kesana bapak menelpon dan menyuruh kami agar pulang dan menyiapkan semuanya kata putri sambil mengakut tangannya.
tapi mom ini meriah sekali kejutannya pasti ada yang lainkan kalau sekedar memberitau kami bahwa om dan tante gunawan sehat tak perlu seperti ini kata naya dengan curiganya. kamu memang putri mommy nay, selain itu malam ini adalah hari pertunangan nisa dan alex, tenang semua sudah siap kalian tinggal mempersiapkan diri kata mommy.
tapi mom, ini semua kata nisa yang kaget. sayang mom tau kalian sudah kaget tapi kami ini sudah tua dan orang tuamu sudah sehat nak, dan kalian berdua apa masih seperti ini hubungannya mom tidak mau dikata orang kata mom.
itu ide bagus mom, nisa raihlah kebahagiaanmu sendiri kata dewi dan bela dengan tatapan terharunya. baiklah tapi kalian juga harus bertunangan juga sesuai dengan janji sewaktu kita masih sekolah kata nisa
bela dan dewi menanggukan kepala mereka sedangkan rio dan victor merasa senang karena melihat wanitanya senang dan Alex merasa bangga pada calon istrinya itu.
__ADS_1