Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
Sarapan pagi


__ADS_3

Hari ini nisa menunjukan kebahagiaan sebab kedua orangtuanya sudah sadar dari koma yang mereka alami, Nisa tidak mau berhenti bersyukur kepada Allah atas kesembuhan orangtuanya.


setelah menunaikan shalat subuh nisa menemui orangtuanya di kamar, Nisa membuka pintu kamar dan dia melihat orangtuanya sudah bangun.


kret terdengar suara pintu terbuka


ayah, ibu sudah bangun tanyanya, sudah nak kata ibu memegang tangan putrinya. ayah, ibu sudah shalat subuh tadi tanya nisa. sudah nis ibu dan ayah di bantu suster tadi, ' nisa melihat suster yang selama ini membantunya di rumah', terima kasih sus kata nisa. sama dok saya permisi dulu mau shalat dulu, dok tadi dokter ridwan menghubungi saya meminta dok nisa ke rumah sakit jam sepuluh kata suster, Nisa menanggukan kepalanya.


sekarang ayah sama ibu mandi dulu ya setelah itu kita sarapan bersama atau ibu,ayah mau duduk di ruang tengah dulu nisa mau persiapan air panasnya.


mau nak ibu sudah bosan tidur,ibu mau keluar nak kata ibunya, baik bu nisa ambil kursi roda dulu setelah itu nisa panggil pak bayu untuk mengangkat ayah soalnya ayah berat nisa ndak kuat angkatnya kata nisa sambil tertawa.


Nisa kembali membawa kursi roda disusul oleh bibi yang membawa kursi roda satu lagi juga bapak bayu. sekarang mereka berada di ruang tengah nisa menyelimuti kaki kedua orangtuanya agar tidak kedinginan, orang tua nya sangat banggapada putrinya itu merawat merawat mereka dengan ikhlas.


ketika nisa menyelimuti orangtuanya terdengar suara kaki kecil berlarian.

__ADS_1


firza stop jangan berlarian di tangga kata bunda nanti jatuh kata nisa dengan marah. firza sudah di samping nisa dengan wajah sedih dia lupa bahwa bundanya melarangnya tapi mendengar kata dari aunty bela bahwa ama dan apanya sudah bangun hingga dia berlari.


maaf bunda firza lupa kata firza ' menundukan kepalanya karena takut nisa marah'. ayah, ibu nisa menyiapkan air mandinya dulu kemudian nisa siapkan makanan ayah ibu. firza masih menindukan kepalanya dan sedih nisa mengacuhkannya.


firza sayang ama sudah besar sekarang kata ibunya sambil menangis, ya ama firza juga rindu ama dan apa kata firza yang sudah menangis. sekarang katakan pada apa mengapa firza berlarian ditangga.


tadi kata aunty bela ama dan apa sudah bangun dari komanya karena merasa senang firza berlarian ama, apa. sekarang firza minta maaf pada bunda tak akan mengulanginya lagi itu lihat bunda nisa kesini kata ibu nisa. firza menemui nisa yang keluar dari kamar orangtuanya.


ayah, ibu merasa bahagia melihat putra kita sudah besar nisa sangat melindungi adiknya itu pasti banyak temannya bertanya kan yah nisa semuda itu sudah memiliki putra padahal firza adalah adik kandungnya Kata ibu memegang tangan suaminya.


tante dan om jangan mencemaskan nisa, tante tau tidak semenjak kami awal kuliah sampai sekarang firza itu sangat Protektif terhadap kami apalagi pada nisa jika ada yang menggoda nisa pasti firza menjahilinya tan teman kami sejak kuliah sudah banyak mengalaminya tan kata bela yang tertawa menenang awal mereka kuliah.


sekarang mereka berada di meja makan untuk menikmati sarapan pagi.


ibu dan ayah makannya bubur ya nanti keadaannya sudah membaik baru di perbolehkan makan yang lain kata nisa meletakan dua semangkuk bubur di depan orang tuanya.

__ADS_1


bunda, ama sama apa boleh ndak makan cake kata firza menoleh ke samping nisa yang lagi makan. nisa hanya senyum karena ia tau bahwa adiknya itu pasti membawa hadiah yang banyak lagi.


emangnya nanti sepulang sekolah beliin ama cake kata ibu lila. hahaha, ' bela tertawa sambil menghayal pasti nanti tante terkejut firza membawa hadiah yang banyak'.


nak bela kenapa tertawa begitu keras apa tante ada yang salah kata ibu lila. tidak tante nanti tante pastu tau kata dewi. firza hanya memajukan bibirnya pasti aunty nya meledeknya lagi.


terdengar suara HP berbunyi. kring kring


Assalamualaikum mas 'nisa' menjawab panggilan Wassalam sayang, kamu nanti jadi ke rumah sakit untuk memeriksa orangtuamu tanya Alex. jadi mas nanti jam sepuluh nisa ke rumah sakit bersama ayah dan ibu, mas jadi ke rumah sakit tanya nisa


ya sayang kita jumpa ke rumah sakit kita bersama menemani orangtuamu sebelum itu mas ada pertemuan dulu sayang kata alex. baik mas nisa nunggu dirumah sakit. baiklah sayang mas tutup dulu rio sudah menjemput mas, Assalamualaikum sayang kata alex, wassalam mas, nisa menutup teleponnya.


Nisa, tuan Alex jadi menemanimu di rumah sakit kata dewi yang mendengar pembicaraan mereka. ya dew mas alex nanti ke rumah sakit tapi sebelum itu dia ada pertemuan. dewi menanggukan kepala.


Nah sekarang waktunya firza ke sekolah aunty nunggu di mobil ya sayang kata bela setelah meminta izin ke orangtua nisa untuk mengantar firza ke sekolah.

__ADS_1


Bun, ama, apa, aunty dewi firza pergi dulu bi wati mana pisang crispy nya kata firza.ini den dan ini minumnya kata bibi wati. dadah semuanya firza ke sekolah dulu. baik sayang kata mereka.


bi tumben firza bawa bekal biasanya makan di kantin bersama temannya kata nisa. ya non, tadi malam den firza minta non katanya temannya ada yang berulang tahun jadi waktu istirahat mereka yang membawa bekal makan bersama non .Nisa menanggukan kepalanya,karena firza memiliki sahabat dua orang sahabat laki-laki pasti mereka telah merencanakannya jauh hari.


__ADS_2