
"Kak jangan lupa undan perusahaan hartawan Group dan jangan tulis nama nisa sebagai CEO"kata bela dengan senyuman menggelikan.
"bel apa yang kamu lakukan"kata dewi. "ini akan menjadi suprise yang tak terduga untuk suami CEO kita ini"kata bela.
"sayang ayo kita berbelanja ke butik mempersiapkan pesta nanti"kata nisa pada furza dan indah. "kita akan pergi pesta ya bunda"kata firza. "ya sayang jadi firza dan indah harus gagah dan cantik, pesta ini kejutan untuk ayah kalian haha"kata bela dengan tertawanya.
mereka hanya menggelengkan kepalanya tapi ini juga tak salah karena ini adalah kejutan untuk keluarga suami mereka.
putri berangkat ke Perusahaan Hartawan yang ditemani oleh mira sekretarisnya Annisa. sekarang mereka sudah berada di perusahaan terbesar di negara A.
"maaf nona kami dari Perusahaan AG Group memberikan undangan kepada CEO Perusahaan Hartawan, untuk pesta ulang tahun perusahaan kami ke 9 tahun"kata mira
"mari nona saya antar ke ruangan CEO "kata resepsionis dengan senyum ramah.
__ADS_1
kini mereka telah berdiri di depan ruangan alex dan disambut oleh sekretaris CEO. "maaf bu ini dari perusahaan AGGroup yang ingin bertemu tuan alex" kata resepsionis. "saya permisi nona, bu"sambungnya.
"silahkan masuk nona tuan rio dan victor juga ada di dalam bersama sahabatnya"kata sekretaris sambil membukakan pintu untuk putri dan mira.
"sayangku mengapa tidak memberi kabar mau kesini"kata eza membawa putri duduk disampingnya dan mira berdiri di sampingnya. sekretaris alex telah mengundur dirinya setelah meminta putri untuk masuk.
"putri bukankah hari ini kita tidak ada janji untuk metting"kata alex "benar tuan hari ini kita tidak ada janji"kata putri. "terus untuk apa kau datang, apa bela membuat masalah"kata victor dia takut jika bela membuat masalah di perusahaan AG Group.
"bukan begitu tuan, kami datang kesini sebagai utusan dari perusahaan AG Group untuk mengundang secara resmi ke Perusahaan Hartawan Group. dalam rangka memperingati ulang tahun perusahaan kami yang ke 9 tahun"kata putri memberi undangan pada rio.
"putri sudah berapa lama kamu bekerja di sana"tanya victor dengan mencari tahu. "kami bertiga bekerja sejak perusahaan itu berdiri tuan"kata putri dengan tenang dia tau bahwa suami sahabatnya sedang menyelidikinya.
"jadi kalian bekerja sejak kalian baru tiba di negara ini"kata alex dengan tatapan curiganya. "benar tuan"kata putri sambil menganggukan kepalanya.
__ADS_1
Dimas dan mira memuji putri karena dengan tenangnya menjawab semua pertanyaan yang di berikan oleh orang berkuasa di perusahaan hartawan group ini.
tanpa mereka sadari bahwa pemilik perusahaan AG Group adalah Istri kesayangan alex Hartawan itu sendiri.
" terus nisa juga bekerja disana bukankah mereka tidak pernah terpisah walau sedikit pun" kata eza. mendengar nama nisa disebut membuat alex juga berfikir demikian.
"putri apakah yang dikatakan eza benar"kata alex. sebelum putri menjawab terdapat pesan dari dewi apakah dia sudah membagikan undangannya. dewi meminta putri untuk menjemput firza ke sekolah.
" maaf tuan alex saya diminta oleh nona dewi untuk menjemput tuan ke sekolahnya, karena nona dewi dan lainnya sedang menjalani operasi. dan untuk pertanyaan tuan sebaiknya tuan bertanya pada nona nisa sendiri saya tidak punya hak untuk menjelaskannya saya permisi tuan"kata putri dengan senyum kemudian meninggalkan perusahaan alex.
"tuan apakah putri sedang menutupi sesuatu"kata rio. "tapi yang dikatakan sayangku itu benar kak, sebaiknya nisa yang menjelaskannya"kata eza.
"Dimas kau pasti tau sesuatu kan"kata eza dengan curiga. "bukankah kakakku sudah memberitahu kalian"kata dimas.
__ADS_1
Alex dan lainnya masih penasaran sedangkan dimas hanya menunggu sebuah kejutan yang besar untuk alex dan keluarganya