
Pertandingan basket.
Rendra melakukan penyerangan ke lawan melempar bola ke Verlo, Rendra terus berlarian ke depan Verlo kembali melempar bola ke Rendra.
ketika Rendra akan melempar bola ke gawang ada Leo yang menghadang, Rendra melakukab Fade away dengan mendorong badan kebelakang saat melakukan shoot dan Rendra berhasil memasukan bola ke gawang lawan.
" Yes" Rendra, menyemat dirinya Abimanyu dan temannya senang. Sekarang bola jatuh pada Leo. Leo terus menerobos pihak lawan ketika sudah dekat pada gawang lawan dia melakukan jump shoot. Leo melakukan lompatan tinggi dan bola berhasil masuk.
Skors mereka seri 1 dan 1 Wasit meniup peluit tanda babak pertama sudah habis, sekarang istirahat selama lima belas menit.
" Kakak ayo kita turun" kata Revina. Mereka ke tempat Rendra dan lainnya. " Kakak " kata Revina. Tak hanya Rendra yang menatapnya tapi kuga temannya.
" Kak kami bawa air" kata Aulia, menyerahkan air pada Verlo. Verlo membagikannya ke lainnya, Rendra dan Cahaya hanya saling tersenyum.
" Abi ini" kata Efina menyerahkan handuk pada Abimanyu. " Kalian ini malah romantis disini, kasihanilah adikmu kak" kata Revina, ngambek.
Setelah istirahat selama lima belas menit pertandingan dilanjutkan dan wasit berbunyikan peluit.
" Sayang, kak ke sana dulu segeralah naik bersama Revina" kata Rendra, pada Cahaya.Membuatnya tersenyum malu.
__ADS_1
Ternyata Ririn and gank mendengarnya karena mereka berniat menghampiri Rendra tapi mendengar perkataan Rendra.
" Sialan jadi mereka sudah memiliki hubungan seperti itu" kata Ririn, dengan emosi. " Tenanglah Rin kita tidak dapat membalasnya sekarang lihat mereka selalu bersama" kata Dwi, melihat Cahaya duduk di tempatnya diikuti oleh lainnya.
Pertandingan babak kedua dimulai Rendra dan Leo kembali saling berhadapan tapi Leo beruntung karena berhasil merebut bola dan mencetak gol.
Abi dan Verlo menepuk punggung Rendra seakan mata mereka saling berbicara. Abimanyu berhasil merebut bola dari lawan, dia menghindari lawan dengan memutar tubuhnya dan sampailah ke depan.
Abi melempar bolanya ketika Leo melompat tapi Rendra berhasil menangkapnya dulu dan melemparnya berhasil.
" Yes" teriak Rendra dan temannya. para siswi Hart Scool bersorak memanggil Rendra. " Kakak" teriak Revina.
" Kak ipar lihat suamimu itu sepertinya dia sudah melupakan adiknya yang cantik ini" kata Revina. " Revina lihat kak Rendra menatapmu" kata Cahaya.
Rendra menatap adiknya dengan senyuman dan Revina menbalasnya. " Kalian lihat kan Revina itu takkan tahan marah terlalu lama pada Rendra" bisik Efina.
" Mereka itu ikatan batinnya sangat kuat, sepertinya kak Rendra tahu Revina ngambek" kata Cahaya.
Mereka kembali menonton pertandingan yang semakin menegangkan skor kembali seri dan wasit memberi waktu tambahan. Wasit memberi istirahat selama sepuluh menit.
__ADS_1
" Pertandingan semakin menegangkan kak Verlo dan lainnya terlihat kelelahan" kata Aulia, mengkhawatirkan Verlo.
" Mereka pasti berhasil dan memperoleh kemenangan untuk sekolah kita" kata Efina demgan yakin.
Pertandingan tambahan di mulai, dengan lemparan bola ke gawang secara bergantian.
" Pertama untuk Hart School di wakili oleh dio" kata wasit. Dio melempar bola ke gawang tapi gagal, Dio kembali Rendra menepuk punggungnya.
" Dilanjutkan oleh Fero dari SMA Dharma bangsa" kata wasit. lawannya bersorak karena Dio berhasil memasukan bola.
" Sekarang giliranku" kata Verlo. Verlo bersiap melempar bola dan berhasil. " Yes" sorak teman satu timnya juga Revina dan lainnya.
Abimanyu juga berhasil memasukan bola san sekarang skor kembali seri yaitu 3 lawan 3.
Sekarang giliran kedua kapten yang melempar bola mereka hanya memiliki kesempatan satu kali. Rendra melakukan lompatan, berhasil bola masuk ke gawang.
" Hore, Rendra " Sorak teman sekolah. Dan sekolah Hart School memenangkan pertandingan karena Leo gagal.
Leo sangat sportif dia memberi selamat pada Rendra atas kemenangannya, Rendra membalasnya dan memeluk rivalnya.
__ADS_1
Kemudian wasit memanggil pemenang untuk mengambil piala dan hadiahnya. Rendra dan satu timnya sangat gembira berhasil memrnangkan pertandingan kali ini