Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN

Dr ANNISA Dan CEO TAMPAN
ACT 14


__ADS_3

" Bunda, Ayah"


" Mami ,Papi"


Mereka terkejut melihat para orang tua berada di mall secara bersamaan.


" Nisa, kak. Sepertinya mereka bersenang- senang tanpa berganti pakaiannya" kata Naya.Mereka menundukan kepalanya melihat tatapan Alex.


" Kalian sudah makan siang " kata Nisa. mereka menggelengkan kepalanya. " Aunty kami keasykan bermain" kata Cella, dengan gemesnya.


" Karena keasykan mereka lupa untuk makan siang" kata Eza, menggelengkan kepalanya. " Sekarang kalian makan siang dulu, baru bermain lagi" kata Nisa, tersenyum.


" terima kasih Bun, Bunda memang terbaik" kata Revina, mencium pipi Nisa. Mereka akhirnya makan siang di restoran tak jauh dari area permainan.


" Sekarang kita harus apa?" Dimas. tanpa aba- aba Alex menarik Nisa ke permainan basket. " Sayang ayo kita kesana, hari ini kita bisa bermain sepuasnya" kata Bella, mengayun manja pada Victor.


Akhirnya mereka ikut bermain mengenang ketika masih remaja.


" Kak itu aunty Dewi ?" Revina, melihat Dewi menikmati jusnya. Revina dan lainnya sudah menyelesaikan makan siang dan kembali melanjutkan permainan.


" Aunty dimana Bunda ?" Indah. " kalian sudah selesai makannya, sayang ayo bantu mami " kata Dewi pada Abimanyu.


" Aunty kenapa dan lainnya dimana?" Revina. " Aunty, apa mereka masih seperti dulu" kata Firza, Dewi menanggukan kepalanya.

__ADS_1


" uh mereka sudah tua masih saja sama" kata Firza tersenyum. " kakak ada apa sih jangan membuat kami penasaran" kata Indah.


" Abi bantu aunty Dewi, kalian akan terkejut nantinya" kata Firza, tersenyum. Mereka mengikuti Firza tapi dalam hatinya penasaran.


Mereka terkejut melihat Naya dan Bella lomba dance dan dikelilingi penonton, sefangkan Firza dan Deei hanya tersenyum.


" Rendra, itu mamiku" kata Verlo tercengang. " ini belum seberapa kalian pasti tidak menyangka taruhannya, ayo kita ke sana" ajak Dewi.


" Bunda apa kalah lagi dan taruhannya apa?" Firza, membersihkan keringat Nisa. Revina dan Indah menghampiri Nisa dan terkejut melihat penampilannya.


" Sayang Bunda kalah dan taruhannya bunda harus memberikan aunty Bella cuti seminggu dari FG Hospital" kata Nisa, tersenyum.


" Kalau aunty Dewi" Efina, " Sayang, aunty membelikan sepeda baru untuk Devina" kata Dewi, tersenyum.


" Hore sepeda baru" teriak Devina, lompat kegirangan. " Aunty hadiah untuk Cella tidak ada" kata Cella tertunduk sedih.


" Bunda, dimana daddy?" Rendra, memang tidak melihat Alex dan lainnya. Ayahmu ada di sana" tunjuk Nisa, menunjuk lainnya sedang menikmati Coffe hot.


" Sebaiknya kita ke sana lihat mereka sudah selesai" kata putri.


mereka mengusul ke tempat Alex dan lainnya.


" Sayang bagaimana permainannya kalah lagi?" Alex, mencium kening Nisa. Nisa menanggukan kepalanya.

__ADS_1


" mas bella cuti seminggu dari rumah sakit, ayo kita liburan" kata Bella, pada Victor. " aduh Dewi mengapa menjitak kepalaku" keluh Bella.


" meski kau cuti di Rumah sakit tapi tugasmu di Perusahaan AG Group" kata Dewi.


" Sayang, mas tidak bisa cuti pekerjaan dari kantor " kata Victor, mengelus rambut Bella. Bella memajukan bibirnya.


" Mas, Dewi capek" manja Dewi, memeluk Rio. " sepertinya istriku ini manja sekali" kata Rio.


" Mereka malah manja disini apa tidak malu pada kita" kata Abimanyu. Mereka menggelengkan kepalanya.


" Firza kalian kesini ada yang Bunda ingin beritahu" kata Nisa. Mereka menuju ke tempat Nisa.


" Sayang, sebentar lagi tahun baru akan datang dan hotel kita pasti kedatangan para tamu dari luar, kamu harus membantu om Dimas dan apa" kata Nisa.


" Firza tenang saja om akan mengambil cuti di rumah sakit, dan membantumu di hotel" kata Dimas, menepuk punggung Firza.


" Bagaimana kita merayakan tahun baru di hotel " kata Putri. " boleh nanti Rio dan Victor mengurusnya" kata Alex.


" Mas tahun ini ingin kami yang mengurusnya sendiri dan karena Firza mengurus hotel. Jadi sebaiknya kita merayakannya disana" kata Nisa.


Alex memikirkannya kemudian menyetujuinya karena menatap Nisa tersenyum manis padanya.


" Untuk Revina dan Cahaya mengurus konsumsi, Rendra , Abimanyu dan Verlo mengurus undangan untuk sahabat kalian juga teman Firza dan Indah" kata Bella.

__ADS_1


" sayang kamu mengurus perlengkapan bersama aunty putri" kata Nisa.


Mereka segera pulang dan mengurus perayaan tahun baru yang seminggu lagi.


__ADS_2